أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنَ الْقُرُونِ يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ ۖ أَفَلَا يَسْمَعُونَ

Tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka berjalan di tempat-tempat kediaman generasi itu? Sesungguhnya pada itu benar-benar terdapat tanda-tanda. Maka, tidakkah mereka mendengar?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنَ الْقُرُونِ يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْa-wa-lam yahdi lahum kam ahlaknaa min qablihim mina l-quruuni yamsyuuna fii masaakinihimtidakkah menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka berjalan di tempat-tempat kediaman generasi itu
  2. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍinna fii dzaalika la-aayaatinsesungguhnya pada itu benar-benar terdapat tanda-tanda
  3. أَفَلَا يَسْمَعُونَa-fa-laa yasma'uunamaka, tidakkah mereka mendengar

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
  2. يَهْدِyahdimenjadi petunjuk
  3. لَهُمْlahumbagi mereka
  4. كَمْkambetapa banyak
  5. أَهْلَكْنَاahlaknaaKami binasakan
  6. مِنْmindari
  7. قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
  8. مِنَminadari
  9. الْقُرُونِl-quruunigenerasi-generasi
  10. يَمْشُونَyamsyuunamereka berjalan
  11. فِيfiidi
  12. مَسَاكِنِهِمْmasaakinihimtempat-tempat kediaman mereka
  13. إِنَّinnasesungguhnya
  14. فِيfiipada
  15. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  16. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  17. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  18. يَسْمَعُونَyasma'uunamendengar

Inti bacaan

Susunan (يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْ, yamsyuuna fii masaakinihim) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 20:128 dan 32:26.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ, a-wa-lam yahdi lahum) yang berarti "tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka". Bentuknya tersusun dari huruf tanya (أَ, a), (وَ, wa) yang berarti "dan", (لَمْ, lam) yang berarti "tidak", kata kerja (يَهْدِ, yahdi) dari akar ه-د-ي, dan (لَهُمْ, lahum) yang berarti "bagi mereka". Bentuk persis a-wa-lam yahdi lahum hanya ada di 32:26, sedangkan susunan yahdi lahum muncul dua kali, yaitu di 20:128, (أَفَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ, a-fa-lam yahdi lahum), dan di 32:26. Terjemahan memakai "menjadi petunjuk" dan tidak "memberi petunjuk", sebab kalimatnya tidak memuat pemberi petunjuk. Kata kerja dari akar yang sama di 32:24 punya pelaku, yaitu (أَئِمَّةً يَهْدُونَ, a'immatan yahduuna) yang berarti "pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk", sedangkan di 32:26 hal yang menjadi petunjuk disebut tanpa pelaku.

Susunan (كَمْ أَهْلَكْنَا, kam ahlaknaa) yang berarti "betapa banyak yang Kami binasakan" muncul sepuluh kali di sembilan surah, yaitu 6:6, 17:17, 19:74, 19:98, 20:128, 28:58, 32:26, 36:31, 38:3, dan 50:36. Jumlah surahnya lebih kecil karena surah 19 memuatnya dua kali. Kata kerjanya, (أَهْلَكْنَا, ahlaknaa), berakar ه-ل-ك dan diterjemahkan "binasakan" di kesepuluh ayat itu. Kata sesudahnya, (مِنَ الْقُرُونِ, mina l-quruuni) yang berarti "dari generasi-generasi", memuat (الْقُرُونِ, l-quruuni) yang berakar ق-ر-ن. Bentuk itu muncul tujuh kali di enam surah, yaitu 11:116, 17:17, 20:51, 20:128, 28:78, 32:26, dan 36:31, dan diterjemahkan "generasi" di ketujuhnya. Surah 20 memuatnya dua kali. Terjemahan memakai "generasi" karena kata ini menunjuk sekumpulan orang dalam satu rentang waktu. Di 28:45, (قُرُونًا, quruunan) yang berarti "beberapa generasi" disusul (فَتَطَاوَلَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ, fa-tathaawala 'alayhimu l-'umuru) yang berarti "dan telah berlalu atas mereka masa yang panjang", sehingga waktu ikut terbawa dalam kata itu.

