لِيَجْزِيَ اللَّهُ الصَّادِقِينَ بِصِدْقِهِمْ وَيُعَذِّبَ الْمُنَافِقِينَ إِنْ شَاءَ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

Agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar karena kebenaran mereka, dan mengazab orang-orang munafik jika Dia menghendaki, atau menyambut tobat mereka. Sesungguhnya Allah pengampun lagi pengasih.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. لِيَجْزِيَ اللَّهُ الصَّادِقِينَ بِصِدْقِهِمْli-yajziya llaahu s-saadiqiina bi-sidqihimagar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar karena kebenaran mereka
  2. وَيُعَذِّبَ الْمُنَافِقِينَ إِنْ شَاءَ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْwa-yu'adzdziba l-munaafiqiina in shaa'a aw yatuuba alayhimdan mengazab orang-orang munafik jika Dia menghendaki, atau menyambut tobat mereka
  3. إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًاinna llaaha kaana ghafuuran rahiimansesungguhnya Allah pengampun lagi pengasih
Aplikasi

Prinsip keadilan berimbang: kebenaran dibalas dengan kebenaran, sedangkan kemunafikan dihadapi dengan pilihan azab atau penyambutan-tobat, pilihan kata 'menyambut tobat' (bukan 'menerima tobat' pasif) menegaskan Allah aktif bergerak kembali kepada hamba yang bertobat, bukan sekadar menunggu pasif di tempat.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain 'menerima tobat / Maha Penerima Tobat' = glos tafsir yang MEMBALIK AGENSI (Allah jadi penerima pasif, padahal taaba alaa = Dia BERGERAK kembali kepada hamba). Bukti internal: 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu', berpaling-Nya MENDAHULUI tobat hamba; terjemahan lain terpaksa menambal dgn tambahan 'tetap dalam'. Pembeda leksikal nyata: saat Qur'an bermaksud 'MENERIMA', ia memakai akar q-b-l (yaqbalu 9:104 & 42:25; qaabili t-tawb 40:3), terjemahan lain meratakan keduanya. terjemahan ini: 'menyambut tobat' (aktif-menuju); takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Rumus at-tawwaabu r-rahiim (takrif) di 2:37, 2:54, 2:128, 2:160, 9:104, 9:118 diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat lagi Sang Pengasih'; indefinit (4:16, 4:64, 24:10, 49:12, 110:3) diterjemahkan 'penyambut tobat'. 2:222 at-tawwaabiin = MANUSIA dgn lema yang sama diterjemahkan kesaling-kembalian; 9:117 taaba alaa NABI (yang tak berdosa di peristiwa itu) diterjemahkan menegaskan taaba alaa = berpaling-dgn-karunia, tak mensyaratkan dosa. Lih.. sebagian penerjemah: 'That God might reward the truthful for their truthfulness, and punish the waverers,1 if He wills, or relent towards them; God is forgiving and merciful.' Corpus: akar akar t-w-b di ayat ini.