وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ

Riba yang kalian berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah. Adapun zakat yang kalian berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, merekalah orang-orang yang melipatgandakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِwa-maa aataytum min riban li-yarbuwaa fii amwaali n-naasi fa-laa yarbuu inda llaahiriba yang kalian berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah
  2. وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَwa-maa aataytum min zakaatin turiiduuna wajha llaahi fa-ulaa'ika humu l-mud'ifuunaadapun zakat yang kalian berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, merekalah orang-orang yang melipatgandakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. z-k-w: 29 ayat formula aataa+zakaah konsisten 'memberikan/berikanlah'; cabang kesucian terbukti 19:13 (bayi Yahyaa, 'pajak' mustahil), 18:81, 19:19. sebagian penerjemah: 'And what you give of usury that it might increase in the wealth of men, there is no increase with God; but what you give of purity,1 desiring the face of God: it is they2 who receive recompense manifold.' Corpus ayat ini: «zakaw`pK, INDEFINIT». zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.

Aplikasi

Perbandingan tajam antara riba dan zakat: riba 'tidaklah berkembang dalam pandangan Allah' sementara zakat yang tulus justru 'melipatgandakan pahalanya', pengingat bahwa pertumbuhan sejati bukan diukur dari akumulasi material semata.