Ayat 33:4

مَا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِنْ قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِ ۚ وَمَا جَعَلَ أَزْوَاجَكُمُ اللَّائِي تُظَاهِرُونَ مِنْهُنَّ أُمَّهَاتِكُمْ ۚ وَمَا جَعَلَ أَدْعِيَاءَكُمْ أَبْنَاءَكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ قَوْلُكُمْ بِأَفْوَاهِكُمْ ۖ وَاللَّهُ يَقُولُ الْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِي السَّبِيلَ

Allah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya, dan Dia tidak menjadikan istri-istri kalian yang kalian zihar sebagai ibu kalian, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkat kalian sebagai anak-anak kandung kalian. Yang demikian itu hanyalah perkataan mulut kalian. Dan Allah mengatakan kebenaran, dan Dia menunjukkan jalan.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. مَا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِنْ قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِmaa ja'ala llaahu li-rajulin min qalbayni fii jawfihiAllah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya
  2. وَمَا جَعَلَ أَزْوَاجَكُمُ اللَّائِي تُظَاهِرُونَ مِنْهُنَّ أُمَّهَاتِكُمْwa-maa ja'ala azwaajakumu llaa'ii tuzhaahiruuna minhunna ummahaatikumdan Dia tidak menjadikan istri-istri kalian yang kalian zihar sebagai ibu kalian
  3. وَمَا جَعَلَ أَدْعِيَاءَكُمْ أَبْنَاءَكُمْwa-maa ja'ala ad'iyaa'akum abnaa'akumdan Dia tidak menjadikan anak-anak angkat kalian sebagai anak-anak kandung kalian
  4. ذَٰلِكُمْ قَوْلُكُمْ بِأَفْوَاهِكُمْdzaalikum qawlukum bi-afwaahikumyang demikian itu hanyalah perkataan mulut kalian
  5. وَاللَّهُ يَقُولُ الْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِي السَّبِيلَwa-llaahu yaquulu l-haqqa wa-huwa yahdi s-sabiiladan Allah mengatakan kebenaran, dan Dia menunjukkan jalan

Terjemahan per kata (28 kata)

  1. مَاmaatidaklah
  2. جَعَلَja'alamenjadikan
  3. اللَّهُllaahuAllah
  4. لِرَجُلٍli-rajulinbagi seorang lelaki
  5. مِنْmindari
  6. قَلْبَيْنِqalbaynidua hati
  7. فِيfiidalam
  8. جَوْفِهِjawfihirongganya
  9. وَمَاwa-maadan tidaklah
  10. جَعَلَja'alamenjadikan
  11. أَزْوَاجَكُمُazwaajakumuistri-istri kalian
  12. اللَّائِيllaa'iiperempuan-perempuan yang
  13. تُظَاهِرُونَtuzhaahiruunakalian saling membantu
  14. مِنْهُنَّminhunnadari mereka
  15. أُمَّهَاتِكُمْummahaatikumibu-ibu kalian
  16. وَمَاwa-maadan tidaklah
  17. جَعَلَja'alamenjadikan
  18. أَدْعِيَاءَكُمْad'iyaa'akumanak-anak angkat kalian
  19. أَبْنَاءَكُمْabnaa'akumanak-anak lelaki kalian
  20. ذَٰلِكُمْdzaalikumdemikian itu
  21. قَوْلُكُمْqawlukumperkataan kalian
  22. بِأَفْوَاهِكُمْbi-afwaahikumdengan mulut kalian
  23. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  24. يَقُولُyaquuluberkata
  25. الْحَقَّl-haqqakebenaran
  26. وَهُوَwa-huwadan Dia
  27. يَهْدِيyahdimemberi petunjuk
  28. السَّبِيلَs-sabiilajalan

Inti bacaan

Tiga penegasan realitas melawan bentuk sosial-linguistik: satu hati fisik per orang, istri yang di-zihar bukan otomatis jadi ibu, anak angkat bukan otomatis jadi anak kandung, 'itu hanyalah perkataan mulut kalian' menegaskan label sosial tidak mengubah realitas biologis/relasional yang sesungguhnya. Konkretnya: kesadaran bahwa istilah kekerabatan yang dilekatkan secara sosial tidak menghapus fakta identitas biologis adalah dasar bagi aturan nasab yang dijelaskan ayat berikutnya.

Penjelasan pilihan kata

'Dzaalikum' (demonstrativa jauh) benar diterjemahkan 'yang demikian itu'.

Tafsiran

Ayat ini membongkar tiga kebiasaan masa itu yang menyamakan sesuatu dengan sesuatu yang lain lewat ucapan semata (dua hati, zihar, dan pengangkatan anak sebagai anak kandung), semuanya ditegaskan hanya perkataan, bukan realitas yang diciptakan Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini menegaskan batas kekuatan kata-kata, menyebut sesuatu dengan sebutan tertentu tidak mengubah hakikatnya di sisi Allah, sebuah prinsip yang mendasari koreksi hukum tentang zihar dan status anak angkat yang menyusul di ayat berikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, a-l-h, r-j-l, q-l-b, j-w-f, z-w-j, zh-h-r, a-m-m, d-'-w, b-n-y, q-w-l, f-w-h, h-q-q, h-d-y, s-b-l): maa ja'ala ad'iyaa'akum abnaa'akum diterjemahkan 'tak menjadikan anak angkat sbg anak kandung' (akar d-'-w + akar b-n-y, penamaan ≠ realitas: adopsi tak menciptakan kekerabatan biologis); dhaalikum qawlukum bi-afwaahikum diterjemahkan 'hanyalah perkataan mulut kalian' (akar q-w-l + akar f-w-h); wa llaah yaquulu l-haqq wa huwa yahdii s-sabiil diterjemahkan 'Allah mengatakan kebenaran & menunjukkan jalan' (akar h-q-q + akar h-d-y HDY). gloss '(sendiri)/(yang benar)' dibuang.

