أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَأَنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah memasukkan malam ke dalam siang, dan memasukkan siang ke dalam malam, dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar sampai waktu yang ditentukan, dan bahwa Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِa-lam tara anna llaaha yuuliju l-layla fii n-nahaari wa-yuuliju n-nahaara fii l-laylitidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah memasukkan malam ke dalam siang, dan memasukkan siang ke dalam malam
  2. وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّىwa-sakhkhara sy-syamsa wa-l-qamara kullun yajrii ilaa ajalin musammandan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar sampai waktu yang ditentukan
  3. وَأَنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌwa-anna llaaha bi-maa ta'maluuna khabiirundan bahwa Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan

Terjemahan per kata (25 kata)

  1. أَلَمْa-lamtidakkah
  2. تَرَtaraengkau memperhatikan
  3. أَنَّannabahwa
  4. اللَّهَllaahaAllah
  5. يُولِجُyuulijumemasukkan
  6. اللَّيْلَl-laylamalam
  7. فِيfiike dalam
  8. النَّهَارِn-nahaarisiang
  9. وَيُولِجُwa-yuulijudan Dia memasukkan
  10. النَّهَارَn-nahaarasiang
  11. فِيfiike dalam
  12. اللَّيْلِl-laylimalam
  13. وَسَخَّرَwa-sakhkharadan Dia menundukkan
  14. الشَّمْسَsy-syamsamatahari
  15. وَالْقَمَرَwa-l-qamaradan bulan
  16. كُلٌّkullunmasing-masing
  17. يَجْرِيyajriimengalir
  18. إِلَىٰilaasampai
  19. أَجَلٍajalinajal
  20. مُسَمًّىmusammanyang ditentukan
  21. وَأَنَّwa-annadan bahwa
  22. اللَّهَllaahaAllah
  23. بِمَاbi-maapada apa yang
  24. تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
  25. خَبِيرٌkhabiirunwaskita

Inti bacaan

Rangkaian (أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ, a-lam tara anna llaaha) muncul sepuluh kali di Al-Qur'an, yaitu di 14:19, 22:18, 22:63, 22:65, 24:41, 24:43, 31:29, 35:27, 39:21, dan 58:7, dan hanya di 31:29 kalimatnya disambung (وَأَنَّ اللَّهَ, wa-anna llaaha).

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ, a-lam tara anna llaaha) yang berarti "tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah". Rangkaian ini tersusun dari (أَ, a-), huruf tanya, (لَمْ, lam) yang berarti "tidak", kata kerja (تَرَ, tara) yang berarti "engkau memperhatikan", dan (أَنَّ اللَّهَ, anna llaaha) yang berarti "bahwa Allah". Rangkaian a-lam tara anna llaaha muncul sepuluh kali, yaitu di 14:19, 22:18, 22:63, 22:65, 24:41, 24:43, 31:29, 35:27, 39:21, dan 58:7, dan bentuk yang menyapa banyak orang, (أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ, a-lam taraw anna llaaha), ada di 31:20. Kata tara menunjuk satu orang yang diajak bicara, dan ayat ini tidak menamainya. Di sembilan ayat lain rangkaian itu diikuti satu pernyataan tentang Allah, sedangkan di ayat ini diikuti dua pernyataan, karena kalimatnya disambung (وَأَنَّ اللَّهَ, wa-anna llaaha) yang berarti "dan bahwa Allah".

Kata kerja (يُولِجُ, yuuliju) yang berarti "memasukkan" berakar و-ل-ج. Bentuk ini ada di empat ayat, yaitu 22:61, 31:29, 35:13, dan 57:6, dan tiap ayat memuatnya dua kali secara berpasangan: (يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ, yuuliju l-layla fii n-nahaari) yang berarti "memasukkan malam ke dalam siang", lalu (يُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ, yuuliju n-nahaara fii l-layli) yang berarti "memasukkan siang ke dalam malam". Dengan pelaku orang kedua, (تُولِجُ, tuuliju), pasangan itu ada di 3:27. Di kelima ayat itu malam ke dalam siang disebut lebih dulu. Di 39:5 pasangan malam dan siang memakai kata kerja lain, (يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ, yukawwiru l-layla 'alaa n-nahaari) yang berarti "menggulungkan malam atas siang", dengan kata (عَلَىٰ, 'alaa) yang berarti "atas" menggantikan "ke dalam".

Kata kerja (وَسَخَّرَ, wa-sakhkhara) yang berarti "dan menundukkan" berakar س-خ-ر. Rangkaian (سَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ, sakhkhara sy-syamsa wa-l-qamara) yang berarti "menundukkan matahari dan bulan" muncul lima kali, yaitu di 13:2, 29:61, 31:29, 35:13, dan 39:5, dan terjemahan memakai "menundukkan" untuk akar ini di semuanya. Di 35:13 kalimatnya hampir sama dengan ayat ini, yaitu (يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ, yuuliju l-layla fii n-nahaari wa-yuuliju n-nahaara fii l-layli wa-sakhkhara sy-syamsa wa-l-qamara), dengan urutan yang sama.

