بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللَّهَ وَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِينَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
Wahai Nabi, bertakwalah kepada Allah, dan janganlah engkau menaati orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah berilmu lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللَّهَyaa ayyuhaa n-nabiyyu ttaqi llaahawahai Nabi, bertakwalah kepada Allah
- وَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِينَwa-laa tuti'i l-kaafiriina wa-l-munaafiqiinadan janganlah engkau menaati orang-orang kafir dan orang-orang munafik
- إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًاinna llaaha kaana aliiman hakiimansesungguhnya Allah berilmu lagi penuh hikmah
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga rendering). Lih.. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).
Aplikasi
Pembukaan Al-Ahzab dengan instruksi personal kepada Nabi: bertakwa dan jangan menuruti orang kafir dan munafik, bahkan pemimpin dengan otoritas tertinggi tetap diperintahkan menjaga batas prinsip dari tekanan pihak yang memusuhi atau berpura-pura.