وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ إِذَا أَنْتُمْ بَشَرٌ تَنْتَشِرُونَ
Di antara tanda-tanda-Nya adalah bahwa Dia menciptakan kalian dari tanah, kemudian tiba-tiba kalian menjadi manusia yang bertebaran.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍwa-min aayaatihi an khalaqakum min turaabindi antara tanda-tanda-Nya adalah bahwa Dia menciptakan kalian dari tanah
- ثُمَّ إِذَا أَنْتُمْ بَشَرٌ تَنْتَشِرُونَtsumma idzaa antum basyarun tantasyiruunakemudian tiba-tiba kalian menjadi manusia yang bertebaran
Terjemahan per kata (11 kata)
- وَمِنْwa-mindan dari
- آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
- أَنْanbahwa
- خَلَقَكُمْkhalaqakummenciptakan kalian
- مِنْmindari
- تُرَابٍturaabintanah
- ثُمَّtsummakemudian
- إِذَاidzaaseketika itu
- أَنْتُمْantumkalian
- بَشَرٌbasyarunmanusia
- تَنْتَشِرُونَtantasyiruunakalian bertebaran
Inti bacaan
Asal usul manusia dari tanah, materi paling rendah, kemudian 'bertebaran' menjadi umat manusia yang beragam, meruntuhkan dasar apa pun untuk kesombongan berdasarkan keturunan atau status. Konkretnya: ingat asal yang sama-sama rendah ini setiap kali tergoda memandang rendah orang lain berdasarkan garis keturunan, suku, atau kelas sosial, tidak ada yang punya klaim keunggulan bawaan atas dasar asal.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(leluhur)' dan '(Nabi Adam)' dari sumber internal dihapus: 'khalaqakum' ('menciptakan kalian') memakai kata ganti orang kedua jamak langsung, tanpa nama historis yang tidak disebut teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini membuka rangkaian tanda-tanda kekuasaan Allah: dimulai dari asal-usul manusia dari tanah, sebuah keajaiban yang jarang direnungkan karena terlalu akrab.
Renungan dan Hikmah
- Penciptaan manusia dari tanah disebut sebagai tanda kekuasaan Allah, meski jarang direnungkan justru karena begitu mendasar dan akrab, keakraban dengan asal-usul sendiri sering membuat keajabannya luput dari perhatian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.