اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
Allah adalah Zat yang menciptakan kalian dari keadaan lemah, kemudian menjadikan kekuatan setelah keadaan lemah itu. Lalu, menjadikan kelemahan setelah keadaan kuat itu, dan uban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia Sang Berilmu lagi Sang Berkuasa.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍallaahu lladzii khalaqakum min dha'finAllah adalah Zat yang menciptakan kalian dari keadaan lemah
- ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةًtsumma ja'ala min ba'di dha'fin quwwatankemudian menjadikan kekuatan setelah keadaan lemah itu
- ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةًtsumma ja'ala min ba'di quwwatin dha'fan wa-syaybatanlalu menjadikan kelemahan setelah keadaan kuat itu, dan uban
- يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُyakhluqu maa yasyaa'u wa-huwa l-'aliimu l-qadiiruDia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia Sang Berilmu lagi Sang Berkuasa
Terjemahan per kata (24 kata)
- اللَّهُallaahuAllah
- الَّذِيlladziiyang
- خَلَقَكُمْkhalaqakummenciptakan kalian
- مِنْmindari
- ضَعْفٍdha'finlemah
- ثُمَّtsummakemudian
- جَعَلَja'alamenjadikan
- مِنْmindari
- بَعْدِba'disesudah
- ضَعْفٍdha'finlemah
- قُوَّةًquwwatankekuatan
- ثُمَّtsummakemudian
- جَعَلَja'alamenjadikan
- مِنْmindari
- بَعْدِba'disesudah
- قُوَّةٍquwwatinkekuatan
- ضَعْفًاdha'fankelemahan
- وَشَيْبَةًwa-syaybatandan uban
- يَخْلُقُyakhluqumenciptakan
- مَاmaaapa yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- وَهُوَwa-huwadan Dialah
- الْعَلِيمُl-'aliimuSang Berilmu
- الْقَدِيرُl-qadiiruYang Mahakuasa
Inti bacaan
Siklus kehidupan yang dijelaskan: dari lemah menjadi kuat, lalu kembali lemah dan beruban, pengakuan jujur tentang perjalanan fisik yang universal, sebuah pengingat kerendahan hati terhadap kefanaan tubuh manusia.
Penjelasan pilihan kata
Tiga tambahan kurung dari sumber internal dihapus: objek yang berulang ('kalian') dibiarkan tersirat sesuai kesinambungan kalimat, tanpa perlu ditulis ulang setiap bagian.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan siklus hidup manusia sebagai tanda kekuasaan: lemah, kuat, lemah kembali, sebuah pola yang tak seorang pun bisa hindari.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyusun tiga tahap dalam satu kalimat: lemah, kuat, lemah lagi. Awal dan akhirnya sama. Yang di tengah cuma sebentar.
- Uban disebut secara khusus di ujung daftar. Bukan kiasan. Tanda yang bisa dilihat di cermin.
- Siklus itu ditetapkan Allah, bukan disepakati manusia. Tak seorang pun memilih urutannya. Semua melewati jalur yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').