وَإِذَا مَسَّ النَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا رَبَّهُمْ مُنِيبِينَ إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا أَذَاقَهُمْ مِنْهُ رَحْمَةً إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُونَ

Apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali kepada-Nya. Kemudian, apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan Tuhannya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِذَا مَسَّ النَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا رَبَّهُمْ مُنِيبِينَ إِلَيْهِwa-idzaa massa n-naasa dhurrun da'aw rabbahum muniibiina ilayhiapabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali kepada-Nya
  2. ثُمَّ إِذَا أَذَاقَهُمْ مِنْهُ رَحْمَةً إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُونَtsumma idzaa adzaaqahum minhu rahmatan idzaa fariiqun minhum bi-rabbihim yusyrikuunakemudian, apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan Tuhannya

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  2. مَسَّmassamenyentuh
  3. النَّاسَn-naasamanusia
  4. ضُرٌّdhurrunmudarat
  5. دَعَوْاda'awmereka menyeru
  6. رَبَّهُمْrabbahumTuhan mereka
  7. مُنِيبِينَmuniibiinaorang-orang yang kembali
  8. إِلَيْهِilayhikepada-Nya
  9. ثُمَّtsummakemudian
  10. إِذَاidzaaapabila
  11. أَذَاقَهُمْadzaaqahummencicipkan kepada mereka
  12. مِنْهُminhudarinya
  13. رَحْمَةًrahmatanrahmat
  14. إِذَاidzaaapabila
  15. فَرِيقٌfariiqunsegolongan
  16. مِنْهُمْminhumdari mereka
  17. بِرَبِّهِمْbi-rabbihimkepada Tuhan mereka
  18. يُشْرِكُونَyusyrikuunamenyekutukan

Inti bacaan

Pola yang berulang lagi: berdoa dengan tulus saat 'ditimpa bahaya', namun 'ketika Dia memberikan sedikit rahmat-Nya. sebagian mereka mempersekutukan', inkonsistensi yang sama muncul kembali sebagai pengingat penting tentang menjaga keteguhan iman baik saat susah maupun senang.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(bertobat)' dari sumber internal dihapus: 'muniibiina' sudah cukup menyampaikan makna 'kembali', konsisten dengan 30:31.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan pola iman situasional yang sama seperti perumpamaan bahtera di 29:65: tulus saat terdesak, kembali menyekutukan begitu rahmat datang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka menyeru dengan kembali kepada-Nya. Tulus. Saat terdesak, arahnya benar tanpa perlu diajari.
  • Yang membalikkan mereka cuma sedikit rahmat-Nya. Tak perlu banyak. Ambang berpalingnya serendah itu.
  • Allah menyebut tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan. Bukan semuanya. Bahkan di dalam pola yang buruk, hitungannya tetap dijaga tepat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…a Dia memberikan sedikit rahmat-Nya590 kepada mereka, t…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' indefinit (tanpa kata sandang).