فَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Maka berikanlah kepada kerabat dekat haknya, juga kepada orang miskin dan ibnu sabil; itu lebih baik bagi orang-orang yang menghendaki wajah Allah, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِfa-aati dzaa l-qurbaa haqqahu wa-l-miskiina wa-bna s-sabiilimaka berikanlah kepada kerabat dekat haknya, juga kepada orang miskin dan ibnu sabil
  2. ذَٰلِكَ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَdzaalika khayrun li-lladziina yuriiduuna wajha llaahi wa-ulaa'ika humu l-muflihuunaitu lebih baik bagi orang-orang yang menghendaki wajah Allah, dan merekalah orang-orang yang beruntung

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. فَآتِfa-aatimaka berikanlah
  2. ذَاdzaayang
  3. الْقُرْبَىٰl-qurbaakekerabatan
  4. حَقَّهُhaqqahuhaknya
  5. وَالْمِسْكِينَwa-l-miskiinadan orang miskin
  6. وَابْنَwa-bnadan anak
  7. السَّبِيلِs-sabiilijalan
  8. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  9. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  10. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  11. يُرِيدُونَyuriiduunamereka menghendaki
  12. وَجْهَwajhawajah
  13. اللَّهِllaahiAllah
  14. وَأُولَٰئِكَwa-ulaa'ikadan mereka itu
  15. هُمُhumumerekalah
  16. الْمُفْلِحُونَl-muflihuunaorang-orang yang beruntung

Inti bacaan

Instruksi konkret: 'berikanlah kepada kerabat dekat haknya, juga kepada orang miskin dan ibnu sabil', kepedulian sosial yang terstruktur dan spesifik sebagai bagian dari mencari 'wajah Allah'.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini beralih dari tema tanda-tanda ke perintah praktis: hak kerabat, orang miskin, dan musafir yang kehabisan bekal, sebagai bagian dari ketaatan yang selaras fitrah.

Tafsiran

Ayat ini menerjemahkan ketaatan abstrak menjadi tindakan konkret: memenuhi hak-hak sosial sebagai wujud nyata dari menghendaki wajah Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menurunkan perintah dari langit ke dompet. Ayat sebelumnya soal tanda. Ayat ini soal siapa yang harus diberi.
  • Tiga penerima disebut berurutan: kerabat, miskin, ibnu sabil. Dari yang terdekat ke yang paling asing. Lingkarannya melebar.
  • Kata haknya dipakai Allah, bukan kata pemberian. Yang diserahkan bukan kemurahan hati. Yang diserahkan milik mereka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, q-r-b, h-q-q, s-k-n, b-n-y, s-b-l, kh-y-r, r-w-d, w-j-h, a-l-h, f-l-h): aati dhaa l-qurbaa haqqahu diterjemahkan 'berikanlah kerabat haknya' (akar '-t-y + akar q-r-b + akar h-q-q); miskiin diterjemahkan 'orang miskin' (akar s-k-n); ibn as-sabiil diterjemahkan 'ibnu sabil (musafir)' (akar s-b-l); yuriiduuna wajha llaah diterjemahkan 'menghendaki wajah Allah' (akar w-j-h, wajh diterjemahkan 'wajah' harfiah, jangkar; terjemahan lain 'keridaan'); muflihuun diterjemahkan 'beruntung' (akar f-l-h). gloss '(keridaan)' dibuang.