لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Sungguh, pada diri Rasulullah benar-benar ada teladan yang baik bagi kalian, bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌlaqad kaana lakum fii rasuuli llaahi uswatun hasanatunsungguh, pada diri Rasulullah benar-benar ada teladan yang baik bagi kalian
- لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًاli-man kaana yarjuu llaaha wa-l-yawma l-aakhira wa-dzakara llaaha katsiiranbagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah
Terjemahan per kata (17 kata)
- لَقَدْla-qadsungguh
- كَانَkaanaada
- لَكُمْlakumbagi kalian
- فِيfiipada
- رَسُولِrasuulirasul
- اللَّهِllaahiAllah
- أُسْوَةٌuswatunteladan
- حَسَنَةٌhasanatunkebaikan
- لِمَنْli-manbagi orang yang
- كَانَkaanaadalah
- يَرْجُوyarjuumengharapkan
- اللَّهَllaahaAllah
- وَالْيَوْمَwa-l-yawmadan hari
- الْآخِرَl-aakhirayang akhir
- وَذَكَرَwa-dzakaradan menyebut
- اللَّهَllaahaAllah
- كَثِيرًاkatsiiranbanyak
Inti bacaan
Ayat kunci tentang keteladanan: 'pada diri Rasulullah ada teladan yang baik' bagi siapa yang mengharap Allah dan hari akhir, teladan sejati diukur bukan dari kesempurnaan tanpa cela, melainkan dari orientasi hidup yang konsisten mengarah kepada tujuan akhir.
Tafsiran
Ayat ini menutup narasi Perang Khandaq dengan menunjuk langsung kepada teladan yang seharusnya diikuti, bukan teori abstrak, melainkan sosok nyata yang menghadapi ujian yang sama, disyaratkan bagi mereka yang berorientasi kepada Allah dan hari akhir.
Renungan dan Hikmah
- Allah menunjuk seorang manusia sebagai teladan, bukan sebuah daftar aturan. Yang dicontoh orangnya. Bukan pasal-pasalnya.
- Syaratnya disebut di ujung: bagi yang mengharap Allah dan hari akhir. Teladan itu tidak otomatis terbaca. Ia terbaca oleh yang mengarah ke sana.
- Ayat ini ditaruh Allah sesudah cerita perang, bukan sesudah cerita ibadah. Teladannya diuji di parit. Bukan di tempat yang tenang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, r-s-l, a-l-h, a-s-w, h-s-n, r-j-w, y-w-m, a-kh-r, dz-k-r, k-ts-r): uswah hasanah diterjemahkan 'teladan yang baik' (akar '-s-w + akar h-s-n); yarjuu llaah diterjemahkan 'mengharap Allah' (akar r-j-w); dhakara llaah kathiiran diterjemahkan 'banyak mengingat Allah' (akar dz-k-r, teladan disyaratkan pada harapan-akhirat & zikir). gloss '(rahmat)/(kedatangan)' dibuang.