وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Di antara tanda-tanda-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untuk kalian dari diri kalian sendiri, agar kalian merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antara kalian rasa sayang dan rahmat. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَاwa-min aayaatihi an khalaqa lakum min anfusikum azwaajan li-taskunuu ilayhaadi antara tanda-tanda-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untuk kalian dari diri kalian sendiri, agar kalian merasa tenteram kepadanya
- وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةًwa-ja'ala baynakum mawaddatan wa-rahmatanDia menjadikan di antara kalian rasa sayang dan rahmat
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَinna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin yatafakkaruunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir
Terjemahan per kata (20 kata)
- وَمِنْwa-mindan dari
- آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
- أَنْanbahwa
- خَلَقَkhalaqamenciptakan
- لَكُمْlakumbagi kalian
- مِنْmindari
- أَنْفُسِكُمْanfusikumdiri kalian sendiri
- أَزْوَاجًاazwaajanpasangan-pasangan
- لِتَسْكُنُواli-taskunuuagar kalian tenteram
- إِلَيْهَاilayhaakepadanya
- وَجَعَلَwa-ja'aladan Dia menjadikan
- بَيْنَكُمْbaynakumdi antara kalian
- مَوَدَّةًmawaddatankasih sayang
- وَرَحْمَةًwa-rahmatandan rahmat
- إِنَّinnasesungguhnya
- فِيfiipada
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يَتَفَكَّرُونَyatafakkaruunamereka merenungkan
Inti bacaan
Susunan (مَوَدَّةً وَرَحْمَةً, mawaddatan wa-rahmatan) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 30:21.
Penjelasan pilihan kata
Kata kerja (خَلَقَ, khalaqa) yang berarti "Dia menciptakan" berakar خ-ل-ق dan disusul (لَكُمْ, lakum) yang berarti "untuk kalian", tersusun dari awalan la yang berarti "untuk" dan akhiran -kum yang berarti "kalian". Susunan (خَلَقَ لَكُمْ, khalaqa lakum) muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 2:29, 26:166, dan 30:21. Di 2:29 benda yang diciptakan untuk kalian disebut (مَا فِي الْأَرْضِ, maa fii l-ardhi) yang berarti "apa yang ada di bumi", di 26:166 kata sesudahnya berupa azwaajikum, bentuk dengan akhiran -kum dari kata yang sama dengan azwaajan di ayat ini, dan di 30:21 yang disebut berupa pasangan-pasangan.
Kata (أَزْوَاجًا, azwaajan) yang berarti "pasangan-pasangan" memakai bentuk jamak dari zawj dan berakar ز-و-ج. Bentuk persisnya muncul tiga belas kali di sebelas surah, yaitu 2:234, 2:240, 13:38, 15:88, 16:72, 20:53, 20:131, 30:21, 35:11, 42:11, 56:7, 66:5, dan 78:8. Terjemahan memilih "istri-istri" bila ayatnya menyebut orang yang meninggal (2:234, 2:240), keturunan (13:38), atau perceraian (66:5), memilih "golongan" bila ayatnya menyebut kelompok (15:88, 20:131, 56:7), dan memilih "berpasang-pasangan" di 35:11 dan 78:8. Ayat 30:21 tidak memuat kata penentu semacam itu, dan tidak memuat kata nikah, istri, atau suami, sehingga terjemahan memakai "pasangan-pasangan".
Kata (مِنْ أَنْفُسِكُمْ, min anfusikum) yang berarti "dari diri kalian sendiri" memakai anfus, bentuk jamak dari nafs yang berakar ن-ف-س, dengan akhiran -kum. Susunan (مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا, min anfusikum azwaajan) yang berarti "pasangan-pasangan dari diri kalian sendiri" muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 16:72, 30:21, dan 42:11. Kata kerja di depannya berbeda: (خَلَقَ, khalaqa) di 30:21, sedangkan 16:72 dan 42:11 memakai ja'ala yang berarti "menjadikan". Di 7:189 hal yang berdekatan dikatakan dengan (مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ, min nafsin waahidatin) yang berarti "dari jiwa yang satu" dan (وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا, wa-ja'ala minhaa zawjahaa) yang berarti "dan darinya Dia menjadikan pasangannya". Terjemahan memakai "diri" untuk anfus dengan akhiran -kum di 30:21 dan 42:11, dan "jiwa" untuk nafs bersama kata "yang satu" di 7:189.
