وَلَقَدْ كَانُوا عَاهَدُوا اللَّهَ مِنْ قَبْلُ لَا يُوَلُّونَ الْأَدْبَارَ ۚ وَكَانَ عَهْدُ اللَّهِ مَسْئُولًا
Dan sungguh, sebelum itu mereka benar-benar telah berjanji kepada Allah tidak akan berbalik ke belakang. Dan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ كَانُوا عَاهَدُوا اللَّهَ مِنْ قَبْلُ لَا يُوَلُّونَ الْأَدْبَارَwa-la-qad kaanuu 'aahaduu llaaha min qablu laa yuwalluuna l-adbaaradan sungguh, sebelum itu mereka benar-benar telah berjanji kepada Allah tidak akan berbalik ke belakang
- وَكَانَ عَهْدُ اللَّهِ مَسْئُولًاwa-kaana 'ahdu llaahi mas'uulandan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya
Terjemahan per kata (13 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- كَانُواkaanuumereka selalu
- عَاهَدُوا'aahaduumereka berikrar
- اللَّهَllaahaAllah
- مِنْmindari
- قَبْلُqablusebelumnya
- لَاlaatidak
- يُوَلُّونَyuwalluunamereka berpaling
- الْأَدْبَارَl-adbaarapunggung
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- عَهْدُ'ahdujanji
- اللَّهِllaahiAllah
- مَسْئُولًاmas'uulanyang ditanya
Inti bacaan
Ironi yang ditunjukkan: mereka sebelumnya sudah 'berjanji kepada Allah' untuk tidak lari, namun janji itu terbukti rapuh saat diuji, pengingat bahwa janji yang diucapkan harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar kata-kata musiman.
Tafsiran
Ayat ini menyingkap kontradiksi mereka: janji setia untuk tidak mundur sudah pernah diucapkan, menjadikan tindakan mundur mereka sekarang sebuah pengingkaran perjanjian yang akan diminta pertanggungjawabannya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menagih janji lama di tengah kemunduran mereka. Bukan menuduh dengan yang baru. Yang dipakai kata mereka sendiri.
- Perjanjian disebut kepada Allah, bukan kepada pemimpin. Yang ditagih janji dengan-Nya. Bobotnya lain.
- Kalimat penutupnya menyebut akan diminta pertanggungjawaban. Allah menaruh konsekuensinya. Janji bukan kalimat musiman.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, '-h-d, a-l-h, q-b-l, w-l-y, d-b-r, s-a-l): aahaduu llaah diterjemahkan 'berjanji kpd Allah' (akar '-h-d); laa yuwalluuna l-adbaar diterjemahkan 'tak berbalik ke belakang' (akar w-l-y + akar d-b-r); ahdu llaah mas'uulan diterjemahkan 'perjanjian dgn Allah dipertanggungjawabkan' (akar '-h-d + akar s-'-l). Selaras.