ضَرَبَ لَكُمْ مَثَلًا مِنْ أَنْفُسِكُمْ ۖ هَلْ لَكُمْ مِنْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ مِنْ شُرَكَاءَ فِي مَا رَزَقْنَاكُمْ فَأَنْتُمْ فِيهِ سَوَاءٌ تَخَافُونَهُمْ كَخِيفَتِكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Dia membuat perumpamaan bagi kalian dari diri kalian sendiri. Apakah di antara hamba sahaya yang kalian miliki ada sekutu bagi kalian dalam rezeki yang telah Kami berikan kepada kalian, sehingga kalian setara dengan mereka dalam hal itu, dan kalian takut kepada mereka sebagaimana kalian takut kepada sesama kalian? Seperti itu Kami menjelaskan tanda-tanda itu bagi kaum yang mengerti.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. ضَرَبَ لَكُمْ مَثَلًا مِنْ أَنْفُسِكُمْdharaba lakum matsalan min anfusikumDia membuat perumpamaan bagi kalian dari diri kalian sendiri
  2. هَلْ لَكُمْ مِنْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ مِنْ شُرَكَاءَ فِي مَا رَزَقْنَاكُمْhal lakum min maa malakat aymaanukum min syurakaa'a fii maa razaqnaakumapakah di antara hamba sahaya yang kalian miliki ada sekutu bagi kalian dalam rezeki yang telah Kami berikan kepada kalian
  3. فَأَنْتُمْ فِيهِ سَوَاءٌ تَخَافُونَهُمْ كَخِيفَتِكُمْ أَنْفُسَكُمْfa-antum fiihi sawaa'un takhaafuunahum ka-khiifatikum anfusakumsehingga kalian setara dengan mereka dalam hal itu, dan kalian takut kepada mereka sebagaimana kalian takut kepada sesama kalian
  4. كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَka-dzaalika nufashshilu l-aayaati li-qawmin ya'qiluunaseperti itu Kami menjelaskan tanda-tanda itu bagi kaum yang mengerti

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. ضَرَبَdharabamembuat
  2. لَكُمْlakumkepada kalian
  3. مَثَلًاmatsalanperumpamaan
  4. مِنْmindari
  5. أَنْفُسِكُمْanfusikumdiri kalian sendiri
  6. هَلْhalapakah
  7. لَكُمْlakumkepada kalian
  8. مِنْmindari
  9. مَاmaaapa yang
  10. مَلَكَتْmalakatdimiliki
  11. أَيْمَانُكُمْaymaanukumtangan kanan kalian
  12. مِنْmindari
  13. شُرَكَاءَsyurakaa'asekutu-sekutu
  14. فِيfiidalam
  15. مَاmaaapa yang
  16. رَزَقْنَاكُمْrazaqnaakumKami rezekikan kepada kalian
  17. فَأَنْتُمْfa-antummaka kalian
  18. فِيهِfiihidi dalamnya
  19. سَوَاءٌsawaa'unsama saja
  20. تَخَافُونَهُمْtakhaafuunahumkalian takut kepada mereka
  21. كَخِيفَتِكُمْka-khiifatikumseperti ketakutan kalian
  22. أَنْفُسَكُمْanfusakumdiri kalian
  23. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  24. نُفَصِّلُnufashshiluKami merinci
  25. الْآيَاتِl-aayaatitanda-tanda
  26. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  27. يَعْقِلُونَya'qiluunayang mengerti

Inti bacaan

Susunan (فِيهِ سَوَاءٌ, fiihi sawaa'un) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 16:71 dan 30:28.

