وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ

Dan sederhanakanlah caramu berjalan, dan rendahkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara benar-benar suara keledai.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَwa-qshid fii masyyika wa-ghdhudh min shawtikadan sederhanakanlah caramu berjalan, dan rendahkanlah suaramu
  2. إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِinna ankara l-ashwaati la-shawtu l-hamiirisesungguhnya seburuk-buruk suara benar-benar suara keledai

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَاقْصِدْwa-qshiddan sederhanalah
  2. فِيfiidalam
  3. مَشْيِكَmasyyikajalanmu
  4. وَاغْضُضْwa-ghdhudhdan rendahkanlah
  5. مِنْmindari
  6. صَوْتِكَshawtikasuaramu
  7. إِنَّinnasesungguhnya
  8. أَنْكَرَankarapaling buruk
  9. الْأَصْوَاتِl-ashwaatisuara
  10. لَصَوْتُla-shawtusungguh suara
  11. الْحَمِيرِl-hamiirikeledai

Inti bacaan

Nasihat penutup yang praktis: 'sederhanalah dalam berjalanmu, dan rendahkanlah suaramu', kesederhanaan dalam perilaku sehari-hari sebagai cerminan karakter yang rendah hati, dengan analogi tajam tentang suara keras yang tidak pantas. Konkretnya: mempraktikkan kesederhanaan dalam hal-hal kecil sehari-hari (cara berjalan, volume suara) adalah cerminan konkret dari kerendahan hati batin, bukan sekadar sopan santun formal.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menutup kutipan nasihat Luqman yang dibuka kembali di 31:16. Terjemahan sudah bersih dari sumber internal, tidak ada tambahan kurung yang perlu dihapus di ayat ini.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian nasihat Luqman dengan perumpamaan yang sengaja kasar: suara keledai sebagai citra paling buruk yang dikenal, dipakai untuk menegaskan betapa pentingnya merendahkan suara dalam berbicara.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini menutup nasihat Luqman dengan hal paling sehari-hari, cara berjalan dan volume suara, menunjukkan bahwa kerendahan hati yang diajarkan bukan konsep abstrak, melainkan kebiasaan kecil yang terlihat dan terdengar setiap hari.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-s-d, m-sh-y, gh-d-d, s-w-t, n-k-r, h-m-r): iqsid diterjemahkan 'sederhanalah (wajar)' (akar q-s-d); mashy diterjemahkan 'berjalan' (akar m-sh-y); ughdud diterjemahkan 'rendahkanlah' (akar gh-d-d); ankar al-aswaat diterjemahkan 'seburuk-buruk suara' (akar n-k-r + akar s-w-t); hamiir diterjemahkan 'keledai' (akar h-m-r).