أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَسُوقُ الْمَاءَ إِلَى الْأَرْضِ الْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَامُهُمْ وَأَنْفُسُهُمْ ۖ أَفَلَا يُبْصِرُونَ

Tidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami menggiring air ke bumi yang tandus, lalu Kami mengeluarkan dengannya tanam-tanaman, hewan ternak mereka dan mereka sendiri makan darinya? Maka, tidakkah mereka melihat?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَسُوقُ الْمَاءَ إِلَى الْأَرْضِ الْجُرُزِa-wa-lam yaraw annaa nasuuqu l-maa'a ila l-ardhi l-juruzitidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami menggiring air ke bumi yang tandus
  2. فَنُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَامُهُمْ وَأَنْفُسُهُمْfa-nukhriju bihi zar'an ta'kulu minhu an'aamuhum wa-anfusuhumlalu Kami mengeluarkan dengannya tanam-tanaman, hewan ternak mereka dan mereka sendiri makan darinya
  3. أَفَلَا يُبْصِرُونَa-fa-laa yubshiruunamaka, tidakkah mereka melihat

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
  2. يَرَوْاyarawmereka melihat
  3. أَنَّاannaabahwa Kami
  4. نَسُوقُnasuuquKami menghalau
  5. الْمَاءَl-maa'aair
  6. إِلَىilakepada
  7. الْأَرْضِl-ardhibumi
  8. الْجُرُزِl-juruzitandus
  9. فَنُخْرِجُfa-nukhrijumaka Kami keluarkan
  10. بِهِbihidengannya
  11. زَرْعًاzar'antanaman
  12. تَأْكُلُta'kulumemakan
  13. مِنْهُminhudarinya
  14. أَنْعَامُهُمْan'aamuhumhewan ternak mereka
  15. وَأَنْفُسُهُمْwa-anfusuhumdan diri mereka
  16. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  17. يُبْصِرُونَyubshiruunamelihat

Inti bacaan

Ilustrasi konkret siklus air-tanah-tanaman-makanan sebagai tanda yang bisa 'dilihat', memperhatikan proses alam sehari-hari (bagaimana air sampai ke tanah tandus lalu jadi makanan) sebagai latihan kesadaran akan desain yang cermat.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(awan yang mengandung)' dan '(air hujan)' dihapus: 'al-maa'a' hanya 'air', dan 'bihi' ('dengannya') sudah cukup jelas merujuk pada air yang sama tanpa perlu diulang.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan tanda-tanda kekuasaan dengan siklus air dan kesuburan: bukti yang terjadi berulang di depan mata, menghidupi hewan ternak maupun manusia sendiri, namun tetap sering luput dari perhatian.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai kata menggiring untuk air. Seperti menggiring ternak. Air yang tampak mengalir sendiri disebut sedang digiring.
  • Yang makan disebut dua: hewan ternak mereka dan mereka sendiri. Berurutan. Manusia ditaruh sesudah ternaknya di dalam kalimat.
  • Allah menutup dengan tidakkah mereka melihat. Sesudah menerangkan yang tiap hari terlihat. Yang dipersoalkan bukan penglihatan, melainkan perhatian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.