وَأَمَّا الَّذِينَ فَسَقُوا فَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۖ كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا أُعِيدُوا فِيهَا وَقِيلَ لَهُمْ ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ
Dan adapun orang-orang yang fasik, maka tempat kediaman mereka adalah api. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan ke dalamnya, dan dikatakan kepada mereka, “Rasakanlah azab api yang dahulu kalian dustakan.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَأَمَّا الَّذِينَ فَسَقُوا فَمَأْوَاهُمُ النَّارُwa-ammaa lladziina fasaquu fa-ma'waahumu n-naarudan adapun orang-orang yang fasik, maka tempat kediaman mereka adalah api
- كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا أُعِيدُوا فِيهَاkullamaa araaduu an yakhrujuu minhaa u'iiduu fiihaasetiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan ke dalamnya
- وَقِيلَ لَهُمْ ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَwa-qiila lahum dzuuquu 'adzaaba n-naari lladzii kuntum bihi tukadzdzibuunadan dikatakan kepada mereka, rasakanlah azab api yang dahulu kalian dustakan
Terjemahan per kata (21 kata)
- وَأَمَّاwa-ammaadan adapun
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- فَسَقُواfasaquuberbuat fasik
- فَمَأْوَاهُمُfa-ma'waahumumaka tempat tinggal mereka
- النَّارُn-naaruapi
- كُلَّمَاkullamaasetiap kali
- أَرَادُواaraaduumereka menghendaki
- أَنْanuntuk
- يَخْرُجُواyakhrujuumereka keluar
- مِنْهَاminhaadarinya
- أُعِيدُواu'iiduumereka dikembalikan
- فِيهَاfiihaake dalamnya
- وَقِيلَwa-qiiladan dikatakan
- لَهُمْlahumkepada mereka
- ذُوقُواdzuuquurasakanlah kalian
- عَذَابَ'adzaabaazab
- النَّارِn-naariapi
- الَّذِيlladziiyang
- كُنْتُمْkuntumkalian dahulu
- بِهِbihipadanya
- تُكَذِّبُونَtukadzdzibuunakalian mendustakan
Inti bacaan
Konsekuensi yang berkelanjutan bagi yang fasik: 'setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan ke dalamnya', situasi tanpa jalan keluar sebagai konsekuensi dari mendustakan kebenaran yang sudah jelas.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian dengan kontras terakhir: balasan bagi orang fasik digambarkan sebagai kegagalan berulang untuk lolos, menegaskan sifat kekal dan tak terelakkan dari konsekuensi yang mereka dustakan semasa hidup.
Renungan dan Hikmah
- Allah menggambarkan usaha yang berulang, bukan keputusasaan. Mereka mencoba keluar. Setiap kali dikembalikan.
- Yang melelahkan bukan panasnya saja. Juga harapan yang dibangkitkan lalu dipatahkan. Berulang kali.
- Kalimat yang diucapkan kepada mereka disebut Allah pendek. Rasakanlah. Tak ada penjelasan tambahan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar f-s-q, a-w-y, n-w-r, k-l-l, r-w-d, kh-r-j, '-w-d, q-w-l, dz-w-q, '-dz-b, k-w-n, k-dz-b): fasaquu diterjemahkan 'berbuat fasik' (akar f-s-q); ma'waa diterjemahkan 'tempat kediaman' (akar '-w-y); araaduu an yakhrujuu diterjemahkan 'hendak keluar' (akar r-w-d + akar kh-r-j); u'iiduu diterjemahkan 'dikembalikan' (akar '-w-d); tukadhdhibuun diterjemahkan 'kalian dustakan' (akar k-dz-b). gloss '(kafir)' dibuang.