وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ

Kami menjadikan di antara mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami, ketika mereka bersabar, dan mereka senantiasa yakin pada tanda-tanda Kami.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُواwa-ja'alnaa minhum a'immatan yahduuna bi-amrinaa lammaa shabaruuKami menjadikan di antara mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami, ketika mereka bersabar
  2. وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَwa-kaanuu bi-aayaatinaa yuuqinuunadan mereka senantiasa yakin pada tanda-tanda Kami

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
  2. مِنْهُمْminhumdari mereka
  3. أَئِمَّةًa'immatanpara pemimpin
  4. يَهْدُونَyahduunamereka memberi petunjuk
  5. بِأَمْرِنَاbi-amrinaadengan perintah Kami
  6. لَمَّاlammaaketika
  7. صَبَرُواshabaruubersabar
  8. وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
  9. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  10. يُوقِنُونَyuuqinuunayakin

Inti bacaan

Rangkaian (وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ, wa-kaanuu bi-aayaatinaa yuuqinuuna) muncul satu kali di Al-Qur'an (32:24), dan kata (يُوقِنُونَ, yuuqinuuna) muncul sebelas kali (2:4, 2:118, 5:50, 27:3, 27:82, 30:60, 31:4, 32:24, 45:4, 45:20, 52:36).

Penjelasan pilihan kata

Kata (أَئِمَّةً, a'immatan) yang berarti "pemimpin-pemimpin" berakar أ-م-م dan muncul lima kali dalam bentuk jamak ini, yaitu 9:12, 21:73, 28:5, 28:41, dan 32:24. Kata kerja yang mendahuluinya di 32:24 ialah (وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ, wa-ja'alnaa minhum) yang berarti "dan Kami jadikan di antara mereka", dan kata (مِنْهُمْ, minhum) menunjuk sebagian dari mereka, tidak seluruhnya. Di 21:73 (أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا, a'immatan yahduuna bi-amrinaa) berarti "pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk atas perintah Kami", dengan rangkaian yang sama seperti 32:24. Di 28:41 (أَئِمَّةً يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ, a'immatan yad'uuna ilaa n-naari) berarti "pemimpin-pemimpin yang menyeru ke api", dengan kata kerja menjadikan yang sama tetapi arah yang berlawanan. Di 28:5 (وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً, wa-naj'alahum a'immatan) kata itu berdiri tanpa arah, dan di 9:12 (أَئِمَّةَ الْكُفْرِ, a'immata l-kufri) arahnya disebut dengan kata kekufuran. Karena itu terjemahan memakai "pemimpin" di kelima ayat, dan arah kepemimpinan dibaca dari kata yang mengikutinya.

Rangkaian (يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا, yahduuna bi-amrinaa) yang berarti "mereka memberi petunjuk dengan perintah Kami" hanya muncul dua kali, yaitu 21:73 dan 32:24. Kata kerjanya (يَهْدُونَ, yahduuna) berakar ه-د-ي, sama dengan (هُدًى, hudan) yang berarti "petunjuk" di 32:23. Karena itu 32:23 menyebut petunjuk sebagai sesuatu yang dijadikan, dan 32:24 menyebut orang-orang yang memberi petunjuk. Kata (أَمْرِنَا, amrinaa) yang berarti "perintah Kami" memakai huruf (بِ, bi-) yang diterjemahkan "dengan". Padanan itu sama dengan (يَهْدُونَ بِالْحَقِّ, yahduuna bi-l-haqqi) di 7:159 yang berarti "memberi petunjuk dengan kebenaran". Bentuk (بِأَمْرِهِ, bi-amrihi) yang berarti "dengan perintah-Nya" ada di 30:25 (أَنْ تَقُومَ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ بِأَمْرِهِ, an taquuma s-samaa'u wa-l-ardhu bi-amrihi) untuk langit dan bumi yang berdiri, dan di 30:46 (وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِ, wa-li-tajriya l-fulku bi-amrihi) untuk kapal yang berlayar. Terjemahan memakai "perintah" di semua tempat itu.

