قُلْ لَنْ يَنْفَعَكُمُ الْفِرَارُ إِنْ فَرَرْتُمْ مِنَ الْمَوْتِ أَوِ الْقَتْلِ وَإِذًا لَا تُمَتَّعُونَ إِلَّا قَلِيلًا

Katakanlah, “Lari itu tidak akan berguna bagi kalian jika kalian lari dari kematian atau pembunuhan. Dan ketika itu kalian tidak diberi kesenangan kecuali sedikit.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ لَنْ يَنْفَعَكُمُ الْفِرَارُ إِنْ فَرَرْتُمْ مِنَ الْمَوْتِ أَوِ الْقَتْلِqul lan yanfa'akumu l-firaaru in farartum mina l-mawti awi l-qatlikatakanlah, lari itu tidak akan berguna bagi kalian jika kalian lari dari kematian atau pembunuhan
  2. وَإِذًا لَا تُمَتَّعُونَ إِلَّا قَلِيلًاwa-idzan laa tumatta'uuna illaa qaliilandan ketika itu kalian tidak diberi kesenangan kecuali sedikit
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, n-f-', f-r-r, m-w-t, q-t-l, m-t-', q-l-l): lan yanfa'akumu l-firaar diterjemahkan 'lari takkan berguna' (akar n-f-' + akar f-r-r); mawt/qatl diterjemahkan 'kematian/pembunuhan' (akar m-w-t + akar q-t-l); tumatta'uun diterjemahkan 'diberi kesenangan' (akar m-t-'). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.

Aplikasi

Kebenaran eksistensial yang tegas: lari dari kematian tidak akan menghindarkan kematian itu sendiri, hanya menunda kesenangan sesaat, pengingat untuk tidak mengorbankan integritas demi menghindari sesuatu yang pada akhirnya tidak bisa dihindari sama sekali.