Penjelasan pilihan kata

Kata kerja (ضَرَبَ, dharaba) yang berarti "membuat" di sini menghasilkan (مَثَلًا, matsalan) yang berarti "perumpamaan". Susunan (ضَرَبَ لَكُمْ, dharaba lakum) yang berarti "membuat bagi kalian" muncul satu kali di Al-Qur'an. Susunan (ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا, dharaba llaahu matsalan) yang berarti "Allah membuat perumpamaan" ada di tujuh ayat, yaitu 14:24, 16:75, 16:76, 16:112, 39:29, 66:10, dan 66:11. Di 30:28 pelaku "membuat" dirujuk dengan kata ganti dan penerimanya disebut langsung lewat -kum. Kelompok kata (مِنْ أَنْفُسِكُمْ, min anfusikum) yang berarti "dari diri kalian sendiri" ada di lima ayat, yaitu 9:128, 16:72, 30:21, 30:28, dan 42:11. Di 30:21 kelompok itu menyertai pasangan-pasangan yang diciptakan, dan di 30:28 menyertai perumpamaan, sehingga perumpamaan ini disebut berasal dari pendengarnya sendiri. Ayat tidak merinci bagian mana dari keadaan pendengar yang dimaksud.

Susunan (مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ, maa malakat aymaanukum) yang berarti "apa yang tangan kanan kalian miliki" ada di lima ayat, yaitu 4:3, 4:24, 4:25, 4:36, dan 30:28, dan terjemahan memakai "hamba sahaya yang kalian miliki" di kelimanya. Di 30:28 susunan itu didahului (مِنْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ, min maa malakat aymaanukum) yang berarti "di antara yang tangan kanan kalian miliki", lalu disusul (مِنْ شُرَكَاءَ, min syurakaa'a) yang berarti "sekutu". Kata syurakaa' dan bentuk tunggalnya ada di 34 ayat. Persekutuan antarmanusia dituturkan di 4:12, 6:139, 30:28, dan 39:29, sedangkan ayat lain, antara lain 30:13 dan 30:40 di surah ini, menyebut sekutu yang dikaitkan dengan Allah. Ayat 39:29 juga memakai perumpamaan yang melibatkan sekutu: seorang laki-laki yang dimiliki beberapa orang yang berselisih.

Kata (رَزَقْنَاكُمْ, razaqnaakum) yang berarti "Kami rezekikan kepada kalian" ada di tujuh ayat, yaitu 2:57, 2:172, 2:254, 7:160, 20:81, 30:28, dan 63:10. Di enam ayat lain kata itu didahului (مِنْ, min) yang berarti "sebagian dari", dalam kalimat yang menyuruh memakan yang baik-baik dari rezeki itu (2:57, 2:172, 7:160, 20:81) atau menafkahkan sebagian rezeki itu (2:254, 63:10). Di 30:28 kata itu didahului (فِي, fii) dalam kelompok (فِي مَا رَزَقْنَاكُمْ, fii maa razaqnaakum) yang berarti "dalam apa yang Kami rezekikan kepada kalian", sehingga rezeki dipandang sebagai tempat dua pihak berbagi kedudukan. Di ayat ini pembicara bergeser dari "Dia" pada kata kerja membuat ke "Kami" pada kata kerja memberi rezeki, dan tetap "Kami" pada (نُفَصِّلُ, nufashshilu) di penutup. Dengan begitu rezeki yang dipersoalkan dalam pertanyaan ini disebut sebagai pemberian dari Kami kepada pemiliknya.

Kata (سَوَاءٌ, sawaa'un) ada di sembilan ayat, yaitu 2:6, 7:193, 13:10, 14:21, 16:71, 26:136, 30:28, 52:16, dan 63:6. Susunan (فِيهِ سَوَاءٌ, fiihi sawaa'un) yang berarti "setara di dalamnya" ada di dua ayat, yaitu 16:71 dan 30:28. Ayat 16:71 menyebut orang-orang yang dilebihkan dalam rezeki dan tidak mau mengembalikan rezeki mereka kepada (مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ, maa malakat aymaanuhum), sehingga mereka sama dalam hal itu. Dua ayat itu menyentuh soal yang berdekatan: di 16:71 kesamaan itu tidak diberikan, dan di 30:28 kesamaan itu diajukan sebagai pertanyaan. Terjemahan memakai "setara" di sini, karena pertanyaannya mempersoalkan kedudukan dua pihak dalam rezeki yang sama.