Kata (لَمَّا, lammaa) dalam (لَمَّا صَبَرُوا, lammaa shabaruu) berarti "ketika" dan menyebut waktu. Dalam data morfologi, kata ini di ayat ini ditandai sebagai keterangan waktu, dan kata per kata ayat ini sudah memberinya padanan "ketika". Padanan "karena" tidak dipilih untuk lammaa, sebab akan mengubah kata waktu menjadi kata sebab. Di Al-Qur'an, sebab kesabaran dinyatakan dengan rangkaian lain, (بِمَا صَبَرُوا, bi-maa shabaruu) yang berarti "karena kesabaran mereka", yaitu di 7:137, 23:111, 25:75, 28:54, dan 76:12. Di 7:137 (عَلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ بِمَا صَبَرُوا, 'alaa banii israa'iila bi-maa shabaruu) rangkaian itu mengikuti Bani Israil, sedangkan 32:24 memakai lammaa. Kata kerja (صَبَرُوا, shabaruu) berakar ص-ب-ر dan bentuk selesai ini muncul lima belas kali, yaitu 6:34, 7:137, 11:11, 13:22, 16:42, 16:96, 16:110, 23:111, 25:75, 28:54, 29:59, 32:24, 41:35, 49:5, dan 76:12. Susunan lammaa shabaruu persis hanya ada di 32:24. Ayat ini memakai lammaa dengan arti "ketika", dan rangkaian sebab yang dipakai di ayat lain tidak ada di sini.

Kalimat penutup (وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ, wa-kaanuu bi-aayaatinaa yuuqinuuna) yang berarti "dan mereka senantiasa yakin pada tanda-tanda Kami" juga persis hanya ada di 32:24. Kata (يُوقِنُونَ, yuuqinuuna) berakar ي-ق-ن dan muncul sebelas kali, yaitu 2:4, 2:118, 5:50, 27:3, 27:82, 30:60, 31:4, 32:24, 45:4, 45:20, dan 52:36. Rangkaian (كَانُوا بِآيَاتِنَا, kaanuu bi-aayaatinaa) muncul enam kali, yaitu 7:9, 7:51, 27:82, 32:24, 41:15, dan 41:28, dan di antaranya 27:82 memuat akar yang sama dengan yuuqinuuna, dalam bentuk menolak: (كَانُوا بِآيَاتِنَا لَا يُوقِنُونَ, kaanuu bi-aayaatinaa laa yuuqinuuna) yang berarti "dahulu tidak yakin pada tanda-tanda Kami". Di 32:12 (إِنَّا مُوقِنُونَ, innaa muuqinuuna) berarti "sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin", dan itu ucapan orang-orang berdosa setelah melihat dan mendengar. Terjemahan 32:24 memakai "senantiasa yakin" karena kata (كَانُوا, kaanuu) berbentuk selesai dan disusul bentuk yang sedang berlangsung.

Tafsiran

Pernyataan 32:24 melanjutkan 32:23 dengan dua kali Kami menjadikan: pertama petunjuk dijadikan bagi Bani Israil, lalu di antara mereka dijadikan pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk. Akar petunjuk hadir di kedua ayat, hudan lalu yahduuna, sehingga ayat pertama menyebut sesuatu yang diberikan dan ayat kedua menyebut orang-orang yang menjalankannya. Ayat tidak menyatakan bahwa mereka menyampaikan isi Kitab itu, jadi hubungan keduanya dibaca dari urutan saja.

Kata Kami muncul tiga kali dalam satu ayat: Kami menjadikan, perintah Kami, dan tanda-tanda Kami. Kedudukan pemimpin disebut diberikan, perintah yang dipakai disebut milik pembicara, dan tanda-tanda yang diyakini disebut milik pembicara pula. Dua sifat yang disebut berasal dari para pemimpin itu sendiri, yaitu bersabar dan yakin, disusun dengan bentuk yang berbeda. Sifat pertama menunjuk waktu, (لَمَّا صَبَرُوا, lammaa shabaruu), dan sifat kedua menunjuk keadaan yang berlangsung, (وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ, wa-kaanuu bi-aayaatinaa yuuqinuuna). Kesabaran tidak dinyatakan sebagai sebab kedudukan, karena rangkaian sebab yang dipakai di ayat lain tidak muncul di sini.

Sebutan pemimpin tidak menentukan arah, sebab di 28:41 sebutan yang sama mengikuti menyeru ke api. Arahnya ditentukan oleh yang mengikutinya: yahduuna bi-amrinaa di 32:24 dan yad'uuna ilaa n-naari di 28:41. Dalam rangkaian 32:19 sampai 32:24, ayat ini menyajikan contoh yang bergerak ke arah petunjuk sesudah dua gambaran akhir bagi kelompok dan sosok yang berpaling di 32:22.

