وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ رُسُلًا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ فَجَاءُوهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَانْتَقَمْنَا مِنَ الَّذِينَ أَجْرَمُوا ۖ وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَ

Dan sungguh Kami telah mengutus sebelummu rasul-rasul kepada kaum mereka, lalu mereka datang kepada mereka dengan bukti-bukti nyata, kemudian Kami membalas orang-orang yang berdosa; dan menolong orang-orang beriman adalah kewajiban atas Kami.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ رُسُلًا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ فَجَاءُوهُمْ بِالْبَيِّنَاتِwa-la-qad arsalnaa min qablika rusulan ilaa qawmihim fa-jaa'uuhum bi-l-bayyinaatidan sungguh Kami telah mengutus sebelummu rasul-rasul kepada kaum mereka, lalu mereka datang kepada mereka dengan bukti-bukti nyata
  2. فَانْتَقَمْنَا مِنَ الَّذِينَ أَجْرَمُوا وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَfa-ntaqamnaa mina lladziina ajramuu wa-kaana haqqan 'alaynaa nashru l-mu'miniinakemudian Kami membalas orang-orang yang berdosa; dan menolong orang-orang beriman adalah kewajiban atas Kami

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. أَرْسَلْنَاarsalnaaKami mengutus
  3. مِنْmindari
  4. قَبْلِكَqablikasebelummu
  5. رُسُلًاrusulanpara rasul
  6. إِلَىٰilaakepada
  7. قَوْمِهِمْqawmihimkaum mereka
  8. فَجَاءُوهُمْfa-jaa'uuhummaka mereka mendatangi mereka
  9. بِالْبَيِّنَاتِbi-l-bayyinaatidengan bukti-bukti yang nyata
  10. فَانْتَقَمْنَاfa-ntaqamnaamaka Kami membalas
  11. مِنَminadari
  12. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  13. أَجْرَمُواajramuumereka berbuat dosa
  14. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  15. حَقًّاhaqqansebagai kewajiban
  16. عَلَيْنَا'alaynaaatas Kami
  17. نَصْرُnashrupertolongan
  18. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman

Inti bacaan

Pola berulang: rasul diutus dengan 'bukti-bukti nyata', konsekuensi menimpa yang berdosa, disertai janji: 'menolong orang-orang beriman adalah kewajiban atas Kami', komitmen yang jelas dan konsisten terhadap keadilan.

Penjelasan pilihan kata

'Haqqan alaynaa' ('kewajiban atas Kami', akar Hqq) dipertahankan literal: sebuah penegasan kuat, Allah sendiri menyatakan pertolongan bagi yang beriman sebagai keharusan.

Tafsiran

Ayat ini menghibur Nabi dengan acuan: pola pengutusan rasul, penolakan, dan pembalasan bukan hal baru, dan pertolongan bagi yang beriman selalu menyertainya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut menolong orang beriman kewajiban atas Kami. Kata kewajiban. Yang tak bisa dituntut siapa pun menuliskan tanggungannya sendiri.
  • Yang disebut rasul-rasul datang dengan bukti-bukti nyata. Bukan seruan kosong. Pola itu diulang di tiap zaman dengan bekal yang sama.
  • Allah menaruhnya sebagai penghiburan, bukan sebagai ancaman. Kepada yang sedang ditolak. Yang dialaminya dinyatakan bagian dari yang sudah lama berjalan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, q-b-l, q-w-m, j-y-a, b-y-n, n-q-m, j-r-m, k-w-n, h-q-q, n-s-r, a-m-n): jaa'uuhum bi-l-bayyinaat diterjemahkan 'datang dengan bukti-bukti nyata' (akar b-y-n, misi rasul berbasis bukti jelas); intaqamnaa diterjemahkan 'Kami membalas' (akar n-q-m); ajramuu diterjemahkan 'berdosa' (akar j-r-m); kaana haqqan alaynaa nasru l-mu'miniin diterjemahkan 'menolong orang beriman kewajiban atas Kami' (akar h-q-q + akar n-s-r). gloss '(yang cukup)' + footnote dibuang.