وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَكِيلًا
Dan bertawakallah kepada Allah, dan cukuplah Allah sebagai pelindung.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِwa-tawakkal 'alaa llaahidan bertawakallah kepada Allah
- وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَكِيلًاwa-kafaa bi-llaahi wakiilandan cukuplah Allah sebagai pelindung
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَتَوَكَّلْwa-tawakkaldan bertawakallah
- عَلَى'alaaatas
- اللَّهِllaahiAllah
- وَكَفَىٰwa-kafaadan cukuplah
- بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
- وَكِيلًاwakiilanpelindung
Inti bacaan
Tawakal dipasangkan dengan kecukupan: percaya penuh setelah berusaha, karena 'cukuplah Allah sebagai wakil', pengingat untuk melepaskan kecemasan berlebihan setelah upaya maksimal dilakukan.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian perintah pembuka dengan tawakal: bergantung sepenuhnya kepada Allah sebagai pelindung yang mencukupi, melengkapi ketakwaan dan kepatuhan pada wahyu di dua ayat sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh bertawakal, lalu menyebut diri-Nya cukup. Perintahnya. Lalu jaminannya.
- Kata cukup dipakai, bukan kata terbaik. Bukan pilihan paling bagus. Tidak perlu yang lain.
- Kalimat ini menutup tiga perintah pembuka. Allah mengakhiri dengan penyerahan. Sesudah bertakwa dan menurut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-k-l, a-l-h, k-f-y): tawakkal diterjemahkan 'bertawakal' (akar w-k-l); kafaa bi-llaah wakiilan diterjemahkan 'cukuplah Allah sebagai wakil' (akar k-f-y + akar w-k-l, wakiil Ilahi positif, kontras wakiil manusiawi yang disangkal; terjemahan lain 'pemelihara').