Ayat 31:6
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ
Di antara manusia ada orang yang membeli tuturan yang melalaikan untuk menyesatkan dari jalan Allah tanpa ilmu, dan menjadikannya olok-olok. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِwa-mina n-naasi man yasytarii lahwa l-hadiitsidi antara manusia ada orang yang membeli tuturan yang melalaikan
- لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًاli-yudhilla 'an sabiili llaahi bi-ghayri 'ilmin wa-yattakhidzahaa huzuwanuntuk menyesatkan dari jalan Allah tanpa ilmu, dan menjadikannya olok-olok
- أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌulaa'ika lahum 'adzaabun muhiinunmereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَمِنَwa-minadan dari
- النَّاسِn-naasimanusia
- مَنْmanorang yang
- يَشْتَرِيyasytariimembeli
- لَهْوَlahwasenda gurau
- الْحَدِيثِl-hadiitsiperkataan
- لِيُضِلَّli-yudhillaagar ia menyesatkan
- عَنْ'andari
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- بِغَيْرِbi-ghayritanpa
- عِلْمٍ'ilminpengetahuan
- وَيَتَّخِذَهَاwa-yattakhidzahaadan ia menjadikannya
- هُزُوًاhuzuwanejekan
- أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
- لَهُمْlahumbagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- مُهِينٌmuhiinunyang menghinakan
Inti bacaan
Kritik terhadap hiburan yang menyesatkan: 'membeli percakapan kosong untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. menjadikannya olok-olokan', kewaspadaan terhadap konten yang secara sengaja mengalihkan perhatian dari kebenaran, sebuah relevansi yang tetap kuat di era informasi modern. Konkretnya: mewaspadai konten hiburan atau informasi yang secara sengaja dirancang mengalihkan perhatian dari nilai-nilai penting atau meremehkan kebenaran adalah kewaspadaan yang tetap relevan dalam mengonsumsi media apa pun.
Penjelasan pilihan kata
'Lahwa l-hadiitsi' ('tuturan yang melalaikan', akar Hdv) diterjemahkan dengan 'tuturan' sesuai konvensi baku proyek untuk akar ini, bukan transliterasi 'hadits'. Tambahan '(manusia)' dari sumber internal dihapus: objek 'menyesatkan' dibiarkan terbuka sesuai teks Arab yang tidak merinci sasarannya.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan bentuk penyesatan yang halus, bukan paksaan terbuka, melainkan hiburan yang dibeli dengan sengaja untuk mengalihkan dari jalan Allah.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menyingkap bentuk penyesatan yang tidak selalu berupa penolakan terbuka, pembelian tuturan yang melalaikan secara sengaja juga menjadi jalan menjauh dari petunjuk, sebuah peringatan tentang bagaimana hiburan bisa dipakai sebagai alat pengalih perhatian yang disengaja.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).
Ayat 31:7
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا وَلَّىٰ مُسْتَكْبِرًا كَأَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا كَأَنَّ فِي أُذُنَيْهِ وَقْرًا ۖ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Apabila dibacakan kepadanya tanda-tanda Kami, dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia tidak mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya. Maka, berilah kabar gembira kepadanya dengan azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا وَلَّىٰ مُسْتَكْبِرًاwa-idzaa tutlaa 'alayhi aayaatunaa wallaa mustakbiranapabila dibacakan kepadanya tanda-tanda Kami, dia berpaling dengan menyombongkan diri
- كَأَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا كَأَنَّ فِي أُذُنَيْهِ وَقْرًاka-an lam yasma'haa ka-anna fii udzunayhi waqranseolah-olah dia tidak mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya
- فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍfa-basysyirhu bi-'adzaabin aliiminmaka, berilah kabar gembira kepadanya dengan azab yang pedih
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَإِذَاwa-idzaadan apabila
- تُتْلَىٰtutlaadibacakan
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- آيَاتُنَاaayaatunaatanda-tanda Kami
- وَلَّىٰwallaaberpaling
- مُسْتَكْبِرًاmustakbirandengan sombong
- كَأَنْka-anseakan-akan
- لَمْlamtidak
- يَسْمَعْهَاyasma'haamendengarnya
- كَأَنَّka-annaseakan-akan
- فِيfiidi
- أُذُنَيْهِudzunayhikedua telinganya
- وَقْرًاwaqransumbatan
- فَبَشِّرْهُfa-basysyirhumaka berilah dia kabar
- بِعَذَابٍbi-'adzaabindengan azab
- أَلِيمٍaliiminyang pedih
Inti bacaan
Deskripsi penolakan yang keras: 'berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia tidak mendengarnya', penutupan diri yang disengaja terhadap kebenaran, bukan ketidaktahuan yang tulus.
Penjelasan pilihan kata
'Bashshirhu' ('berilah kabar gembira', akar b$r) dipertahankan literal meski objeknya azab: sebuah ironi sengaja dalam teks Arab sendiri, bukan kesalahan penerjemahan.
Tafsiran
Ayat ini melengkapi 31:6 dengan gambaran tepat penyesatan diri, bukan ketidaktahuan, melainkan penolakan aktif yang disengaja terhadap apa yang jelas terdengar.
Renungan dan Hikmah
- Allah menggambarkan pura-pura tuli, bukan tuli yang sebenarnya. Ia mendengar. Ia berlaku seolah tidak.
- Perumpamaannya sumbatan di kedua telinga. Bukan satu telinga. Penutupan itu dibuat rapat oleh dirinya sendiri.
- Kabar gembira dipakai Allah untuk mengabarkan azab. Kata manis membawa isi pahit. Ironinya memang disengaja.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.