وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ
Riba yang kalian berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah. Adapun zakat yang kalian berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, merekalah orang-orang yang melipatgandakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِwa-maa aataytum min riban li-yarbuwaa fii amwaali n-naasi fa-laa yarbuu 'inda llaahiriba yang kalian berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah
- وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَwa-maa aataytum min zakaatin turiiduuna wajha llaahi fa-ulaa'ika humu l-mudh'ifuunaadapun zakat yang kalian berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, merekalah orang-orang yang melipatgandakan
Terjemahan per kata (22 kata)
- وَمَاwa-maadan apa yang
- آتَيْتُمْaataytumkalian berikan
- مِنْmindari
- رِبًاribanriba
- لِيَرْبُوَli-yarbuwaaagar bertambah
- فِيfiipada
- أَمْوَالِamwaaliharta
- النَّاسِn-naasimanusia
- فَلَاfa-laamaka tidak
- يَرْبُوyarbuubertambah
- عِنْدَ'indadi sisi
- اللَّهِllaahiAllah
- وَمَاwa-maadan apa yang
- آتَيْتُمْaataytumkalian berikan
- مِنْmindari
- زَكَاةٍzakaatinzakat
- تُرِيدُونَturiiduunakalian kehendaki
- وَجْهَwajhawajah
- اللَّهِllaahiAllah
- فَأُولَٰئِكَfa-ulaa'ikamaka mereka itu
- هُمُhumumerekalah
- الْمُضْعِفُونَl-mudh'ifuunaorang-orang yang dilipatgandakan
Inti bacaan
Perbandingan tajam antara riba dan zakat: riba 'tidaklah berkembang dalam pandangan Allah' sementara zakat yang tulus justru 'melipatgandakan pahalanya', pengingat bahwa pertumbuhan sejati bukan diukur dari akumulasi material semata.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(berarti)' dan '(pahalanya)' dari sumber internal dihapus: 'al-mud'ifuuna' ('yang melipatgandakan') dibiarkan sebagai berdiri sendiri tanpa objek tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menyandingkan dua bentuk pemberian dengan hasil berlawanan: riba yang tampak menguntungkan justru tidak bertumbuh di sisi Allah, sementara zakat yang tampak mengurangi justru dilipatgandakan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyandingkan riba dan zakat dalam satu ayat. Dua-duanya berupa penyerahan harta. Yang membedakan bukan gerakannya, melainkan maksudnya.
- Riba Dia sebut tidak berkembang dalam pandangan-Nya. Bukan haram di ayat ini. Yang dibantah janjinya, bukan hukumnya.
- Allah menyebut zakat diberikan dengan maksud memperoleh keridaan-Nya. Maksudnya disebutkan. Yang menentukan bukan besarnya, melainkan ke mana ia ditujukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. z-k-w: 29 ayat formula aataa+zakaah konsisten 'memberikan/berikanlah'; cabang kesucian terbukti 19:13 (bayi Yahyaa, 'pajak' mustahil), 18:81, 19:19. Dalam ayat ini, 'zakaah' indefinit (tanpa kata sandang). zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.