Pada (يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْ, yamsyuuna fii masaakinihim) yang berarti "mereka berjalan di tempat-tempat kediaman mereka", dua kata ganti "mereka" memakai bentuk Arab yang sama, sehingga siapa yang berjalan dan siapa yang punya tempat kediaman tidak ditandai oleh bentuk katanya. Terjemahan memilih para pendengar sebagai pejalan dan generasi yang dibinasakan sebagai pemilik tempat itu. Pilihan ini bersandar pada ayat lain yang menaruh tempat kediaman kaum yang dibinasakan sebagai sisa yang dapat dijumpai sesudah mereka. Di 28:58, (فَتِلْكَ مَسَاكِنُهُمْ, fa-tilka masaakinuhum) yang berarti "maka itu tempat-tempat tinggal mereka" disusul (لَمْ تُسْكَنْ, lam tuskan) yang berarti "tidak dihuni". Di 46:25, (لَا يُرَىٰ إِلَّا مَسَاكِنُهُمْ, laa yuraa illaa masaakinuhum) yang berarti "tidak terlihat kecuali tempat-tempat tinggal mereka" menyebut tempat itu sebagai yang tersisa. Di 29:38, (وَقَدْ تَبَيَّنَ لَكُمْ مِنْ مَسَاكِنِهِمْ, wa-qad tabayyana lakum min masaakinihim) yang berarti "sungguh telah jelas bagi kalian dari tempat tinggal mereka" menunjuk tempat itu sebagai sesuatu yang terlihat oleh pendengar. Bentuk masaakinihim muncul tiga kali, yaitu di 20:128, 29:38, dan 32:26. Pembacaan lain, bahwa generasi itu sendiri yang berjalan di rumah mereka sebelum binasa, tidak dikecualikan oleh bentuk katanya, tetapi tidak didukung oleh ketiga ayat tadi. Terjemahan memakai "tempat-tempat kediaman" karena "tempat tinggal" dicadangkan bagi ma'waa di 32:19 dan 32:20.

Frasa (إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ, inna fii dzaalika la-aayaatin) yang berarti "sesungguhnya pada itu benar-benar terdapat tanda-tanda" muncul dua puluh empat kali di enam belas surah, yaitu 10:67, 13:3, 13:4, 14:5, 15:75, 16:12, 16:79, 20:54, 20:128, 23:30, 27:86, 29:24, 30:21, 30:22, 30:23, 30:24, 30:37, 31:31, 32:26, 34:19, 39:42, 39:52, 42:33, dan 45:13. Jumlah surahnya lebih kecil karena surah 13, 16, 20, 30, dan 39 memuatnya lebih dari sekali. Di dua puluh dua dari dua puluh empat ayat itu frasa ini disusul huruf (لِ, li) yang menyebut kaum penerima tanda, misalnya (لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ, li-qawmin yasma'uuna) yang berarti "bagi kaum yang mendengar" di 10:67, 16:65, dan 30:23. Dua ayat lain, yaitu 23:30 dan 32:26, tidak memakai li. Di 32:26 penerima tanda tidak disebut sebagai kaum, dan kata kerja mendengar muncul sebagai pertanyaan. Kata (ذَٰلِكَ, dzaalika) yang berarti "itu" menunjuk apa yang baru disebut, dan ayat tidak merinci tanda apa saja yang dimaksud.

Pertanyaan penutup (أَفَلَا يَسْمَعُونَ, a-fa-laa yasma'uuna) yang berarti "maka tidakkah mereka mendengar" memuat kata kerja (يَسْمَعُونَ, yasma'uuna) dari akar س-م-ع. Bentuk a-fa-laa yasma'uuna hanya ada di 32:26, dan padanan untuk "kalian", (أَفَلَا تَسْمَعُونَ, a-fa-laa tasma'uuna), hanya ada di 28:71. Terjemahan memakai "mendengar" dan tidak "mendengarkan". Di 28:71 dan di 7:100, (فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ, fa-hum laa yasma'uuna) yang berarti "sehingga mereka tidak mendengar", kata kerja yang sama diterjemahkan "mendengar". Kata "mendengarkan" membawa gagasan memperhatikan sesuatu yang dituju, sedangkan kata kerja Arabnya tidak disertai objek.

Tafsiran

Ayat ini memindahkan pembicaraan dari putusan di akhir ke bukti yang sudah terjadi. Ayat 32:25 menunda putusan atas perselisihan ke hari Kiamat, lalu 32:26 menunjuk pembinasaan yang sudah berlalu sebagai petunjuk bagi (لَهُمْ, lahum) yang berarti "bagi mereka". Siapa mereka itu tidak ditunjuk di dalam ayat. Kata ganti yang sama dengan "mereka" di 32:25 dapat dibaca menyambung ke sini, tetapi sambungan itu bersandar pada letaknya, bukan pada penunjuk di dalam ayat. Ayat 32:26 tidak menghubungkan pembinasaan itu dengan putusan di 32:25. Keduanya dapat dibaca sebagai dua hal yang disodorkan kepada pihak yang sama, yaitu yang sudah terjadi dan yang akan datang.

Sebab pembinasaan itu tidak tertulis di ayat ini. Di 6:6 sebabnya disebut dengan (بِذُنُوبِهِمْ, bi-dzunuubihim) yang berarti "karena dosa-dosa mereka", dan di 28:58 negeri yang dibinasakan disebut telah angkuh karena kesenangan hidupnya. Ayat 32:26 menyebut jumlahnya, tempatnya, dan para pejalan di sana. Tanda yang diajukan ayat ini dapat dijumpai langsung oleh para pejalan, dan ayat tidak menggantungkannya pada pengetahuan tentang sebabnya.