Tujuan penciptaan itu dinyatakan dengan (لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا, li-taskunuu ilayhaa) yang berarti "agar kalian merasa tenteram kepadanya". Kata (لِتَسْكُنُوا, li-taskunuu) tersusun dari awalan li yang berarti "agar" dan kata kerja taskunuu yang berakar س-ك-ن. Bentuk persisnya muncul empat kali di empat surah, yaitu 10:67, 28:73, 30:21, dan 40:61. Di tiga ayat lainnya kata kerja itu disusul fiihi yang berarti "padanya", yang menunjuk waktu yang disebut sebelumnya, yaitu malam di 10:67 dan 40:61 serta malam dan siang di 28:73, seperti pada (لِتَسْكُنُوا فِيهِ, li-taskunuu fiihi) yang berarti "agar kalian beristirahat padanya". Di 30:21 kata kerja itu disusul ilayhaa yang berarti "kepadanya", yang menunjuk pihak yang dituju, dan terjemahan memakai "merasa tenteram" karena kata depannya berbeda. Kata kerja ini bersama ilayhaa ada pula di 7:189, yaitu (لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا, li-yaskuna ilayhaa) yang berarti "agar ia merasa tenteram kepadanya".
Perbuatan kedua dinyatakan dengan (وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً, wa-ja'ala baynakum mawaddatan wa-rahmatan) yang berarti "dan menjadikan di antara kalian rasa sayang dan rahmat". Kata kerja ja'ala berakar ج-ع-ل dan mengambil alih dari khalaqa: khalaqa dipakai untuk pasangan yang ada, sedangkan ja'ala untuk apa yang ditempatkan di antara kalian. Kata (بَيْنَكُمْ, baynakum) yang berarti "di antara kalian" memakai -kum jamak, dan ayat membiarkan terbuka apakah kalian di sini berarti pasangan itu saja atau lebih luas. Kata kerja ja'ala bersama baynakum ada pula di 60:7 dalam bentuk yaj'ala, dan ayat itu menyebut rasa sayang antara kalian dan orang-orang yang pernah kalian musuhi.
Kata (مَوَدَّةً, mawaddatan) yang berarti "rasa sayang" berakar و-د-د. Bentuk persisnya muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 5:82, 30:21, dan 60:7, dan diterjemahkan "rasa sayang" di ketiganya. Bila akhirannya diabaikan, kata itu muncul tujuh kali di enam surah, yaitu 4:73, 5:82, 29:25, 30:21, 42:23, 60:1, dan 60:7. Kata (وَرَحْمَةً, wa-rahmatan) yang berarti "dan rahmat" berakar ر-ح-م. Beda kedua kata itu tidak dijelaskan; keduanya disebut berurutan sebagai apa yang dijadikan di antara kalian.
Penutup ayat adalah (إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ, inna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin yatafakkaruuna) yang berarti "sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir". Awalan la pada (لَآيَاتٍ, la-aayaatin) menguatkan kalimat. Rangkaian (إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ, inna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin) muncul empat belas kali di delapan surah, yaitu 10:67, 13:3, 13:4, 16:12, 16:79, 27:86, 29:24, 30:21, 30:23, 30:24, 30:37, 39:42, 39:52, dan 45:13, dan surah 30 sendiri memuatnya empat kali, di 30:21, 30:23, 30:24, dan 30:37. Kata (يَتَفَكَّرُونَ, yatafakkaruuna) yang berarti "berpikir" berakar ف-ك-ر, dan susunan (لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ, la-aayaatin li-qawmin yatafakkaruuna) muncul empat kali di empat surah, yaitu 13:3, 30:21, 39:42, dan 45:13.
Tafsiran
Ayat ini menyebut dua perbuatan Dia atas satu pokok, yaitu hubungan antar manusia: menciptakan pasangan-pasangan, lalu menjadikan rasa sayang dan rahmat di antara kalian. Dua lapis tanda berdiri dalam satu ayat, yaitu siapa yang ada dan apa yang terdapat di antara mereka. Tujuan agar kalian merasa tenteram menempel pada perbuatan pertama dan tidak pada yang kedua, sehingga ketenteraman itu dikaitkan dengan keberadaan pasangan, sedangkan rasa sayang dan rahmat disebut sebagai tambahan yang ditempatkan.
Tiga ayat lain menyebut pasangan dari diri kalian atau dari jiwa yang satu, dan masing-masing melanjutkannya ke arah yang berbeda. Ayat 16:72 melanjutkan ke anak-anak dan cucu-cucu, 42:11 ke hewan ternak, dan 7:189 ke kehamilan dan doa kepada Allah. Ayat 30:21 melanjutkan ke ketenteraman, rasa sayang, dan rahmat. Ayat 30:21 menyebut hubungan itu sebagai tanda dan menutupnya dengan rumus (إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ, inna fii dzaalika la-aayaatin) yang berarti "sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda", sedangkan tiga ayat lainnya tidak memakai rumus itu.
