يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ
Wahai anakku, tegakkanlah salat, suruhlah berbuat yang makruf, cegahlah dari yang mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya itu termasuk perkara yang memerlukan keteguhan tekad.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَyaa bunayya aqimi sh-shalaatawahai anakku, tegakkanlah salat
- وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِwa-mur bi-l-ma'ruufi wa-nha 'ani l-munkarisuruhlah berbuat yang makruf dan cegahlah dari yang mungkar
- وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَwa-shbir 'alaa maa ashaabakadan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu
- إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِinna dzaalika min 'azmi l-umuurisesungguhnya itu termasuk perkara yang memerlukan keteguhan tekad
Terjemahan per kata (18 kata)
- يَاyaawahai
- بُنَيَّbunayyaanakku
- أَقِمِaqimitegakkanlah
- الصَّلَاةَsh-shalaatasalat
- وَأْمُرْwa-murdan suruhlah
- بِالْمَعْرُوفِbi-l-ma'ruufidengan cara yang baik
- وَانْهَwa-nhadan cegahlah
- عَنِ'aniterhadap
- الْمُنْكَرِl-munkarikemungkaran
- وَاصْبِرْwa-shbirdan bersabarlah
- عَلَىٰ'alaaatas
- مَاmaaapa yang
- أَصَابَكَashaabakamenimpamu
- إِنَّinnasesungguhnya
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- مِنْmindari
- عَزْمِ'azmiketeguhan
- الْأُمُورِl-umuurisegala urusan
Inti bacaan
Instruksi praktis komprehensif: 'tegakkanlah kewajiban terstruktur (salat), suruhlah berbuat makruf, cegahlah dari mungkar, serta bersabarlah terhadap apa yang menimpamu', paket lengkap tindakan spiritual, sosial, dan ketahanan mental sebagai 'urusan yang harus diutamakan'.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalika' (demonstrativa jauh) benar diterjemahkan 'itu', bukan 'ini': sesuai disiplin dzalika/tilka. Tambahan '(manusia)' dan '(mereka)' setelah 'suruhlah'/'cegahlah' dihapus: kedua kata kerja perintah tidak memiliki objek eksplisit dalam teks Arab. Frasa '(harus) diutamakan' dari sumber internal diganti 'memerlukan keteguhan tekad': lebih literal terhadap akar 'azm' (tekad/keteguhan), bukan sekadar 'prioritas'.
Tafsiran
Ayat ini merangkai inti nasihat Luqman menjadi satu kesatuan: salat sebagai penghubung dengan Allah, mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran sebagai keterlibatan sosial, dan kesabaran sebagai daya tahan menghadapi konsekuensi keduanya.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menyandingkan salat dengan keterlibatan sosial aktif (mengajak kebaikan, mencegah kemungkaran) dan kesabaran, menunjukkan bahwa ketaatan yang diajarkan Luqman kepada anaknya bukan ibadah privat semata, melainkan sikap hidup yang menghadap keluar sekaligus tahan terhadap risikonya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…ahai anakku, tegakkanlah salat dan suruhlah (manusia) b…”. Dalam ayat ini, 'salaah' bertakrif (memakai kata sandang al-). salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').