أَفَمَنْ كَانَ مُؤْمِنًا كَمَنْ كَانَ فَاسِقًا ۚ لَا يَسْتَوُونَ
Maka, apakah orang yang beriman sama dengan orang yang fasik? Mereka tidaklah sama.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَفَمَنْ كَانَ مُؤْمِنًا كَمَنْ كَانَ فَاسِقًاa-fa-man kaana mu'minan ka-man kaana faasiqanmaka, apakah orang yang beriman sama dengan orang yang fasik
- لَا يَسْتَوُونَlaa yastawuunamereka tidaklah sama
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-w-n, a-m-n, f-s-q, s-w-y): mu'min diterjemahkan 'orang beriman' (akar '-m-n); faasiq diterjemahkan 'orang fasik' (akar f-s-q); laa yastawuun diterjemahkan 'tidak sama' (akar s-w-y). gloss '(kafir)/(Pastilah)' dibuang.
Aplikasi
Perbandingan yang jelas: 'apakah orang yang beriman sama dengan orang yang fasik? Mereka tidaklah sama', perbedaan mendasar yang tidak bisa disamakan, menegaskan konsekuensi dari pilihan hidup yang berbeda.