وَمَا أَنْتَ بِهَادِ الْعُمْيِ عَنْ ضَلَالَتِهِمْ ۖ إِنْ تُسْمِعُ إِلَّا مَنْ يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا فَهُمْ مُسْلِمُونَ

Dan engkau bukanlah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang buta dari kesesatannya. Engkau tidak dapat memperdengarkan, kecuali kepada orang yang beriman pada tanda-tanda Kami, lalu mereka berserah diri.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمَا أَنْتَ بِهَادِ الْعُمْيِ عَنْ ضَلَالَتِهِمْwa-maa anta bi-haadi l-'umyi 'an dhalaalatihimdan engkau bukanlah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang buta dari kesesatannya
  2. إِنْ تُسْمِعُ إِلَّا مَنْ يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا فَهُمْ مُسْلِمُونَin tusmi'u illaa man yu'minu bi-aayaatinaa fa-hum muslimuunaengkau tidak dapat memperdengarkan, kecuali kepada orang yang beriman pada tanda-tanda Kami, lalu mereka berserah diri

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. أَنْتَantaengkau
  3. بِهَادِbi-haadipemberi petunjuk
  4. الْعُمْيِl-'umyiorang-orang buta
  5. عَنْ'andari
  6. ضَلَالَتِهِمْdhalaalatihimkesesatan mereka
  7. إِنْintidaklah
  8. تُسْمِعُtusmi'uengkau memperdengarkan
  9. إِلَّاillaakecuali
  10. مَنْmanorang yang
  11. يُؤْمِنُyu'minuberiman
  12. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  13. فَهُمْfa-hummaka mereka
  14. مُسْلِمُونَmuslimuunaorang-orang yang berserah diri

Inti bacaan

Bagian (فَهُمْ مُسْلِمُونَ, fa-hum muslimuuna) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 27:81 dan 30:53.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَمَا أَنْتَ بِهَادِ, wa-maa anta bi-haadi) yang berarti "dan engkau bukanlah pemberi petunjuk". Kata (مَا, maa) berarti "tidak", (أَنْتَ, anta) berarti "engkau", dan kata pelaku sesudah (بِ, bi) berarti "pemberi petunjuk", dari akar ه-د-ي. Rangkaian (وَمَا أَنْتَ, wa-maa anta) muncul di 11 ayat, yaitu 2:145, 6:107, 11:91, 12:17, 26:186, 27:81, 30:53, 35:22, 39:41, 42:6, dan 50:45. Di beberapa di antaranya rumus itu menyangkal satu peran dari penerima pesan: (بِمُسْمِعٍ, bi-musmi'in) "yang memperdengarkan" di 35:22, (بِوَكِيلٍ, bi-wakiilin) "wakil" di 6:107, 39:41, dan 42:6, serta (بِجَبَّارٍ, bi-jabbaarin) "pemaksa" di 50:45. Di 30:53 penerima pesan dinyatakan tidak memegang peran pemberi petunjuk. Kata itu ditulis (بِهَادِ, bi-haadi) tanpa huruf ya di ujung, sedangkan di 27:81 ditulis (بِهَادِي, bi-haadii) dengan ya, dan terjemahan keduanya sama.

Kata (الْعُمْيِ, l-'umyi) berarti "orang-orang yang buta". Bentuk ini muncul di 27:81 dan 30:53, dan bentuk (الْعُمْيَ, l-'umya) muncul di 10:43 dan 43:40. Orang buta di keempat ayat itu berpasangan dengan orang tuli: 10:42 dengan 10:43, 27:80 dengan 27:81, 30:52 dengan 30:53, dan 43:40 dalam satu ayat. Di 10:43 dan 43:40 pekerjaan terhadap orang buta ditulis dengan kata kerja, (تَهْدِي, tahdii) "engkau memberi petunjuk", sedangkan di 27:81 dan 30:53 ditulis dengan kata benda pelaku. Rangkaian (عَنْ ضَلَالَتِهِمْ, 'an dhalaalatihim) yang berarti "dari kesesatan mereka" hanya ada di 27:81 dan 30:53. Kata (ضَلَالَتِهِمْ, dhalaalatihim) berakar ض-ل-ل, lawan petunjuk, dan ayat ini menaruh keduanya dalam satu rangkaian: pemberi petunjuk di satu sisi, kesesatan orang-orang buta di sisi lain.

