وَمِنْ آيَاتِهِ يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيُحْيِي بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Di antara tanda-tanda-Nya ialah bahwa Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan. Dia menurunkan air dari langit, lalu dengannya Dia menghidupkan bumi setelah mati. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمِنْ آيَاتِهِ يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًاwa-min aayaatihi yuriikumu l-barqa khawfan wa-tama'andi antara tanda-tanda-Nya ialah bahwa Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan
- وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيُحْيِي بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاwa-yunazzilu mina s-samaa'i maa'an fa-yuhyii bihi l-arda ba'da mawtihaaDia menurunkan air dari langit, lalu dengannya Dia menghidupkan bumi setelah mati
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَinna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin ya'qiluunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And among His proofs He shows you the lightning as fear and hope, and sends down water from the sky and gives thereby life to the earth after its death; in that are proofs for people who reason.'
Aplikasi
Kilat ditunjukkan untuk membangkitkan 'ketakutan dan harapan' sekaligus, dua emosi yang tampak berlawanan justru dipasangkan sebagai respons yang tepat terhadap fenomena alam yang tak terkendali. Konkretnya: hadapi situasi tak pasti (krisis kesehatan, ekonomi, cuaca ekstrem) dengan kombinasi kewaspadaan dan harapan sekaligus, bukan salah satu ekstrem, panik total atau optimisme naif justru cara pikir yang kurang realistis.