اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ مَا لَكُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍ ۚ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

Allah, yang menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy. Tidak ada bagi kalian selain Dia seorang pelindung, tidak pula pemberi syafaat. Maka, tidakkah kalian mengambil pelajaran?

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍallaahu lladzii khalaqa s-samaawaati wa-l-ardha wa-maa baynahumaa fii sittati ayyaaminAllah, yang menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya dalam enam masa
  2. ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِtsumma stawaa 'alaa l-'arsyikemudian Dia bersemayam di atas Arasy
  3. مَا لَكُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍmaa lakum min duunihi min waliyyin wa-laa syafii'intidak ada bagi kalian selain Dia seorang pelindung, tidak pula pemberi syafaat
  4. أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَa-fa-laa tatadzakkaruunamaka, tidakkah kalian mengambil pelajaran

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. اللَّهُallaahuAllah
  2. الَّذِيlladziiyang
  3. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  4. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  5. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  6. وَمَاwa-maadan apa yang
  7. بَيْنَهُمَاbaynahumaaantara keduanya
  8. فِيfiidalam
  9. سِتَّةِsittatienam
  10. أَيَّامٍayyaaminhari
  11. ثُمَّtsummakemudian
  12. اسْتَوَىٰstawaaDia menuju
  13. عَلَى'alaaatas
  14. الْعَرْشِl-'arsyiArasy
  15. مَاmaatidaklah
  16. لَكُمْlakumbagi kalian
  17. مِنْmindari
  18. دُونِهِduunihiselain-Nya
  19. مِنْmindari
  20. وَلِيٍّwaliyyinpelindung
  21. وَلَاwa-laadan tidak pula
  22. شَفِيعٍsyafii'inpemberi syafaat
  23. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  24. تَتَذَكَّرُونَtatadzakkaruunakalian mengambil pelajaran

Inti bacaan

Skala penciptaan yang luar biasa 'dalam enam masa' ditutup pertanyaan reflektif: 'tidakkah kalian mengambil pelajaran?', kesadaran akan proses penciptaan yang terstruktur mengundang refleksi mendalam.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan otoritas tunggal Allah atas penciptaan dan pengaturan: tidak ada pelindung atau perantara lain yang bisa menggantikan-Nya, sebuah penegasan yang menuntut perenungan, bukan sekadar pengakuan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut waktu penciptaan, padahal Ia tidak terikat waktu. Enam masa. Bertahap.
  • Sesudah mencipta disebut bersemayam. Bukan selesai lalu pergi. Tetap memegang.
  • Kalimat penutupnya menutup pintu perantara. Allah menyebut tidak ada pelindung selain Dia. Tidak ada juga pemberi syafaat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, kh-l-q, s-m-w, a-r-d, b-y-n, s-t-t, y-w-m, s-w-y, '-r-sh, d-w-n, w-l-y, sh-f-', dz-k-r): khalaqafii sittat ayyaam diterjemahkan 'menciptakan dalam enam masa' (akar kh-l-q); istawaa alaa l-'arsh diterjemahkan 'bersemayam di atas Arasy' (akar s-w-y + akar '-r-sh); maa lakum min duunihi min waliyy wa laa shafii' diterjemahkan 'tak ada pelindung & pemberi syafaat selain Dia' (akar w-l-y + akar sh-f-', walaayah eksklusif + tak ada pemberi-syafaat selain-Nya, cf. 6:51,70); tatadhakkaruun diterjemahkan 'mengambil pelajaran' (akar dz-k-r). gloss '(Zat)' + footnote dibuang.