يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَاءَتْكُمْ جُنُودٌ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا وَجُنُودًا لَمْ تَرَوْهَا ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا
Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian, ketika bala tentara datang kepada kalian, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin dan bala tentara yang tidak kalian lihat. Allah melihat apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْyaa ayyuhaa lladziina aamanuu dzkuruu ni'mata llaahi 'alaykumwahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian
- إِذْ جَاءَتْكُمْ جُنُودٌ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا وَجُنُودًا لَمْ تَرَوْهَاidz jaa'atkum junuudun fa-arsalnaa 'alayhim riihan wa-junuudan lam tarawhaaketika bala tentara datang kepada kalian, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin dan bala tentara yang tidak kalian lihat
- وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًاwa-kaana llaahu bi-maa ta'maluuna bashiiranAllah melihat apa yang kalian kerjakan
Terjemahan per kata (22 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- اذْكُرُواdzkuruuingatlah kalian
- نِعْمَةَni'matanikmat
- اللَّهِllaahiAllah
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- إِذْidzketika
- جَاءَتْكُمْjaa'atkumdatang kepada kalian
- جُنُودٌjunuudunbala tentara
- فَأَرْسَلْنَاfa-arsalnaamaka Kami mengirimkan
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- رِيحًاriihanangin
- وَجُنُودًاwa-junuudandan bala tentara
- لَمْlamtidak
- تَرَوْهَاtarawhaakalian melihatnya
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- اللَّهُllaahuAllah
- بِمَاbi-maapada apa yang
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
- بَصِيرًاbashiiranmelihat
Inti bacaan
Nikmat pertolongan tak terlihat ('bala tentara yang tidak dapat terlihat') dalam menghadapi pengepungan pasukan besar, pengingat untuk mengenali pertolongan yang datang lewat cara-cara di luar kalkulasi manusia biasa, bukan hanya bantuan yang tampak jelas.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(yang telah dikaruniakan)' dan '(malaikat)' dihapus. 'Rihan' dikoreksi dari 'angin topan' menjadi 'angin': teks Arab hanya memuat kata dasar tanpa intensitas tambahan yang disisipkan draf awal.
Tafsiran
Ayat ini membuka narasi Perang Khandaq: nikmat pertolongan yang tidak terlihat langsung, berupa angin dan bala tentara yang tak kasatmata, sebuah pengingat bahwa pertolongan Allah tidak selalu tampak dalam bentuk yang diharapkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh mengingat nikmat-Nya ketika bala tentara datang. Peristiwa yang menakutkan disebut nikmat. Yang diingat bukan ketakutannya, melainkan apa yang terjadi sesudahnya.
- Yang dikirim angin dan bala tentara yang tidak kalian lihat. Dua-duanya tak berwujud pasukan. Pertolongan datang lewat jalan yang tak seorang pun sedang mengawasinya.
- Penutupnya menyebut Dia melihat apa yang kalian kerjakan. Di tengah pertolongan itu. Yang menolong juga yang memperhatikan bagaimana yang ditolong bersikap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan diterjemahkan 'melihat' per takrif corpus; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.