وَأَنْزَلَ الَّذِينَ ظَاهَرُوهُمْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ صَيَاصِيهِمْ وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ فَرِيقًا تَقْتُلُونَ وَتَأْسِرُونَ فَرِيقًا
Dan Dia menurunkan orang-orang Ahlulkitab yang membantu mereka dari benteng-benteng mereka, dan melemparkan ketakutan ke dalam hati mereka. Sebagian kalian bunuh dan sebagian yang lain kalian tawan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَأَنْزَلَ الَّذِينَ ظَاهَرُوهُمْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ صَيَاصِيهِمْwa-anzala lladziina zhaaharuuhum min ahli l-kitaabi min shayaashiihimdan Dia menurunkan orang-orang Ahlulkitab yang membantu mereka dari benteng-benteng mereka
- وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَwa-qadzafa fii quluubihimu r-ru'badan melemparkan ketakutan ke dalam hati mereka
- فَرِيقًا تَقْتُلُونَ وَتَأْسِرُونَ فَرِيقًاfariiqan taqtuluuna wa-ta'siruuna fariiqansebagian kalian bunuh dan sebagian yang lain kalian tawan
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَأَنْزَلَwa-anzaladan menurunkan
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- ظَاهَرُوهُمْzhaaharuuhummereka membantu mereka
- مِنْmindari
- أَهْلِahlikalangan
- الْكِتَابِl-kitaabiKitab
- مِنْmindari
- صَيَاصِيهِمْshayaashiihimbenteng-benteng mereka
- وَقَذَفَwa-qadzafadan Dia melemparkan
- فِيfiike dalam
- قُلُوبِهِمُquluubihimuhati mereka
- الرُّعْبَr-ru'barasa takut
- فَرِيقًاfariiqansegolongan
- تَقْتُلُونَtaqtuluunakalian bunuh
- وَتَأْسِرُونَwa-ta'siruunadan kalian menawan
- فَرِيقًاfariiqansegolongan
Inti bacaan
Konsekuensi dari mengingkari perjanjian di tengah krisis genting: pihak yang sebelumnya membantu musuh dari balik 'benteng-benteng mereka' akhirnya menghadapi ketakutan yang melumpuhkan, pengingat historis bahwa mengkhianati aliansi saat komunitas dalam bahaya besar membawa konsekuensi berat, bukan keuntungan seperti yang diharapkan.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan konsekuensi kekalahan pasukan sekutu menuju sekutu mereka di dalam kota: pengkhianatan yang berujung pada kekalahan telak, bukan sekadar mundur tanpa akibat.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut ketakutan sebagai yang dilemparkan, bukan yang tumbuh sendiri. Ia datang dari luar. Bentengnya tidak menahan itu.
- Benteng disebut secara khusus dalam ayat ini. Tempat paling aman mereka. Dari sanalah mereka diturunkan.
- Akibatnya disebut Allah apa adanya, tanpa dihaluskan. Sebagian dibunuh, sebagian ditawan. Perang dicatat sebagai perang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-z-l, zh-h-r, a-h-l, k-t-b, s-y-s, q-dz-f, q-l-b, r-'-b, f-r-q, q-t-l, a-s-r): zhaaharuuhum diterjemahkan 'membantu mereka' (akar zh-h-r); ahl al-kitaab diterjemahkan 'Ahli Kitab' (akar '-h-l + akar k-t-b); sayaasii diterjemahkan 'benteng' (akar s-y-s); qadhafa r-ru'b diterjemahkan 'melemparkan ketakutan' (akar q-dz-f + akar r-'-b); taqtuluun/ta'siruun diterjemahkan 'membunuh/menawan' (akar q-t-l + akar '-s-r). gloss '(Bani Quraizah)/(golongan-golongan yang bersekutu)' + footnote dibuang.