وَلَنُذِيقَنَّهُمْ مِنَ الْعَذَابِ الْأَدْنَىٰ دُونَ الْعَذَابِ الْأَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Dan sungguh, akan Kami timpakan kepada mereka sebagian dari azab yang dekat, sebelum azab yang lebih besar, agar mereka kembali.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَنُذِيقَنَّهُمْ مِنَ الْعَذَابِ الْأَدْنَىٰwa-la-nudziiqannahum mina l-'adzaabi l-adnaadan sungguh, akan Kami timpakan kepada mereka sebagian dari azab yang dekat
- دُونَ الْعَذَابِ الْأَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَduuna l-'adzaabi l-akbari la'allahum yarji'uunasebelum azab yang lebih besar, agar mereka kembali
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَلَنُذِيقَنَّهُمْwa-la-nudziiqannahumdan sungguh Kami akan menimpakan kepada mereka
- مِنَminadari
- الْعَذَابِl-'adzaabiazab
- الْأَدْنَىٰl-adnaayang lebih dekat
- دُونَduunaselain
- الْعَذَابِl-'adzaabiazab
- الْأَكْبَرِl-akbariyang terbesar
- لَعَلَّهُمْla'allahumagar mereka
- يَرْجِعُونَyarji'uunakembali
Inti bacaan
Kebijaksanaan penundaan: 'azab yang dekat di dunia sebelum azab yang lebih besar di akhirat agar mereka kembali', konsekuensi ringan diberikan lebih dulu sebagai kesempatan koreksi sebelum konsekuensi final yang jauh lebih berat.
Penjelasan pilihan kata
Tiga tambahan kurung dari draf awal dihapus: '(di dunia)', '(di akhirat)', '(ke jalan yang benar)', teks Arab tidak merinci lokasi atau tujuan kembali secara eksplisit, dibiarkan terbuka sesuai keterbukaan makna aslinya.
Tafsiran
Ayat ini menyisipkan azab bertingkat sebagai peringatan sebelum konsekuensi puncak: kesempatan untuk kembali sebelum yang lebih besar menimpa, sebuah jeda yang masih terbuka bagi perubahan arah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia menimpakan sebagian azab yang dekat sebelum azab yang lebih besar. Bertahap. Yang datang lebih dahulu lebih kecil, dan itu disengaja.
- Tujuannya disebut agar mereka kembali. Bukan agar menderita. Yang kecil dikirim untuk mencegah yang besar.
- Yang ditimpakan Dia sebut sebagian dari azab. Bukan semuanya. Bahkan peringatan pun diberi takaran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.