وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِلْعَالِمِينَ

Di antara tanda-tanda-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasa dan warna kalian. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْwa-min aayaatihi khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi wa-khtilaafu alsinatikum wa-alwaanikumdi antara tanda-tanda-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasa dan warna kalian
  2. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِلْعَالِمِينَinna fii dzaalika la-aayaatin li-l-'aalimiinasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berilmu

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَمِنْwa-mindan dari
  2. آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
  3. خَلْقُkhalqupenciptaan
  4. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  5. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  6. وَاخْتِلَافُwa-khtilaafudan pergantian
  7. أَلْسِنَتِكُمْalsinatikumlidah kalian
  8. وَأَلْوَانِكُمْwa-alwaanikumdan warna kulit kalian
  9. إِنَّinnasesungguhnya
  10. فِيfiipada
  11. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  12. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  13. لِلْعَالِمِينَli-l-'aalimiinabagi orang-orang yang berilmu

Inti bacaan

Rangkaian (وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, wa-min aayaatihi khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 30:22 dan 42:29.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, wa-min aayaatihi khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi) yang berarti "dan di antara tanda-tanda-Nya penciptaan langit dan bumi". Rangkaian utuh itu muncul dua kali, yaitu di 30:22 dan 42:29. Kata (خَلْقُ, khalqu) yang berarti "penciptaan" berakar خ-ل-ق, sama dengan kata kerja khalaqa di 30:20 dan 30:21, tetapi di sini berupa kata benda, sehingga ayat tidak memakai pembuka "bahwa Dia menciptakan". Terjemahan menambahkan "ialah" karena kalimat Arabnya tidak memuat kata kerja. Susunan (خَلْقُ السَّمَاوَاتِ, khalqu s-samaawaati) muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 30:22, 40:57, dan 42:29. Di 40:57 bunyinya (لَخَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَكْبَرُ مِنْ خَلْقِ النَّاسِ, la-khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi akbaru min khalqi n-naasi) yang berarti "sungguh, penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia", sehingga di sana penciptaan itu dibandingkan dengan penciptaan manusia, sedangkan di 30:22 penciptaan itu disandingkan dengan perbedaan bahasa dan warna.

Bagian kedua daftar adalah (وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ, wa-khtilaafu alsinatikum) yang berarti "dan perbedaan bahasa kalian". Kata ikhtilaaf berakar خ-ل-ف dan, bila akhirannya diabaikan, muncul tujuh kali di tujuh surah, yaitu 2:164, 3:190, 4:82, 10:6, 23:80, 30:22, dan 45:5. Lima ayat memakainya untuk malam dan siang, yaitu 2:164, 3:190, 10:6, 23:80, dan 45:5, dan terjemahan memakai "pergantian" di sana. Di 30:22 bendanya bahasa dan warna kalian, dan terjemahan memakai "perbedaan".

Kata (أَلْسِنَتِكُمْ, alsinatikum) yang berarti "bahasa kalian" memakai bentuk jamak dari lisaan, berakar ل-س-ن, dengan akhiran -kum. Akar ini berarti "lidah" di 20:27, (مِنْ لِسَانِي, min lisaanii) yang berarti "dari lidahku", dan berarti "bahasa" di 14:4, (بِلِسَانِ قَوْمِهِ, bi-lisaani qawmihi) yang berarti "dengan bahasa kaumnya", serta di 16:103, (وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ, wa-haadzaa lisaanun 'arabiyyun mubiinun) yang berarti "dan ini adalah bahasa Arab yang jelas". Bentuk persis dengan akhiran -kum muncul dua kali, yaitu di 24:15, (بِأَلْسِنَتِكُمْ, bi-alsinatikum) yang diterjemahkan "dari mulut ke mulut" dalam kalimat tentang menerima kabar, dan di 30:22. Ayat 30:22 tidak menyebut jenis perbedaannya, apakah logat, bahasa, atau bentuk lidah; terjemahan memakai "bahasa" karena akar ini berarti bahasa di 14:4 dan 16:103 dan karena di sini akar itu berpasangan dengan sesuatu yang membedakan satu orang dari yang lain.

Kata (وَأَلْوَانِكُمْ, wa-alwaanikum) yang berarti "dan warna kalian" memakai alwaan, bentuk jamak dari lawn yang berakar ل-و-ن, dengan akhiran -kum, dan bentuk ini muncul satu kali. Terjemahan memakai "warna kalian" dan tidak menambahkan "kulit", karena tidak ada kata Arab untuk kulit di ayat ini. Kata alwaan dengan akhiran -uhu muncul empat kali di tiga surah, yaitu 16:13, 16:69, 35:28, dan 39:21, dan di 35:28 kata itu dipakai untuk manusia, hewan melata, dan ternak dalam (مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ, mukhtalifun alwaanuhu) yang berarti "beraneka warnanya", sedangkan di 39:21 untuk tanaman dalam (مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ, mukhtalifan alwaanuhu) yang berarti "yang beraneka warnanya".

Penutup ayat memakai (لِلْعَالِمِينَ, li-l-'aalimiina) yang berarti "bagi orang-orang yang berilmu", tersusun dari awalan li yang berarti "bagi", kata sandang al-, dan bentuk pelaku dari akar ع-ل-م. Bentuk persisnya muncul satu kali, di 30:22. Hurufnya sama dengan kata untuk seluruh alam, dan bedanya terletak pada tanda baris di huruf lam. Bentuk pelaku yang sama dalam kata lain muncul di 29:43, (الْعَالِمُونَ, l-'aalimuuna) yang berarti "orang-orang yang berilmu".