Kata (تَخَافُونَهُمْ, takhaafuunahum) yang berarti "kalian takut kepada mereka" muncul satu kali, dan (كَخِيفَتِكُمْ, ka-khiifatikum) yang berarti "seperti takutnya kalian" juga satu kali. Kata (خِيفَةً, khiifatan) yang berarti "rasa takut" ada di empat ayat, yaitu 7:205, 11:70, 20:67, dan 51:28. Di tiga ayat terakhir kata itu mengikuti kata kerja (أَوْجَسَ, awjasa) yang berarti "memendam", yaitu rasa takut yang disimpan di dalam diri. Di 30:28 rasa takut terarah kepada pihak lain dan diukur dengan takut kepada (أَنْفُسَكُمْ, anfusakum). Kata anfusakum secara harfiah berarti "diri kalian", dan terjemahan memakai "diri kalian" di 2:54, 2:84, 2:85, 4:29, dan 4:66. Di 30:28 terjemahan memakai "sesama kalian", karena yang takut dan yang ditakuti sama-sama disebut "kalian", sedangkan kata yang berbentuk lain dalam (مِنْ أَنْفُسِكُمْ, min anfusikum) pada awal ayat diterjemahkan "dari diri kalian sendiri".

Kata tanya (هَلْ, hal) membuka satu pertanyaan yang berlanjut tanpa jeda sampai anfusakum: tanda berhenti dalam teks Arab ayat ini hanya ada sesudah (أَنْفُسِكُمْ, anfusikum) dan sesudah anfusakum. Bagian (فَأَنْتُمْ فِيهِ سَوَاءٌ, fa-antum fiihi sawaa'un) dan takhaafuunahum karena itu berada di dalam pertanyaan yang sama, dan terjemahan menaruh satu tanda tanya sesudah "sesama kalian". Huruf (فَ, fa-) di depan antum diterjemahkan "sehingga", dan kata kerja takhaafuunahum yang tidak didahului wa- disambung dengan "dan" dalam bahasa Indonesia.

Penutup (كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ, ka-dzaalika nufashshilu l-aayaati) ada di lima ayat, yaitu 6:55, 7:32, 7:174, 10:24, dan 30:28. Kelompok kata (لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ, li-qawmin ya'qiluuna) yang berarti "bagi kaum yang mengerti" ada di delapan ayat, yaitu 2:164, 13:4, 16:12, 16:67, 29:35, 30:24, 30:28, dan 45:5. Dua di antaranya, 30:24 dan 30:28, berada di surah ini.

Tafsiran

Ayat ini menurunkan pembicaraan dari langit, bumi, penciptaan, dan sifat tertinggi di 30:25 sampai 30:27 ke urusan harta antara pemilik dan yang dimiliki, yaitu soal yang dikenal pendengar dari hidupnya sendiri. Pertanyaannya meminta pendengar menimbang apakah di antara yang mereka miliki ada yang berbagi rezeki dengan mereka dalam kedudukan setara, sampai mereka takut kepadanya seperti takut kepada sesamanya. Ayat tidak menuliskan jawaban atas pertanyaan itu.

Ayat ini juga tidak menyebut apa yang diumpamakan. Dua petunjuk datang dari surah yang sama. Ayat 30:26 menyatakan bahwa siapa yang di langit dan di bumi menjadi milik-Nya, dan 30:27 menyebut sifat tertinggi sebagai milik-Nya. Ayat 30:40 mengajukan pertanyaan yang juga dibuka dengan kata tanya hal dan memuat kata sekutu, (هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ, hal min syurakaa'ikum) yang berarti "adakah di antara sekutu-sekutu kalian", dan ditujukan kepada orang yang mengaitkan sekutu dengan Allah. Karena itu perumpamaan ini dapat dibaca menyangkut sekutu bagi Allah, tetapi 30:28 sendiri tidak menamainya, dan pembacaan itu bertumpu pada kesamaan kata dan letak di surah ini.

Penutup ayat menyebut perumpamaan itu sebagai cara menjelaskan tanda-tanda, sehingga perumpamaan ini dihitung sebagai bagian dari penjelasan tanda-tanda yang dibuka di 30:20 dan disampaikan lewat pertanyaan. Penutup "bagi kaum yang mengerti" bertemu di ayat sesudahnya dengan "tanpa ilmu" (30:29), yaitu keadaan orang yang mengikuti hawa nafsunya.