Ayat ini mulai memakai rumus penutup itu dalam rangkaian 30:20 sampai 30:25. Ayat 30:20 dan 30:25 tidak memakainya, sedangkan 30:21 sampai 30:24 masing-masing memakainya dengan penerima yang berbeda, dan di sini penerimanya kaum yang berpikir. Tanda yang berupa hubungan antar manusia diperuntukkan bagi mereka yang memikirkannya, dan ayat tidak menyebut apa yang dipikirkan.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini mengaitkan ketenteraman dengan pasangan yang diciptakan dari diri kalian sendiri. Pembaca dapat menarik dua hal dari kaitan itu tanpa melampaui ayat: pasangan disebut berasal dari asal yang sama dengan kalian, dan ketenteraman disebut sebagai tujuan penciptaannya. Di 7:189 kaitan serupa memakai jiwa yang satu dan pasangan yang darinya Dia jadikan, agar ia merasa tenteram kepadanya. Dua ayat itu berbicara dengan bentuk yang berbeda, yang satu jamak dan yang lain tunggal, dan keduanya tidak disamakan. Apa yang terasa berbeda bagi pembaca bila pasangannya dibaca sebagai bagian dari asal yang sama dengannya dan bukan sebagai orang asing yang kebetulan dekat?
- Kata depan di 30:21 menunjuk arah: kalian merasa tenteram kepada pasangan. Di 10:67, 28:73, dan 40:61 kata kerja yang sama memakai kata depan yang menunjuk waktu istirahat, yaitu malam atau malam dan siang. Pembaca yang menyebut rumah sebagai tempat pulang dapat membandingkan pulang ke sebuah tempat dengan pulang kepada seseorang, dan ayat ini menaruh ketenteraman pada yang kedua serta menyebutnya tanda-Nya. Dua ayat itu berbicara tentang hal yang berlainan, malam di satu sisi dan pasangan di sisi lain, sehingga tidak ada yang dipakai untuk menggantikan yang lain. Ketika pembaca berkata ingin pulang, kepada siapa atau ke mana yang dimaksudnya?
- Rasa sayang dan rahmat disebut dengan kata kerja menjadikan, dan pelakunya Dia. Pembaca yang menganggap rasa sayang dalam sebuah hubungan sepenuhnya hasil kerja kedua pihak dapat menimbang bahwa ayat ini menaruh sebagian sumbernya pada pemberian. Ayat tidak merinci bagian mana yang diberikan dan bagian mana yang dikerjakan, sehingga pembaca tidak punya dasar untuk membagi keduanya menjadi persentase. Bila rasa sayang di antara kalian dijadikan oleh Dia, apa yang tersisa untuk dirawat oleh pihak yang menerimanya?
- Ayat memberi dua nama untuk apa yang dijadikan di antara kalian, yaitu rasa sayang dan rahmat, dan tidak menjelaskan bedanya. Pembaca dapat memeriksa hubungan yang sedang dijalaninya dengan dua nama itu secara terpisah: mana yang lebih terlihat dari pihaknya sendiri, dan mana yang lebih sering diterimanya dari pihak lain. Keduanya disambung dengan kata dan, sehingga ayat tidak menempatkan salah satunya di bawah yang lain. Bila salah satu dari keduanya berkurang dalam sebuah hubungan, apakah yang lain masih dapat disebut bagian dari apa yang dijadikan Dia di antara kalian?
- Ayat memakai kata di antara kalian, dan tidak memakai di antara suami dan istri. Ayat 60:7 memuat susunan yang sama, menjadikan di antara kalian, dan di sana rasa sayang yang diharapkan ditimbulkan Allah adalah antara kalian dan orang-orang yang pernah kalian musuhi. Konteks 60:7 berbeda, sebab ayatnya berupa harapan dan 30:21 berupa pernyataan. Pembaca dapat membiarkan satu pertanyaan tetap terbuka: sejauh mana rasa sayang yang dijadikan Dia di 30:21 menjangkau, dan siapa saja yang berada di dalam kata kalian?
- Tanda di ayat ini diperuntukkan bagi kaum yang berpikir, dan kata kerjanya berbentuk perbuatan yang sedang berlangsung. Hubungan antara pasangan sudah ada dan dijalani; yang disebut memerlukan pikiran adalah membacanya sebagai tanda. Di 13:3, 39:42, dan 45:13 penerima yang sama dipakai untuk tanda yang berada di luar urusan rumah tangga, yaitu bumi dan sungai, jiwa-jiwa yang digenggam, dan apa yang ditundukkan di langit dan di bumi. Pembaca menjumpai urusan terdekatnya di antara perkara-perkara besar itu. Apa yang dipikirkan pembaca tentang hubungan terdekatnya, dan adakah bagian yang dijalani tanpa pernah dipikirkan sebagai tanda-Nya?