وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ النَّبِيِّينَ مِيثَاقَهُمْ وَمِنْكَ وَمِنْ نُوحٍ وَإِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۖ وَأَخَذْنَا مِنْهُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا
Dan ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi, dan darimu, dan dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putra Maryam, dan Kami mengambil dari mereka perjanjian yang teguh,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ النَّبِيِّينَ مِيثَاقَهُمْ وَمِنْكَwa-idz akhadznaa mina n-nabiyyiina miitsaaqahum wa-minkadan ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi, dan darimu
- وَمِنْ نُوحٍ وَإِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَwa-min nuuhin wa-ibraahiima wa-muusaa wa-'iisaa bni maryamadan dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putra Maryam
- وَأَخَذْنَا مِنْهُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًاwa-akhadznaa minhum miitsaaqan ghaliizhandan Kami mengambil dari mereka perjanjian yang teguh
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَإِذْwa-idzdan ketika
- أَخَذْنَاakhadznaaKami mengambil
- مِنَminadari
- النَّبِيِّينَn-nabiyyiinapara nabi
- مِيثَاقَهُمْmiitsaaqahumperjanjian mereka
- وَمِنْكَwa-minkadan darimu
- وَمِنْwa-mindan dari
- نُوحٍnuuhinNuh
- وَإِبْرَاهِيمَwa-ibraahiimadan Ibrahim
- وَمُوسَىٰwa-muusaadan Musa
- وَعِيسَىwa-'iisaadan Isa
- ابْنِbniputra
- مَرْيَمَmaryamaMaryam
- وَأَخَذْنَاwa-akhadznaadan Kami mengambil
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- مِيثَاقًاmiitsaaqanperjanjian
- غَلِيظًاghaliizhanyang kuat
Inti bacaan
Daftar para nabi (Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad) yang mengambil 'perjanjian yang teguh', kontinuitas misi kenabian ditegaskan melalui komitmen bersama meski berjarak generasi dan konteks yang sangat berbeda.
Penjelasan pilihan kata
Nama-nama nabi disebutkan langsung oleh teks Arab sendiri, bukan tambahan.
Tafsiran
Ayat ini beralih dari hukum keluarga menuju penegasan perjanjian para nabi: Nabi disandingkan langsung dengan nabi-nabi ulul azmi lainnya dalam satu ikatan perjanjian yang sama beratnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut namanya di antara nama-nama besar. Dan darimu. Ia ditaruh sebelum yang lain.
- Lima nama disebut, dan urutannya bukan urutan zaman. Yang terakhir datang disebut lebih dahulu. Susunannya bukan menurut waktu.
- Perjanjiannya disebut Allah teguh, bukan sekadar janji. Kata itu diulang dua kali. Beratnya ditandai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, n-b-a, w-ts-q, b-n-y, gh-l-zh): akhadhnaa min an-nabiyyiin miithaaqahum diterjemahkan 'mengambil dari para nabi perjanjian mereka' (akar '-kh-dz + akar n-b-' + akar w-ts-q, perjanjian para nabi: keterpaduan misi kenabian, cf. 3:81, 42:13); miithaaqan ghaliizhan diterjemahkan 'perjanjian yang teguh' (akar w-ts-q + akar gh-l-zh).