يَحْسَبُونَ الْأَحْزَابَ لَمْ يَذْهَبُوا ۖ وَإِنْ يَأْتِ الْأَحْزَابُ يَوَدُّوا لَوْ أَنَّهُمْ بَادُونَ فِي الْأَعْرَابِ يَسْأَلُونَ عَنْ أَنْبَائِكُمْ ۖ وَلَوْ كَانُوا فِيكُمْ مَا قَاتَلُوا إِلَّا قَلِيلًا

Mereka mengira pasukan-pasukan sekutu itu belum pergi. Dan jika pasukan-pasukan sekutu itu datang, mereka ingin sekiranya mereka berada di dusun-dusun bersama orang-orang badui, menanyakan berita tentang kalian. Dan sekiranya mereka berada bersama kalian, niscaya mereka tidak akan berperang, kecuali sedikit.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. يَحْسَبُونَ الْأَحْزَابَ لَمْ يَذْهَبُواyahsabuuna l-ahzaaba lam yadzhabuumereka mengira pasukan-pasukan sekutu itu belum pergi
  2. وَإِنْ يَأْتِ الْأَحْزَابُ يَوَدُّوا لَوْ أَنَّهُمْ بَادُونَ فِي الْأَعْرَابِ يَسْأَلُونَ عَنْ أَنْبَائِكُمْwa-in ya'ti l-ahzaabu yawadduu law annahum baaduuna fii l-a'raabi yas'aluuna 'an anbaa'ikumdan jika pasukan-pasukan sekutu itu datang, mereka ingin sekiranya mereka berada di dusun-dusun bersama orang-orang badui, menanyakan berita tentang kalian
  3. وَلَوْ كَانُوا فِيكُمْ مَا قَاتَلُوا إِلَّا قَلِيلًاwa-law kaanuu fiikum maa qaataluu illaa qaliilandan sekiranya mereka berada bersama kalian, niscaya mereka tidak akan berperang, kecuali sedikit

Terjemahan per kata (23 kata)

  1. يَحْسَبُونَyahsabuunamereka mengira
  2. الْأَحْزَابَl-ahzaabagolongan-golongan
  3. لَمْlamtidak
  4. يَذْهَبُواyadzhabuumereka pergi
  5. وَإِنْwa-indan jika
  6. يَأْتِya'timendatangkan
  7. الْأَحْزَابُl-ahzaabugolongan-golongan
  8. يَوَدُّواyawadduumereka menginginkan
  9. لَوْlawsekiranya
  10. أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
  11. بَادُونَbaaduunatinggal di dusun
  12. فِيfiidi kalangan
  13. الْأَعْرَابِl-a'raabiorang-orang Arab badui
  14. يَسْأَلُونَyas'aluunamereka bertanya
  15. عَنْ'andari
  16. أَنْبَائِكُمْanbaa'ikumberita kalian
  17. وَلَوْwa-lawdan sekiranya
  18. كَانُواkaanuumereka adalah
  19. فِيكُمْfiikumdi antara kalian
  20. مَاmaatidaklah
  21. قَاتَلُواqaataluumereka berperang
  22. إِلَّاillaakecuali
  23. قَلِيلًاqaliilansedikit

Inti bacaan

Ilusi ancaman yang berkepanjangan ('mengira golongan-golongan itu belum pergi') memicu keinginan melarikan diri ke pinggiran, disertai kenyataan pahit bahwa kontribusi mereka tetap minim seandainya ikut, pengingat bahwa rasa takut berlebihan sering mengungkap niat rendah yang sudah ada sebelumnya, bukan diciptakan oleh krisis itu sendiri.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(bahwa)' dan '(yang bersekutu)' dihapus. 'Al-ahzaaba' (akar hzb, nama surah ini sendiri) diterjemahkan 'pasukan-pasukan sekutu' terintegrasi tanpa kurung, konsisten dipakai dua kali dalam ayat ini.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian dengan gambaran akhir kepengecutan mereka, bahkan berandai-andai berada jauh dari medan perang sambil tetap ingin tahu kabarnya, sebuah keterlibatan yang hanya sebatas rasa penasaran, bukan kesediaan berjuang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka mengira pasukan itu belum pergi. Bahayanya sudah berlalu, ketakutannya belum. Rasa takut yang tersisa sesudah sebabnya hilang menerangkan bahwa yang menakutkan bukan pasukannya, melainkan sesuatu di dalam diri mereka.
  • Yang mereka inginkan berada jauh di dusun, sambil menanyakan berita tentang yang tinggal. Menjauh tetapi tetap ingin tahu. Keterlibatan yang berhenti pada rasa penasaran memang bentuk kepedulian yang paling murah biayanya.
  • Kalimat penutupnya menyebut seandainya mereka ikut pun, mereka tidak akan berperang kecuali sedikit. Allah menutup pengandaian yang mungkin mereka pakai membela diri. Yang kurang ternyata bukan kesempatannya, melainkan kesediaannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

verba wadda (cabang 'ingin') = pemakaian diteruskan terjemahan lain; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; lih. kerangka utk dua-cabang akar. Konvensi wdd: waduud diterjemahkan 'penyayang' (takrif 'Sang Penyayang' 85:14); mawaddah/wudd diterjemahkan 'rasa sayang'; yuwaadduuna diterjemahkan 'saling menyayangi'; wadda (ingin) diterjemahkan pemakaian diteruskan (cabang keinginan); Wadd 71:23=nama. Registri kolisi kasih: pengasih=rahiim, penyayang=waduud, iba=ra'uuf, rahmat=rahmah, cinta=h-b-b (belum dibedah), sayang=w-d-d.