Renungan dan Hikmah

  • Pertanyaan ini menyebut rezeki sebagai apa yang Kami rezekikan kepada kalian, sehingga harta yang dibahas di dalamnya digambarkan sebagai pemberian dari pihak yang berbicara di ayat ini. Pembaca yang menghitung hartanya sebagai hasil kerjanya sendiri membaca bahwa ayat ini menaruh kata memberi rezeki pada pihak lain. Ayat tidak menyangkal kerja manusia, dan hanya menunjuk asal rezeki itu. Bagaimana seseorang menyebut harta yang ada di tangannya, bila rumus ayat ini menyebutnya rezeki yang dianugerahkan Allah kepadanya?
  • Ayat ini membayangkan pemilik yang takut kepada yang dimilikinya karena rezeki yang dibagi, seperti takut kepada sesama. Rasa takut itu timbul dari kesetaraan dalam harta, dan ayat tidak menjelaskan apa yang ditakutkan. Pembaca yang pernah mengurus harta bersama membaca pertanyaan itu dari pengalamannya sendiri. Rasa takut apa yang muncul ketika sebuah milik harus dibagi dengan pihak yang kedudukannya setara, dan apa yang dikatakan rasa takut itu tentang cara pembaca memegang milik tersebut di hadapan Dia yang memberinya?
  • Perumpamaan ini disebut berasal dari diri pendengarnya, sama seperti pasangan-pasangan di 30:21 disebut berasal dari diri mereka. Bahan perumpamaan itu berupa hamba sahaya, rezeki, rasa takut, dan kesetaraan, yaitu hal-hal yang dikenal oleh orang yang disapa dengan kalian. Pembaca masa kini perlu menerjemahkan hubungan pemilik dan yang dimiliki ke bentuk yang dikenalnya sendiri, dan ayat tidak melakukan penerjemahan itu. Bila Dia memilih contoh dari hal yang paling dikenal pendengar, contoh apa yang paling dekat dengan hidup pembaca hari ini?
  • Ayat ini ditutup dengan kalimat tentang cara tanda-tanda dijelaskan, dan jawaban atas pertanyaannya tidak ditulis. Pembaca yang menginginkan kesimpulan di akhir ayat mendapati bahwa jawabannya dibiarkan berada di dalam pendengar. Tidak ada kalimat jawaban yang dapat disalin, sehingga jawabannya harus ditemukan dari dalam diri sendiri. Apa jawaban pembaca bila pertanyaan itu diajukan Dia tanpa seorang pun yang mendengarkan jawabannya?
  • Penutup "bagi kaum yang mengerti" muncul di 30:24 dan di 30:28, dua kali dalam satu surah. Perumpamaan di ayat ini berbahan hal yang dikenal oleh orang yang disapa dengan kalian, tetapi manfaatnya dikatakan bagi yang mengerti. Pembaca menghadapi kata yang sama pada dua tanda yang sangat berbeda: kilat dan hujan di 30:24, dan pemilik serta yang dimiliki di 30:28. Apakah mengerti, menurut dua penutup itu, tampak pada kemampuan menangkap perumpamaan atau pada kesediaan menjawabnya dengan jujur di hadapan Allah?
  • Ayat 30:26 menyebut siapa yang di langit dan di bumi sebagai milik-Nya, dan ayat ini menyebut pendengar sebagai pemilik atas orang lain. Dua kepemilikan itu tidak disamakan, tetapi berdampingan dalam dua ayat berurutan. Pembaca yang membaca ayat ini sebagai pemilik menemukan dirinya sekaligus tercantum di ayat sebelumnya sebagai yang dimiliki. Kedudukan ganda itu tidak diselesaikan oleh ayat. Apa arti kata milik bagi seseorang yang membaca dirinya di dua tempat sekaligus, sebagai yang memegang dan sebagai yang dipegang oleh Dia?