Rangkaian (كُلٌّ يَجْرِي, kullun yajrii) yang berarti "masing-masing beredar" muncul empat kali, yaitu di 13:2, 31:29, 35:13, dan 39:5. Kata (كُلٌّ, kullun) diterjemahkan "masing-masing", dan kata kerja (يَجْرِي, yajrii) berakar ج-ر-ي, yang diterjemahkan "beredar" untuk benda langit di keempat ayat itu. Akar yang sama menyifati kapal dalam (تَجْرِي, tajrii) di 31:31, yang diterjemahkan "berlayar", dan menyifati matahari di 36:38, yang diterjemahkan "berjalan".

Gabungan (إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى, ilaa ajalin musamman) yang berarti "sampai waktu yang ditentukan" muncul sebelas kali, yaitu di 2:282, 11:3, 14:10, 16:61, 22:5, 22:33, 31:29, 35:45, 39:42, 42:14, dan 71:4. Di empat ayat kullun yajrii, kata penghubungnya (لِ, li-) di tiga ayat, yaitu (لِأَجَلٍ مُسَمًّى, li-ajalin musamman) di 13:2, 35:13, dan 39:5, dan ilaa di ayat ini. Kata (أَجَلٍ, ajalin) berakar أ-ج-ل, dan (مُسَمًّى, musamman) yang berarti "yang ditentukan" berakar س-م-و. Gabungan yang sama menandai batas waktu pada hal-hal yang berbeda ukurannya, yaitu utang dalam (بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى, bi-daynin ilaa ajalin musamman) di 2:282, janin dalam rahim dalam (وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى, wa-nuqirru fii l-arhaami maa nasyaa'u ilaa ajalin musamman) di 22:5, dan jiwa yang dilepas dari tidur dalam (وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى, wa-yursilu l-ukhraa ilaa ajalin musamman) di 39:42.

Kata (خَبِيرٌ, khabiirun) yang berarti "waskita" berakar خ-ب-ر dan tanpa kata sandang. Rangkaian (بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ, bi-maa ta'maluuna khabiirun) yang berarti "waskita terhadap apa yang kalian kerjakan" muncul delapan kali, yaitu di 2:234, 2:271, 3:180, 31:29, 57:10, 58:3, 58:11, dan 64:8. Tujuh di antaranya dibuka (وَاللَّهُ, wa-llaahu) yang berarti "dan Allah", sedangkan ayat ini dibuka (وَأَنَّ اللَّهَ, wa-anna llaaha) karena kalimatnya masih bagian dari pertanyaan "tidakkah engkau memperhatikan bahwa". Terjemahan memakai "waskita" tanpa "Sang" karena khabiirun tanpa kata sandang, seperti di 2:271, 3:180, 57:10, 58:3, 58:11, dan 64:8. Kata (تَعْمَلُونَ, ta'maluuna) yang berarti "kalian kerjakan" berakar ع-م-ل dan menunjuk banyak orang, berbeda dari tara di awal ayat yang menunjuk satu orang.

Tafsiran

Ayat ini menaruh dua pernyataan di bawah satu pertanyaan. Pernyataan pertama menyangkut yang tampak dan berulang, yaitu malam dan siang saling dimasukkan serta matahari dan bulan ditundukkan lalu masing-masing beredar sampai waktu yang ditentukan. Pernyataan kedua menyangkut yang tidak tampak, yaitu Allah waskita terhadap apa yang dikerjakan banyak orang. Sembilan ayat lain dengan pola yang sama memuat satu pernyataan sesudah bahwa Allah, dan ayat ini memuat dua, yang kedua tentang perbuatan manusia.

Pertanyaannya ditujukan kepada satu orang lewat tara, dan pernyataan terakhir berbicara tentang kalian lewat ta'maluuna. Pergeseran dari satu orang ke banyak orang terjadi dalam satu ayat. Ayat 31:20 menyapa banyak orang sejak awal dengan taraw, sehingga Surah 31 memuat kedua bentuk sapaan itu dalam bagian yang sama.

Ayat 22:61 memuat pasangan yuuliju dan penutup samii'un bashiirun dalam satu ayat. Di Surah 31 kedua unsur itu terpisah menjadi dua ayat yang berurutan: 31:28 ditutup (سَمِيعٌ بَصِيرٌ, samii'un bashiirun), lalu 31:29 memuat pasangan yuuliju dan ditutup (خَبِيرٌ, khabiirun). Pengamatan ini menyangkut letak kata saja, dan tidak menyatakan bahwa 31:28 dan 31:29 dimaksudkan sebagai satu kesatuan.