Ayat 32:25 menutup rangkaian ini dengan pernyataan bahwa Tuhanmu yang memutuskan di antara mereka pada hari Kiamat. Kata mereka di sana tidak dinamai, dan yang paling dekat disebut sebelumnya ialah Bani Israil serta pemimpin-pemimpin di antara mereka. Dengan demikian pemimpin yang memberi petunjuk di 32:24 dan putusan di 32:25 berada dalam satu rangkaian pendek.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 32:23 menyebut petunjuk sebagai sesuatu yang dijadikan bagi Bani Israil, dan 32:24 menyebut orang-orang di antara mereka yang memberi petunjuk. Akar katanya sama, sehingga petunjuk terbaca bergerak dari benda yang diberikan menuju orang yang menjalankannya. Ayat tidak menyatakan bahwa mereka menyampaikan isi Kitab, jadi hubungan keduanya dibaca dari urutan ayat. Pembaca dapat bertanya, petunjuk apa yang pernah diterimanya sebagai sesuatu yang diberikan, dan siapa yang kemudian menjadikannya pekerjaan sehari-hari?
  • Kata Kami muncul tiga kali di 32:24: Kami menjadikan, perintah Kami, dan tanda-tanda Kami. Kedudukan, arah, dan tanda yang diyakini semuanya disebut berasal dari pembicara, sedangkan dari para pemimpin itu sendiri tertulis dua hal saja, yaitu bersabar dan yakin. Pembagian itu tidak dinyatakan ayat sebagai aturan, tetapi terlihat dari siapa yang menjadi pelaku tiap kata kerja. Orang dapat bertanya, bila kedudukan dan arah disebut datang dari luar dan yang berasal dari para pemimpin itu hanya sabar dan yakin, bagian mana dari hidup pembaca yang sedang diisi dengan dua hal itu?
  • Sebutan pemimpin di 32:24 dan 21:73 disusul memberi petunjuk dengan perintah Kami. Di 28:41, yang berbicara tentang orang-orang yang dihukum dan dilemparkan ke laut di 28:40, sebutan itu disusul menyeru ke api, dengan kata kerja menjadikan yang sama. Sebutan pemimpin menyimpan dua kemungkinan arah, dan arah itu baru terbaca pada kata berikutnya. Orang dapat bertanya, bila kedudukan yang sama dapat menyeru ke dua arah, apa yang pertama kali diperiksa pada seorang pemimpin, kedudukannya atau arah yang ditunjuknya?
  • Ayat ini memakai kata waktu: ketika mereka bersabar. Di 7:137, dalam konteks lain, sebab dinyatakan dengan jelas, yaitu sempurnalah kalimat Tuhanmu atas Bani Israil karena kesabaran mereka, sedangkan 32:24 memilih kata waktu. Pilihan itu menyisakan jarak: kepemimpinan dan kesabaran hadir bersama, dan hubungan sebabnya tidak diucapkan. Pembaca dapat bertanya, bila dua hal hadir bersamaan dan ayat tidak menyebut mana yang menyebabkan yang lain, bagaimana pembaca menimbang keduanya tanpa menambahkan sebab yang tidak tertulis?
  • Rangkaian dan mereka senantiasa yakin pada tanda-tanda Kami berlawanan dengan 27:82, tempat manusia dahulu tidak yakin pada tanda-tanda Kami. Di 32:12, dalam konteks lain, orang-orang berdosa menyatakan yakin di hadapan Tuhan mereka sesudah melihat dan mendengar. Dalam 32:24 yakin disebut sebagai keadaan yang berlangsung sepanjang waktu yang disebut, tanpa kejadian tertentu yang membuatnya muncul. Pembaca dapat bertanya, keyakinan mana dalam hidupnya yang sudah berlangsung sebelum sesuatu terlihat, dan mana yang baru diucapkan sesudahnya?
  • Para pemimpin di 32:24 memberi petunjuk dengan perintah Kami, dan perintah itu tidak dirinci. Di 30:25 dan 30:46, yang berbicara tentang tanda-tanda di alam, kata yang sama dipakai untuk langit dan bumi yang berdiri dan kapal yang berlayar dengan perintah-Nya, dan keduanya disebut sebagai tanda dari Dia. Kata perintah menjadi pegangan bagi hal yang sangat berbeda: kepemimpinan, langit dan bumi, kapal. Orang dapat bertanya, bila perintah yang sama menjadi pegangan bagi langit dan bumi, bagi kapal, dan bagi para pemimpin, apa yang dipegang pembaca ketika ia memberi arah kepada orang lain?