Ayat 32:24 menyebut petunjuk yang datang lewat orang, yaitu pemimpin yang bersabar dan yakin pada tanda-tanda. Di 32:26 petunjuk disebut tanpa orang yang membawanya, dan tempat yang dilalui menjadi petunjuk itu. Dua ayat itu menaruh petunjuk di dua tempat, pada orang dan pada tempat. Pertanyaan tentang mendengar menutup ayat ini, dan 32:27 menutup dengan pertanyaan tentang melihat, sehingga pasangan itu dibahas di sana.

Renungan dan Hikmah

  • Para pendengar di 32:26 digambarkan sedang berjalan di tempat kediaman generasi yang telah dibinasakan. Bukti yang dimaksud ayat ini ada di tanah yang mereka injak, dan ayat tidak mengirim mereka ke cerita yang jauh. Di 14:45 hal serupa dikatakan kepada pendengar lain: mereka tinggal di tempat kediaman orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri. Kedua ayat berbicara kepada pendengar yang berbeda dan tidak disamakan. Pembaca dapat bertanya, jalan, rumah, atau kota mana yang dilaluinya setiap hari yang sudah lebih dulu dipakai orang lain sebelum pembaca datang, dan apa yang pernah terjadi pada mereka yang memakainya lebih dulu?
  • Ayat 32:3 menyebut kebenaran dari Tuhanmu yang datang lewat seorang pemberi peringatan agar mereka mendapat petunjuk. Di 32:26 petunjuk itu disebut tanpa penutur, karena yang menjadi petunjuk adalah banyaknya generasi yang dibinasakan dan tempat kediaman mereka. Ayat ini tidak mengatakan bahwa penutur tidak diperlukan, dan hanya memperlihatkan bahwa petunjuk dapat hadir tanpa ada orang yang berbicara. Pembaca yang menunggu peringatan datang dari orang yang berwibawa dapat bertanya, petunjuk apa yang sudah berada di sekelilingnya tanpa disertai seorang penutur yang menyampaikannya?
  • Ayat 32:22 menyebut orang yang telah diperingatkan dengan tanda-tanda Tuhannya lalu berpaling darinya. Ayat 32:26 menyebut tanda-tanda dalam bentuk jamak tanpa daftar, dan contohnya satu saja, yaitu tempat kediaman yang dilalui para pendengar. Ayat ini tidak merinci tanda-tanda lain, sehingga ukuran untuk menghitungnya tidak disediakan teks. Pembaca dapat bertanya apakah ada tanda yang sudah lama dilaluinya tanpa pernah dihitung sebagai tanda, dan apa yang membuat sesuatu mulai dihitung demikian?
  • Di 28:78 disebut bahwa Allah telah membinasakan generasi-generasi sebelumnya yang lebih kuat dan lebih banyak kekayaannya, dan di 50:36 generasi yang dibinasakan disebut lebih kuat daripada mereka yang diajak bicara. Ayat 32:26 tidak menyebut kekuatan generasi yang dibinasakan, sehingga keterangan itu diambil dari dua ayat lain dan berlaku bagi generasi yang disebut di sana. Bila keadaan generasi di 32:26 sama dengan itu, yang ayatnya tidak menyatakannya, kekuatan dan harta mereka tidak menahan pembinasaan. Pembaca dapat menimbang apa yang dipegangnya sebagai perlindungan, apakah itu kekuatan, jumlah orang, atau harta, dan apakah generasi yang tempat kediamannya dilalui para pendengar juga memegangnya?
  • Bukti di 32:26 berupa tempat yang dijalani, yaitu sesuatu yang diinjak dan dilihat, dan pertanyaan penutupnya tentang mendengar. Ayat ini menggeser indra dari mata dan kaki ke telinga tanpa menjelaskan sebabnya, dan tanpa menyebut apa yang akan didengar. Hal itu dibiarkan terbuka. Pembaca dapat bertanya apa yang akan didengarnya dari tempat yang selama ini dilihatnya saja, dan siapa yang mengucapkannya bila tidak ada seorang pun yang disebut berbicara di ayat itu?
  • Ayat ini memakai dua pertanyaan, tidakkah menjadi petunjuk dan tidakkah mereka mendengar, dan tidak menyatakan bahwa mereka tidak mendengar. Bentuk tanya memberi ruang bagi jawaban sudah maupun belum, sedangkan putusan atas perselisihan di ayat sebelumnya disebut milik Tuhan pada harinya. Pembaca yang cepat menyimpulkan bahwa orang lain tidak mau mendengar dapat memperhatikan bahwa ayat ini tidak mengambil kesimpulan itu untuknya. Kapan terakhir kali pembaca menanyakan sesuatu kepada orang lain dengan sungguh-sungguh ingin tahu jawabannya, sebelum memutuskan bahwa jawabannya sudah diketahui?