وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْفَتْحُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Dan mereka berkata, “Kapankah kemenangan ini, jika kalian orang-orang yang benar?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْفَتْحُwa-yaquuluuna mataa haadzaa l-fathudan mereka berkata, kapankah kemenangan ini
- إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَin kuntum shaadiqiinajika kalian orang-orang yang benar
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَيَقُولُونَwa-yaquuluunadan mereka berkata
- مَتَىٰmataakapan
- هَٰذَاhaadzaaini
- الْفَتْحُl-fathukemenangan
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- صَادِقِينَshaadiqiinaorang-orang yang benar
Inti bacaan
Tuntutan bukti 'kapankah keputusan ini' mencerminkan pola skeptisisme yang menuntut kepastian waktu sebagai syarat percaya, pola pikir yang mengabaikan bahwa kebenaran tidak selalu tunduk pada jadwal yang diminta penentangnya.
Penjelasan pilihan kata
'Haadzaa' (demonstrativa dekat) benar diterjemahkan 'ini'. 'Al-fathu' diterjemahkan 'kemenangan', diselaraskan dengan 32:29 yang memuat kata sama ('yawma l-fathi') agar konsisten dalam satu pasangan ayat: draf awal sempat memakai 'keputusan' di ayat ini tetapi 'kemenangan' di ayat berikutnya untuk akar yang identik.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan tantangan menuntut bukti segera: permintaan kepastian waktu sebagai syarat kepercayaan, padahal kepastian semacam itu bukan yang dijanjikan untuk diketahui manusia sebelum waktunya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam pertanyaan mereka tentang kapan kemenangan itu tiba. Bentuknya bertanya, maksudnya menantang. Sebagian pertanyaan diajukan bukan untuk mendapat jawaban.
- Mereka menambahkan jika kalian orang-orang yang benar. Tambahan itu yang membuka maksudnya. Pertanyaan yang membawa syarat semacam itu sudah memuat jawaban yang diinginkan penanyanya.
- Allah tidak menjawabnya dengan tanggal, di sini maupun di ayat sesudahnya. Waktu tetap disimpan. Yang menuntut kepastian jadwal justru diberi keterangan tentang segalanya kecuali jadwal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, f-t-h, k-w-n, s-d-q): fath diterjemahkan 'keputusan (kemenangan)' (akar f-t-h, makna memutus, cf. 26:118 iftah); saadiqiin diterjemahkan 'orang-orang yang benar' (akar s-d-q putaran 84). gloss '(kemenangan)' dibuang.