Rangkaian (إِنْ تُسْمِعُ إِلَّا, in tusmi'u illaa) berarti "engkau tidak dapat memperdengarkan, kecuali" dan hanya muncul di 27:81 dan 30:53. Kata (إِنْ, in) di sini berarti "tidak", seperti pada rumus (إِنْ هُوَ إِلَّا, in huwa illaa) yang berarti "dia tidak lain" dan muncul di 11 ayat: 6:90, 7:184, 12:104, 23:25, 23:38, 34:46, 36:69, 38:87, 43:59, 53:4, dan 81:27. Pengecualiannya, (مَنْ يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا, man yu'minu bi-aayaatinaa), berarti "orang yang beriman pada tanda-tanda Kami". Rangkaian (يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا, yu'minu bi-aayaatinaa) muncul di tiga ayat, yaitu 27:81, 30:53, dan 32:15. Di 30:53 kata kerjanya berbentuk yang masih berlangsung, (يُؤْمِنُ, yu'minu), sedangkan di 43:69 berbentuk lampau, (آمَنُوا, aamanuu) "mereka telah beriman". Kata (آيَاتِنَا, aayaatinaa) "tanda-tanda Kami" memakai kata yang sama dengan (وَمِنْ آيَاتِهِ, wa-min aayaatihi) "dan di antara tanda-tanda-Nya", yang membuka 30:20 sampai 30:25 dan 30:46.

Bagian (فَهُمْ مُسْلِمُونَ, fa-hum muslimuuna) berarti "lalu mereka berserah diri" dan hanya muncul di 27:81 dan 30:53. Kata (فَ, fa) berarti "lalu", (هُمْ, hum) berarti "mereka", dan (مُسْلِمُونَ, muslimuuna) berarti "orang-orang yang berserah diri", dari akar س-ل-م. Bentuk (مُسْلِمُونَ, muslimuuna) muncul di 15 ayat, yaitu 2:132, 2:133, 2:136, 3:52, 3:64, 3:80, 3:84, 3:102, 5:111, 11:14, 21:108, 27:81, 29:46, 30:53, dan 72:14. Di semua ayat itu terjemahan memakai "berserah diri". Pasangan beriman pada tanda-tanda Kami dan berserah diri ada juga di 43:69, (الَّذِينَ آمَنُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا مُسْلِمِينَ, alladziina aamanuu bi-aayaatinaa wa-kaanuu muslimiina) yang berarti "orang-orang yang beriman kepada tanda-tanda Kami dan mereka adalah orang-orang yang berserah diri".

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan 30:52 dengan penyangkalan ketiga, lalu satu pengecualian. Ayat 30:52 menyebut orang mati dan orang tuli, dan 30:53 menambahkan orang buta; sesudah itu kalimat berbalik dan menyebut siapa yang dapat diperdengarkan. Daftar yang semula berisi orang yang tak terjangkau kini berisi juga satu kelompok yang terjangkau, dan sifat kelompok itu disebut.

Pengecualian itu memakai kata kerja yang sama dengan penyangkalan sebelumnya. Kata (تُسْمِعُ, tusmi'u) dipakai dengan Allah sebagai pelaku di 35:22 dan dengan engkau sebagai pelaku di ayat ini; kedua ayat tidak menjelaskan hubungan antara keduanya, dan pembaca menerima keduanya sebagaimana tertulis. Pekerjaan memberi petunjuk bagi orang buta dan pekerjaan memperdengarkan bagi orang yang beriman tetap dua pekerjaan terpisah dalam kalimat ini, sebab bagian pertama memakai kata pelaku (بِهَادِ, bi-haadi) dan bagian kedua memakai kata kerja (تُسْمِعُ, tusmi'u).

Pengecualian itu juga terhubung ke daftar tanda di bagian awal surah. Tanda-tanda Kami yang diimani di 30:53 memakai kata yang sama dengan tanda-tanda-Nya di 30:20 sampai 30:25 dan 30:46, dan 30:23 menutup tandanya dengan (لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ, li-qawmin yasma'uuna) yang berarti "bagi kaum yang mendengarkan". Rangkaian itu juga ada di 10:67 dan 16:65, dan 16:65 menyebut air yang diturunkan untuk menghidupkan bumi setelah matinya. Dengan demikian orang yang dapat diperdengarkan di 30:53 sejajar dengan kaum yang mendengarkan di 30:23.