Ayat 33:5

ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ ۚ فَإِنْ لَمْ تَعْلَمُوا آبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْ ۚ وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُمْ بِهِ وَلَٰكِنْ مَا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Panggillah mereka dengan nama bapak mereka, itu lebih adil di sisi Allah. Jika kalian tidak mengetahui bapak mereka, maka mereka saudara-saudara kalian dalam pertanggungjawaban dan maula-maula kalian. Dan tidak ada dosa atas kalian tentang apa yang kalian khilaf padanya, tetapi apa yang disengaja oleh hati kalian. Dan Allah pengampun lagi pengasih.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِud'uuhum li-aabaa'ihim huwa aqsathu 'inda llaahipanggillah mereka dengan nama bapak mereka, itu lebih adil di sisi Allah
  2. فَإِنْ لَمْ تَعْلَمُوا آبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْfa-in lam ta'lamuu aabaa'ahum fa-ikhwaanukum fii d-diini wa-mawaaliikumjika kalian tidak mengetahui bapak mereka, maka mereka saudara-saudara kalian dalam pertanggungjawaban dan maula-maula kalian
  3. وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُمْ بِهِwa-laysa 'alaykum junaahun fiimaa akhtha'tum bihidan tidak ada dosa atas kalian tentang apa yang kalian khilaf padanya
  4. وَلَٰكِنْ مَا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْwa-laakin maa ta'ammadat quluubukumtetapi apa yang disengaja oleh hati kalian
  5. وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًاwa-kaana llaahu ghafuuran rahiimandan Allah pengampun lagi pengasih

Terjemahan per kata (28 kata)

  1. ادْعُوهُمْud'uuhumserulah mereka
  2. لِآبَائِهِمْli-aabaa'ihimkepada bapak-bapak mereka
  3. هُوَhuwaitu
  4. أَقْسَطُaqsathulebih adil
  5. عِنْدَ'indadi sisi
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. فَإِنْfa-inmaka jika
  8. لَمْlamtidak
  9. تَعْلَمُواta'lamuukalian mengetahui
  10. آبَاءَهُمْaabaa'ahumbapak-bapak mereka
  11. فَإِخْوَانُكُمْfa-ikhwaanukummaka saudara-saudara kalian
  12. فِيfiidalam
  13. الدِّينِd-diiniPertanggungjawaban
  14. وَمَوَالِيكُمْwa-mawaaliikumdan sahaya kalian
  15. وَلَيْسَwa-laysadan bukanlah
  16. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  17. جُنَاحٌjunaahundosa
  18. فِيمَاfiimaapada apa yang
  19. أَخْطَأْتُمْakhtha'tumkalian keliru
  20. بِهِbihipadanya
  21. وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
  22. مَاmaaapa yang
  23. تَعَمَّدَتْta'ammadatdisengaja
  24. قُلُوبُكُمْquluubukumhati kalian
  25. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  26. اللَّهُllaahuAllah
  27. غَفُورًاghafuuranpengampun
  28. رَحِيمًاrahiimanpengasih

Inti bacaan

Instruksi praktis: panggil anak angkat dengan nama ayah kandungnya (jika diketahui), karena itu 'lebih adil di sisi Allah'; jika tidak diketahui, mereka tetap saudara dalam diin (sistem pertanggungjawaban bersama, bukan sekadar label 'agama' formal) dan tidak berdosa jika khilaf tanpa kesengajaan. Konkretnya: memperjelas identitas nasab yang akurat adalah bentuk keadilan konkret, sementara solidaritas dalam sistem nilai bersama tetap terjaga terlepas dari status silsilah.

Penjelasan pilihan kata

Empat tambahan kurung dari draf awal dihapus: '(anak angkat itu)', '(memakai)', '(panggillah mereka sebagai)', '(yang ada dosanya)'. 'Huwa aqsatu' dikoreksi dari 'Itulah yang adil' (kehilangan nuansa perbandingan) menjadi 'itu lebih adil': bentuk komparatif diverifikasi lewat morfologi (pola af'al). Akar dyn ('fii d-diini') dikoreksi dari 'dalam pertanggungjawaban' menjadi 'dalam pertanggungjawaban', konsisten dengan disiplin proyek untuk akar ini (bandingkan 29:65, 30:30, 30:32, 30:43, 31:32).

Tafsiran

Ayat ini menetapkan solusi konkret dari koreksi di 33:4: kembalikan nasab kepada bapak biologis, dan bila tidak diketahui, sebutan persaudaraan dalam pertanggungjawaban menjadi pengganti yang sah tanpa memalsukan garis keturunan.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini memisahkan dua hal yang mudah tercampur, mengakui bapak biologis seseorang secara jujur tidak menghapus kasih sayang dan tanggung jawab terhadap anak yang diasuh, hanya mengoreksi penyebutannya agar sesuai kenyataan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain menerjemahkan diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar. akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).