قُلْ يَوْمَ الْفَتْحِ لَا يَنْفَعُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِيمَانُهُمْ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ

Katakanlah, “Pada hari kemenangan itu, tidak berguna bagi orang-orang yang kufur keimanan mereka, dan mereka tidak diberi penangguhan.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قُلْ يَوْمَ الْفَتْحِ لَا يَنْفَعُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِيمَانُهُمْqul yawma l-fathi laa yanfa'u lladziina kafaruu iimaanuhumkatakanlah, pada hari kemenangan itu, tidak berguna bagi orang-orang yang kufur keimanan mereka
  2. وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَwa-laa hum yunzharuunadan mereka tidak diberi penangguhan

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. يَوْمَyawmahari
  3. الْفَتْحِl-fathikemenangan
  4. لَاlaatidak
  5. يَنْفَعُyanfa'ubermanfaat bagi
  6. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  7. كَفَرُواkafaruukufur
  8. إِيمَانُهُمْiimaanuhumiman mereka
  9. وَلَاwa-laadan tidak pula
  10. هُمْhummereka
  11. يُنْظَرُونَyunzharuunadiberi penangguhan

Inti bacaan

Peringatan tentang keimanan yang terlambat: pada 'hari keputusan', iman yang baru muncul setelah kebenaran sudah nyata di depan mata tidak lagi berguna, dorongan untuk membangun keyakinan sebelum, bukan setelah, bukti final tiba.

Tafsiran

Ayat ini menjawab tuntutan bukti di 32:28 dengan penegasan yang justru mengubah tuntutan itu menjadi ancaman: begitu hari itu tiba, keimanan yang muncul saat itu sudah tidak lagi berguna.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menjawab tuntutan bukti dengan mengubahnya menjadi ancaman. Mereka minta hari itu. Hari itu tidak menolong.
  • Yang tidak berguna imannya, bukan amalnya. Bukan terlambat berbuat. Terlambat percaya.
  • Penangguhan disebut juga tidak diberi. Allah menutup dua pintu sekaligus. Tidak berguna, dan tidak ditunda.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, y-w-m, f-t-h, n-f-', k-f-r, a-m-n, n-zh-r): qul yawma l-fathi laa yanfa'u lladhiina kafaruu iimaanuhum wa laa hum yunzharuun diterjemahkan 'iman kafir tak berguna di Hari itu' (akar f-t-h + akar n-f-' + akar n-zh-r, yawm al-fath: hari-keputusan; iman-terpaksa saat azab tampak tak-diterima, cf. 40:85, 34:52). Selaras.