Rangkaian 30:46 sampai 30:53 akhirnya memuat tiga tanggapan terhadap tanda: bergembira di 30:48, kufur di 30:51, dan beriman lalu berserah diri di 30:53. Ayat ini menutup rangkaian dengan tanggapan yang ketiga, dan tidak menyebut apa yang terjadi pada dua kelompok yang lain.

Renungan dan Hikmah

  • Setelah tiga penyangkalan, ayat ini menyebut satu kelompok yang dapat diperdengarkan, yaitu orang yang beriman pada tanda-tanda Kami. Kalimat berisi penyangkalan saja akan meninggalkan penyampai dengan daftar orang yang tak terjangkau. Kalimat ini menambahkan arah: ada yang terjangkau, dan sifat mereka disebut. Seseorang yang menyampaikan sesuatu kepada banyak orang dapat memeriksa kepada siapa kalimatnya lebih banyak ditujukan, kepada yang sedang membelakangi atau kepada yang sudah mau mendengar?
  • Deretan peran yang disangkal dari penerima pesan memuat beberapa kata: yang memperdengarkan di 35:22, wakil di 6:107, 39:41, dan 42:6, pemaksa di 50:45, dan pemberi petunjuk di 30:53. Di 6:107 kalimat yang menyangkal peran wakil didahului pernyataan bahwa Kami tidak menjadikanmu penjaga atas mereka, dengan Allah sebagai pembicara. Tiap peran dalam deretan itu menyangkut hasil di tangan orang lain: mereka mendengar, mereka memercayakan urusan, mereka mau dipaksa, mereka mau dituntun. Bila peran-peran itu disangkal dari penerima pesan, peran mana yang masih dijalankan seseorang terhadap orang lain?
  • Orang buta dihubungkan dengan pemberi petunjuk, dan orang yang beriman dihubungkan dengan memperdengarkan. Kalimat ini tidak mencampur keduanya: pengecualian di ujung kembali ke kata kerja memperdengarkan, bukan ke memberi petunjuk. Dua pekerjaan itu bersisian dalam satu ayat, dan masing-masing punya sasarannya. Seseorang yang merasa telah memberi petunjuk mungkin sebenarnya baru memperdengarkan, dan perasaan mana yang dipakainya untuk menilai pekerjaannya? Apa yang berbeda pada hasil yang diharapkannya bila ia memakai kata kerja yang lain?
  • Hasil bagi orang yang diperdengarkan ditulis sebagai keadaan: lalu mereka berserah diri. Beriman pada tanda-tanda Kami dan berserah diri disusun berurutan dengan kata lalu di tengahnya, dan pasangan yang sama ada di 43:69 dengan urutan yang sama. Kedua ayat tidak menyebut tindakan lain di antaranya, dan sikap berserah diri ditulis sebagai buah dari keyakinan pada sebuah tanda dari Allah. Sikap apa yang berubah pada seseorang sesudah yakin pada sebuah tanda, dan apakah perubahan itu terlihat dalam keputusan yang kecil?
  • Tanda-tanda Kami di 30:53 memakai kata yang sama dengan tanda-tanda-Nya di 30:20 sampai 30:25 dan 30:46, yang menyebut manusia diciptakan dari tanah, pasangan, langit dan bumi, perbedaan bahasa dan warna kulit, tidur dan usaha mencari karunia, kilat dan hujan, serta angin pembawa kabar gembira. Orang yang dapat diperdengarkan disebut sebagai orang yang beriman pada tanda-tanda dalam daftar itu. Pembaca yang membaca daftar tersebut dapat bertanya tanda mana yang selama ini hanya dilihat sebagai pemandangan dan belum dipercaya sebagai tanda dari Allah.
  • Di 35:22 Allah memperdengarkan siapa yang Dia kehendaki, dan di 30:53 engkau memperdengarkan orang yang beriman. Dua ayat itu menaruh pelaku yang berbeda untuk satu kejadian yang sama, yaitu seseorang mendengar. Dari sisi penyampai kejadian itu tampak sebagai hasil pekerjaannya terhadap orang yang sudah beriman, dan dari sisi 35:22 kejadian itu tampak sebagai pemberian Allah. Ayat-ayat itu tidak mendamaikan keduanya, dan pembaca dapat menyimpan keduanya sebagaimana tertulis. Ketika seseorang mendengar, pelaku mana yang paling dekat terlihat olehnya, penyampai atau Allah?