إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Sesungguhnya Allah, hanya pada-Nya pengetahuan tentang hari Kiamat. Dia menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada satu jiwa pun yang mengetahui apa yang akan diusahakannya esok. Dan tidak ada satu jiwa pun yang mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Sang Berilmu lagi Sang Teliti.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِinna llaaha 'indahu 'ilmu s-saa'ati wa-yunazzilu l-ghaytsa wa-ya'lamu maa fii l-arhaamisesungguhnya Allah, hanya pada-Nya pengetahuan tentang hari Kiamat, Dia menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim
- وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًاwa-maa tadrii nafsun maadzaa taksibu ghadandan tidak ada satu jiwa pun yang mengetahui apa yang akan diusahakannya esok
- وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُwa-maa tadrii nafsun bi-ayyi ardhin tamuutudan tidak ada satu jiwa pun yang mengetahui di bumi mana ia akan mati
- إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌinna llaaha 'aliimun khabiirunsesungguhnya Allah Sang Berilmu lagi Sang Teliti
Terjemahan per kata (27 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- عِنْدَهُ'indahudi sisi-Nya
- عِلْمُ'ilmupengetahuan
- السَّاعَةِs-saa'atihari Kiamat
- وَيُنَزِّلُwa-yunazziludan Dia menurunkan
- الْغَيْثَl-ghaytsahujan
- وَيَعْلَمُwa-ya'lamudan Dia mengetahui
- مَاmaaapa yang
- فِيfiidalam
- الْأَرْحَامِl-arhaamirahim
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- تَدْرِيtadriiengkau mengetahui
- نَفْسٌnafsunsatu jiwa
- مَاذَاmaadzaaapa
- تَكْسِبُtaksibuusahakan
- غَدًاghadanesok
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- تَدْرِيtadriiengkau mengetahui
- نَفْسٌnafsunsatu jiwa
- بِأَيِّbi-ayyidengan apa
- أَرْضٍardhinbumi
- تَمُوتُtamuutumati
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
- خَبِيرٌkhabiirunmengetahui
Inti bacaan
Lima hal yang hanya diketahui Allah: waktu Kiamat, hujan, isi rahim, apa yang terjadi besok, dan tempat kematian, pengakuan kerendahan hati epistemik terhadap batas pengetahuan manusia dalam hal-hal paling mendasar tentang masa depan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(dengan pasti)' dan '(Begitu pula,)' dari draf awal dihapus: kedua anak kalimat 'wa-maa tadrii nafsun' diterjemahkan sejajar sebagai dua kalimat mandiri yang setara, tanpa penanda transisi tambahan yang tidak ada dalam teks Arab. 'Aliimun khabiirun' diterjemahkan 'Sang Berilmu lagi Sang Teliti', konsisten dengan pola 'Sang X lagi Sang Y' pada rangkaian ini.
Tafsiran
Ayat ini menutup Surah Luqman dengan lima hal yang secara eksplisit disebut hanya diketahui Allah (waktu Kiamat, hujan, isi rahim, usaha esok hari, dan tempat kematian), menegaskan batas mutlak pengetahuan manusia berhadapan dengan pengetahuan Allah yang meliputi segalanya.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menutup surah dengan daftar konkret hal-hal yang tetap tersembunyi dari manusia meski dengan segala kemajuan pengetahuan, bukan untuk melumpuhkan usaha, melainkan menempatkan kepastian sejati hanya pada Allah, sementara manusia tetap diperintahkan bertakwa dan berusaha tanpa mengetahui hasil akhirnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…tahui apa yang ada dalam rahim. Tidak ada seorang pun y…”. Dalam ayat ini, 'arhaam' bertakrif (memakai kata sandang al-). arhaam diterjemahkan 'rahim', jangkar konkret akar (organ pemberi penghidupan; KBBI rahim¹='kandungan' & rahim²='bersifat belas kasihan': Indonesia meminjam KEDUA sisi akar).