وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

Di antara tanda-tanda-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِwa-min aayaatihi manaamukum bi-l-layli wa-n-nahaari wa-btighaa'ukum min fadhlihidi antara tanda-tanda-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya
  2. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَinna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin yasma'uunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَمِنْwa-mindan dari
  2. آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
  3. مَنَامُكُمْmanaamukumtidur kalian
  4. بِاللَّيْلِbi-l-laylipada malam hari
  5. وَالنَّهَارِwa-n-nahaaridan siang
  6. وَابْتِغَاؤُكُمْwa-btighaa'ukumdan usaha kalian
  7. مِنْmindari
  8. فَضْلِهِfadhlihikarunia-Nya
  9. إِنَّinnasesungguhnya
  10. فِيfiidi
  11. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  12. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  13. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  14. يَسْمَعُونَyasma'uunamendengar

Inti bacaan

Tidur di malam dan siang hari serta usaha mencari rezeki disebut sebagai 'tanda-tanda' setara dengan fenomena kosmis besar, hal paling rutin dalam hidup diberi bobot reflektif yang sama. Konkretnya: jangan anggap rutinitas tidur dan kerja sehari-hari sebagai hal netral yang tak perlu direnungkan, perhatikan dan syukuri ritme istirahat-usaha ini sebagai bagian dari desain yang lebih besar, bukan kebetulan biologis semata.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini melanjutkan pola rangkaian tanda dengan pasangan tidur-usaha: istirahat dan pencarian rezeki disandingkan sebagai tanda yang sama-sama layak direnungkan.

Tafsiran

Ayat ini menempatkan ritme harian biasa (tidur dan mencari nafkah), sejajar dengan tanda-tanda kosmis lainnya, mengajak menemukan makna dalam rutinitas.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut tidur kalian sebagai salah satu tanda-Nya. Bukan peristiwa besar. Sesuatu yang dijalani tiap hari tanpa dipikirkan diangkat menjadi bahan bukti.
  • Allah menyebut tidur pada waktu malam dan siang. Bukan malam saja. Yang dijadikan tanda bukan jadwalnya, melainkan bahwa manusia memang perlu berhenti.
  • Allah menyandingkan tidur dengan usaha mencari karunia-Nya dalam satu kalimat. Berhenti dan bergerak. Keduanya disebut sebagai tanda, jadi tak satu pun boleh dianggap kekurangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.