Ayat 30:38
فَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Maka berikanlah kepada kerabat dekat haknya, juga kepada orang miskin dan ibnu sabil; itu lebih baik bagi orang-orang yang menghendaki wajah Allah, dan merekalah orang-orang yang beruntung.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِfa-aati dzaa l-qurbaa haqqahu wa-l-miskiina wa-bna s-sabiilimaka berikanlah kepada kerabat dekat haknya, juga kepada orang miskin dan ibnu sabil
- ذَٰلِكَ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَdzaalika khayrun li-lladziina yuriiduuna wajha llaahi wa-ulaa'ika humu l-muflihuunaitu lebih baik bagi orang-orang yang menghendaki wajah Allah, dan merekalah orang-orang yang beruntung
Terjemahan per kata (16 kata)
- فَآتِfa-aatimaka berikanlah
- ذَاdzaayang
- الْقُرْبَىٰl-qurbaakekerabatan
- حَقَّهُhaqqahuhaknya
- وَالْمِسْكِينَwa-l-miskiinadan orang miskin
- وَابْنَwa-bnadan anak
- السَّبِيلِs-sabiilijalan
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- خَيْرٌkhayrunlebih baik
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- يُرِيدُونَyuriiduunamereka menghendaki
- وَجْهَwajhawajah
- اللَّهِllaahiAllah
- وَأُولَٰئِكَwa-ulaa'ikadan mereka itu
- هُمُhumumerekalah
- الْمُفْلِحُونَl-muflihuunaorang-orang yang beruntung
Inti bacaan
Instruksi konkret: 'berikanlah kepada kerabat dekat haknya, juga kepada orang miskin dan ibnu sabil', kepedulian sosial yang terstruktur dan spesifik sebagai bagian dari mencari 'wajah Allah'.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini beralih dari tema tanda-tanda ke perintah praktis: hak kerabat, orang miskin, dan musafir yang kehabisan bekal, sebagai bagian dari ketaatan yang selaras fitrah.
Tafsiran
Ayat ini menerjemahkan ketaatan abstrak menjadi tindakan konkret: memenuhi hak-hak sosial sebagai wujud nyata dari menghendaki wajah Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menurunkan perintah dari langit ke dompet. Ayat sebelumnya soal tanda. Ayat ini soal siapa yang harus diberi.
- Tiga penerima disebut berurutan: kerabat, miskin, ibnu sabil. Dari yang terdekat ke yang paling asing. Lingkarannya melebar.
- Kata haknya dipakai Allah, bukan kata pemberian. Yang diserahkan bukan kemurahan hati. Yang diserahkan milik mereka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, q-r-b, h-q-q, s-k-n, b-n-y, s-b-l, kh-y-r, r-w-d, w-j-h, a-l-h, f-l-h): aati dhaa l-qurbaa haqqahu diterjemahkan 'berikanlah kerabat haknya' (akar '-t-y + akar q-r-b + akar h-q-q); miskiin diterjemahkan 'orang miskin' (akar s-k-n); ibn as-sabiil diterjemahkan 'ibnu sabil (musafir)' (akar s-b-l); yuriiduuna wajha llaah diterjemahkan 'menghendaki wajah Allah' (akar w-j-h, wajh diterjemahkan 'wajah' harfiah, jangkar; terjemahan lain 'keridaan'); muflihuun diterjemahkan 'beruntung' (akar f-l-h). gloss '(keridaan)' dibuang.
Ayat 30:39
وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ
Riba yang kalian berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah. Adapun zakat yang kalian berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, merekalah orang-orang yang melipatgandakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِwa-maa aataytum min riban li-yarbuwaa fii amwaali n-naasi fa-laa yarbuu 'inda llaahiriba yang kalian berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah
- وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَwa-maa aataytum min zakaatin turiiduuna wajha llaahi fa-ulaa'ika humu l-mudh'ifuunaadapun zakat yang kalian berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, merekalah orang-orang yang melipatgandakan
Terjemahan per kata (22 kata)
- وَمَاwa-maadan apa yang
- آتَيْتُمْaataytumkalian berikan
- مِنْmindari
- رِبًاribanriba
- لِيَرْبُوَli-yarbuwaaagar bertambah
- فِيfiipada
- أَمْوَالِamwaaliharta
- النَّاسِn-naasimanusia
- فَلَاfa-laamaka tidak
- يَرْبُوyarbuubertambah
- عِنْدَ'indadi sisi
- اللَّهِllaahiAllah
- وَمَاwa-maadan apa yang
- آتَيْتُمْaataytumkalian berikan
- مِنْmindari
- زَكَاةٍzakaatinzakat
- تُرِيدُونَturiiduunakalian kehendaki
- وَجْهَwajhawajah
- اللَّهِllaahiAllah
- فَأُولَٰئِكَfa-ulaa'ikamaka mereka itu
- هُمُhumumerekalah
- الْمُضْعِفُونَl-mudh'ifuunaorang-orang yang dilipatgandakan
Inti bacaan
Perbandingan tajam antara riba dan zakat: riba 'tidaklah berkembang dalam pandangan Allah' sementara zakat yang tulus justru 'melipatgandakan pahalanya', pengingat bahwa pertumbuhan sejati bukan diukur dari akumulasi material semata.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(berarti)' dan '(pahalanya)' dari sumber internal dihapus: 'al-mud'ifuuna' ('yang melipatgandakan') dibiarkan sebagai berdiri sendiri tanpa objek tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menyandingkan dua bentuk pemberian dengan hasil berlawanan: riba yang tampak menguntungkan justru tidak bertumbuh di sisi Allah, sementara zakat yang tampak mengurangi justru dilipatgandakan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyandingkan riba dan zakat dalam satu ayat. Dua-duanya berupa penyerahan harta. Yang membedakan bukan gerakannya, melainkan maksudnya.
- Riba Dia sebut tidak berkembang dalam pandangan-Nya. Bukan haram di ayat ini. Yang dibantah janjinya, bukan hukumnya.
- Allah menyebut zakat diberikan dengan maksud memperoleh keridaan-Nya. Maksudnya disebutkan. Yang menentukan bukan besarnya, melainkan ke mana ia ditujukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. z-k-w: 29 ayat formula aataa+zakaah konsisten 'memberikan/berikanlah'; cabang kesucian terbukti 19:13 (bayi Yahyaa, 'pajak' mustahil), 18:81, 19:19. Dalam ayat ini, 'zakaah' indefinit (tanpa kata sandang). zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.