Ayat 35:13 memuat kalimat yang hampir sama sampai ke peredaran matahari dan bulan, lalu bercabang ke (ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ, dzaalikumu llaahu rabbukum lahu l-mulku) yang berarti "itu Allah, Tuhan kalian, kerajaan milik-Nya". Ayat 31:29 bercabang ke pengetahuan atas pekerjaan kalian. Cabang di 35:13 menyebut siapa pemilik, dan cabang di 31:29 menyebut apa yang diketahui pemilik itu.

Ayat 31:30 menyambung dengan (ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ, dzaalika bi-anna llaaha huwa l-haqqu) yang berarti "itu karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Nyata". Dari kata karena dapat dibaca bahwa 31:30 memberi dasar bagi apa yang diperhatikan di 31:29, tetapi ayat itu tidak menyebut bagian mana yang menjadi dasarnya.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini mengikat pergantian malam dan siang dengan pengetahuan atas pekerjaan kalian dalam satu pertanyaan, dan keduanya diawali dengan bahwa Allah. Pembaca diminta memperhatikan yang tampak, yaitu malam, siang, matahari, dan bulan, lalu pernyataan terakhir berbicara tentang yang tidak tampak, yaitu pekerjaan mereka sendiri. Orang yang tiap hari melihat langit tanpa memikirkannya dapat bertanya apakah pernyataan terakhir ayat ini ikut terbaca ketika matahari terbit atau terbenam. Apa yang berubah pada sebuah hari bila pergantian siang dan malam dibaca bersama pernyataan bahwa Allah waskita terhadap apa yang dikerjakan di dalamnya?
  • Ayat ini menyapa satu orang dengan engkau di pertanyaannya dan berbicara tentang kalian di pernyataan terakhir. Satu orang diminta memperhatikan, sedangkan pekerjaan yang diketahui Allah adalah pekerjaan banyak orang. Pembaca dapat memperhatikan bahwa dirinya berada di kedua sisi sapaan itu, sebagai yang diminta memperhatikan dan sebagai salah satu dari kalian yang pekerjaannya diketahui. Mana dari dua sisi itu yang lebih sering diingat pembaca, dan apa yang terjadi pada pekerjaannya bila sisi kedua diingat sesering sisi pertama?
  • Matahari dan bulan disebut beredar sampai waktu yang ditentukan, dan gabungan yang sama dipakai untuk batas utang, batas tinggal janin dalam rahim, dan batas jiwa yang dilepas dari tidur. Satu gabungan kata dipakai untuk benda langit dan untuk urusan sehari-hari, dan pada keduanya ada batas yang ditentukan. Seseorang yang menghitung utang, usia, atau masa kerjanya dapat memperhatikan bahwa kata yang sama dipakai untuk peredaran matahari. Bagaimana seseorang membaca batas pada urusannya sendiri, bila matahari dan janin sama-sama memilikinya?
  • Kalimat waskita terhadap apa yang kalian kerjakan menutup ayat tentang sedekah di 2:271 dan ayat tentang infak di 57:10, dan di ayat ini menutup pertanyaan tentang malam, siang, matahari, dan bulan. Satu penutup dipakai untuk ayat tentang sedekah dan infak serta untuk ayat tentang peredaran di langit. Pembaca yang menyimpan sebuah perbuatan baik dari mata orang lain dapat memperhatikan bahwa ayat yang membicarakannya ditutup dengan kata yang sama dengan ayat tentang langit. Bagaimana rasanya melakukan sesuatu yang tersembunyi bila Allah disebut waskita terhadapnya dengan kalimat yang sama?
  • Di 31:20 dan 22:65 kata menundukkan disertai untuk kalian, tetapi di 31:29 dan empat ayat lain yang memuat penundukan matahari dan bulan kata itu tidak disertai penerima. Ayat ini menyebut Allah menundukkan keduanya, lalu masing-masing beredar sampai waktu yang ditentukan. Pembaca yang menganggap terang pagi sebagai miliknya dapat memperhatikan bahwa ayat ini tidak menyebut siapa penerimanya. Apa yang berubah pada cara seseorang menerima terang pagi bila dirinya membacanya sebagai sesuatu yang berjalan menurut batasnya sendiri sebelum sampai kepadanya?
  • Ayat ini memakai satu kata kerja, memasukkan, untuk dua arah, malam ke dalam siang dan siang ke dalam malam, dan menyebut Allah sebagai pelakunya. Ayat ini menyebut pergantian itu sebagai pekerjaan yang punya pelaku. Seseorang yang menyambut senja dan subuh sebagai rutinitas dapat memperhatikan bahwa ayat ini memilih kata kerja yang mengandaikan pelaku. Apa yang berubah pada cara seseorang menyambut senja dan subuh bila kata kerja untuk keduanya adalah memasukkan, dengan Allah sebagai pelaku yang disebut?