أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنَ الْقُرُونِ يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ ۖ أَفَلَا يَسْمَعُونَ

Tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka berjalan di tempat-tempat kediaman generasi itu? Sesungguhnya pada itu benar-benar terdapat tanda-tanda. Maka, tidakkah mereka mendengarkan?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنَ الْقُرُونِ يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْa-wa-lam yahdi lahum kam ahlaknaa min qablihim mina l-quruuni yamsyuuna fii masaakinihimtidakkah menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka berjalan di tempat-tempat kediaman generasi itu
  2. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍinna fii dzaalika la-aayaatinsesungguhnya pada itu benar-benar terdapat tanda-tanda
  3. أَفَلَا يَسْمَعُونَa-fa-laa yasma'uunamaka, tidakkah mereka mendengarkan

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
  2. يَهْدِyahdimemberi petunjuk
  3. لَهُمْlahumbagi mereka
  4. كَمْkambetapa banyak
  5. أَهْلَكْنَاahlaknaaKami binasakan
  6. مِنْmindari
  7. قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
  8. مِنَminadari
  9. الْقُرُونِl-quruunigenerasi-generasi
  10. يَمْشُونَyamsyuunamereka berjalan
  11. فِيfiidi
  12. مَسَاكِنِهِمْmasaakinihimtempat tinggal mereka
  13. إِنَّinnasesungguhnya
  14. فِيfiipada
  15. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  16. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  17. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  18. يَسْمَعُونَyasma'uunamendengar

Inti bacaan

Bukti historis yang bisa disaksikan langsung: berjalan di reruntuhan generasi yang dibinasakan sebelumnya, namun tetap tidak 'mendengarkan', pengingat bahwa bukti fisik saja tidak cukup tanpa kesediaan hati untuk merenung.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(kaum kafir Makkah)' dihapus: teks Arab tidak menamai kelompok penerima secara historis spesifik, hanya kata ganti umum 'mereka'. Tambahan '(memperhatikan)' setelah 'mendengarkan' juga dihapus: kata kerjanya 'yasma'uuna' (akar sm', mendengar), tidak perlu kata ganda. 'Al-quruuni' dikoreksi 'umat'→'generasi', konsisten dengan penyeragaman akar qrn yang sama di 28:43/28:45. 'Dzaalika' benar 'itu'.

Tafsiran

Ayat ini mengajak perenungan lewat bukti fisik yang masih bisa disaksikan: reruntuhan generasi yang dibinasakan menjadi tanda yang seharusnya cukup, tanpa memerlukan bukti tambahan apa pun.

Renungan dan Hikmah

  • Yang disebut Allah bukan cerita tentang generasi terdahulu, melainkan bahwa mereka sedang berjalan di tempat kediaman generasi itu. Buktinya di bawah kaki mereka. Sesuatu yang terlalu dekat memang paling mudah berhenti terlihat.
  • Ayat tentang sesuatu yang dilihat ditutup dengan pertanyaan tentang mendengar: tidakkah mereka mendengarkan. Indranya berpindah. Reruntuhan itu rupanya bukan cuma pemandangan, melainkan sesuatu yang berbicara kepada yang mau menyimak.
  • Kalimatnya dibuka dengan tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka. Allah tidak berkata bahwa petunjuknya kurang. Yang ditanyakan mengapa sesuatu yang sudah cukup sebagai petunjuk tidak juga berfungsi sebagai petunjuk.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.