Tafsiran

Ayat ini menaruh dua skala dalam satu daftar: langit dan bumi, lalu bahasa dan warna kalian. Semuanya dihubungkan dengan kata sambung wa, dan tidak ada kata yang mengurutkan atau membandingkan besarnya. Ayat 40:57 membandingkan penciptaan langit dan bumi dengan penciptaan manusia dan menyebutnya lebih besar, sedangkan 30:22 menyebut keduanya sebagai tanda yang berdampingan, tanpa perbandingan.

Perbedaan itu tidak diberi tujuan. Ayat 49:13 menyebut bangsa-bangsa dan suku-suku yang dijadikan Dia dengan tujuan (لِتَعَارَفُوا, li-ta'aarafuu) yang berarti "agar kalian saling mengenal", lalu menyebut ukuran kemuliaan di sisi Allah. Ayat 30:22 tidak menyebut tujuan semacam itu dan menamai perbedaan bahasa dan warna sebagai tanda. Konteks kedua ayat berbeda: 49:13 berbicara tentang bangsa dan suku, 30:22 tentang bahasa dan warna, sehingga keduanya tidak disamakan.

Penerima tanda disebut dengan cara yang berbeda dari ayat-ayat di sekitarnya. Ayat 30:21, 30:23, dan 30:24 menyebut penerimanya dengan kata kaum dan sebuah kata kerja, yaitu berpikir, mendengarkan, dan mengerti, sedangkan 30:22 menyebutnya dengan satu kata pelaku, orang-orang yang berilmu. Dengan begitu tiga ayat berturut-turut membicarakan kalian dari tiga sisi: asal kalian di 30:20, hubungan kalian di 30:21, dan keragaman kalian di 30:22.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini menyebut perbedaan bahasa dan warna sebagai tanda Dia, dan tidak menyebutnya sebagai perkara yang menunggu diselesaikan. Pembaca yang mengalami perbedaan terutama sebagai jarak dapat menimbang bahwa ayat ini memakai kata yang sama untuk perbedaan itu dan untuk penciptaan langit dan bumi. Ayat tidak menjelaskan bagaimana perbedaan itu menjadi tanda, sehingga pembacaan ini tidak melebihi kata tanda itu sendiri. Ketika pembaca berhadapan dengan orang yang bahasa atau warnanya berbeda, apa yang pertama kali ditangkapnya: jarak, atau sesuatu yang oleh Dia disebut tanda?
  • Langit dan bumi, bahasa, dan warna berada dalam satu daftar yang dipisah oleh kata sambung. Di 40:57 penciptaan langit dan bumi disebut lebih besar daripada penciptaan manusia, jadi pembaca tahu bahwa daftar ini menyatukan dua hal yang ukurannya diakui berbeda. Ayat 30:22 tidak mengurutkan keduanya menurut besar. Pembaca yang menaruh urusan antar manusia di bawah urusan besar dapat memperhatikan bahwa ayat ini memberi keduanya sebutan yang sama, yaitu tanda-Nya. Mana di antara dua sisi daftar itu yang lebih sering dipikirkan pembaca sebagai tanda?
  • Kata ganti kalian melekat pada bahasa dan pada warna: bahasa kalian, warna kalian. Pembaca ditunjuk sebagai pemilik perbedaan itu, dan bukan sebagai penonton perbedaan orang lain. Ayat tidak menyebut bahasa atau warna tertentu, sehingga tidak ada yang dikecualikan dari tanda ini. Bahasa yang keluar dari mulut pembaca dan warna yang dibawanya ke mana pun, apakah keduanya pernah dipikirkan sebagai bagian dari tanda yang disebut Dia?
  • Penerima tanda di ayat ini disebut lewat keadaannya, yaitu berilmu, dan tidak lewat sesuatu yang sedang dikerjakannya. Di 35:28 warna yang beraneka pada manusia, hewan, dan ternak disebut tepat sebelum kalimat yang menghubungkan rasa takut kepada Allah dengan orang-orang yang berilmu. Di 29:43 perumpamaan dikatakan tidak dimengerti kecuali oleh orang-orang yang berilmu. Tiga ayat itu menyandingkan ilmu dengan perbedaan atau perumpamaan, dan tidak dijadikan satu. Pembaca yang membaca perbedaan sebagai tanda dapat bertanya apa yang diketahuinya tentang bahasa dan warna yang bukan miliknya, dan dari mana pengetahuan itu didapat?
  • Ayat 49:13 menyebut tujuan perbedaan bangsa dan suku, yaitu saling mengenal, lalu menyebut ukuran kemuliaan di sisi Allah, yaitu ketakwaan. Ayat 30:22 tidak menyebut tujuan dan menyebut tanda. Pembaca dapat memegang kedua keterangan itu tanpa menggabungkannya: perbedaan yang dikatakan Dia sebagai tanda dan perbedaan yang dikatakan-Nya sebagai jalan untuk saling mengenal. Dalam pertemuan terakhir dengan orang yang berbeda bahasa atau warnanya, bagian mana dari kedua keterangan itu yang terasa hadir?
  • Di 23:80 pergantian malam dan siang disebut milik-Nya, dengan kata yang sama yang dipakai untuk perbedaan di 30:22. Dua ayat itu menaruh sesuatu yang bergantian dan sesuatu yang beragam di bawah satu pemilik. Pembaca yang melihat malam berganti siang dan mendengar banyak bahasa di jalan yang sama dapat menimbang bahwa kata yang dipakai untuk keduanya satu. Apakah keduanya terasa sama jenisnya, atau pembaca memisahkannya dalam pikiran, dan apa yang berubah bila Dia yang disebut pemiliknya dibayangkan hadir di keduanya?