قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُ ۚ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِينَ
Katakanlah, "Berjalanlah di bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang sebelumnya. Kebanyakan mereka adalah orang-orang musyrik."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُqul siiruu fii l-ardhi fa-nzhuruu kayfa kaana 'aaqibatu lladziina min qablukatakanlah, berjalanlah di bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang sebelumnya
- كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِينَkaana aktsaruhum musyrikiinakebanyakan mereka adalah orang-orang musyrik
Terjemahan per kata (14 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- سِيرُواsiiruuberjalanlah kalian
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- فَانْظُرُواfa-nzhuruumaka perhatikanlah kalian
- كَيْفَkayfabagaimana
- كَانَkaanaadalah
- عَاقِبَةُ'aaqibatukesudahan
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- مِنْmindari
- قَبْلُqablusebelumnya
- كَانَkaanaadalah
- أَكْثَرُهُمْaktsaruhumkebanyakan mereka
- مُشْرِكِينَmusyrikiinaorang-orang musyrik
Inti bacaan
Ajakan investigasi historis: 'Berjalanlah di bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang sebelumnya', pembelajaran dari pola sejarah dianjurkan sebagai metode memahami konsekuensi jangka panjang dari penyekutuan.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini mengajak pembuktian empiris: pola yang sama dengan ajakan serupa di 30:9.
Tafsiran
Ayat ini menghubungkan kerusakan masa kini (30:41) dengan acuan sejarah: kemusyrikan sebagai akar berulang dari kehancuran generasi-generasi sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh memeriksa sendiri, bukan percaya kabar. Berjalanlah dan lihat. Buktinya bisa didatangi.
- Yang disebut kebanyakan mereka musyrik. Bukan semuanya. Sebabnya disebut, bukan cuma akibatnya.
- Ajakan yang sama sudah dipakai Allah di surah ini. Ia diulang. Yang diulang biasanya belum dikerjakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, s-y-r, a-r-d, n-zh-r, k-y-f, k-w-n, '-q-b, q-b-l, k-ts-r, sh-r-k): siiruu fii l-ard fa-nzhuruu diterjemahkan 'berjalanlah di bumi lalu perhatikan' (akar s-y-r + akar n-zh-r, metode empiris/historis, cf. 27:69); aaqibah diterjemahkan 'akibat' (akar '-q-b); mushrikiin diterjemahkan 'musyrik' (akar sh-r-k). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.