وَإِذَا مَسَّ النَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا رَبَّهُمْ مُنِيبِينَ إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا أَذَاقَهُمْ مِنْهُ رَحْمَةً إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُونَ

Apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali kepada-Nya. Kemudian, apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan Tuhannya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِذَا مَسَّ النَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا رَبَّهُمْ مُنِيبِينَ إِلَيْهِwa-idzaa massa n-naasa durrun da'aw rabbahum muniibiina ilayhiapabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali kepada-Nya
  2. ثُمَّ إِذَا أَذَاقَهُمْ مِنْهُ رَحْمَةً إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُونَtsumma idzaa adzaaqahum minhu rahmatan idzaa fariiqun minhum bi-rabbihim yushrikuunakemudian, apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan Tuhannya
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…a Dia memberikan sedikit rahmat-Nya590) kepada mereka, t…”. sebagian penerjemah: 'And when affliction touches men, they call to their Lord, turning in repentance to Him; then when He lets them taste mercy from Him, then a faction among them ascribes a partnership1 to their Lord,' Corpus ayat ini: «raHomapF, INDEFINIT».

Aplikasi

Pola yang berulang lagi: berdoa dengan tulus saat 'ditimpa bahaya', namun 'ketika Dia memberikan sedikit rahmat-Nya... sebagian mereka mempersekutukan', inkonsistensi yang sama muncul kembali sebagai pengingat penting tentang menjaga keteguhan iman baik saat susah maupun senang.