يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا
Wahai istri-istri Nabi, kalian tidaklah seperti seorang pun dari perempuan lain, jika kalian bertakwa. Maka janganlah kalian melembutkan suara sehingga bangkit hasrat orang yang di hatinya ada penyakit, dan ucapkanlah perkataan yang baik.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّyaa nisaa'a n-nabiyyi lastunna ka-ahadin mina n-nisaa'i ini ttaqaytunnawahai istri-istri Nabi, kalian tidaklah seperti seorang pun dari perempuan lain, jika kalian bertakwa
- فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌfa-laa takhda'na bi-l-qawli fa-yatma'a lladzii fii qalbihi maradunmaka janganlah kalian melembutkan suara sehingga bangkit hasrat orang yang di hatinya ada penyakit
- وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًاwa-qulna qawlan ma'ruufandan ucapkanlah perkataan yang baik
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar n-s-w, n-b-a, l-y-s, a-h-d, w-q-y, kh-d-', q-w-l, t-m-', q-l-b, m-r-d, '-r-f): lastunna ka-ahad diterjemahkan 'kalian tak seperti seorang pun'; ittaqaytunna diterjemahkan 'kalian bertakwa' (akar w-q-y); laa takhda'na bi-l-qawl diterjemahkan 'jangan melembutkan suara' (akar kh-d-' + akar q-w-l); yatma'a diterjemahkan 'berhasrat' (akar t-m-'); qawlan ma'ruufan diterjemahkan 'perkataan yang baik (patut)' (akar q-w-l + akar '-r-f). gloss '(dengan lemah lembut yang dibuat-buat)' dibuang.
Aplikasi
Instruksi tentang cara berbicara yang bijaksana: 'jangan melembutkan suara' secara berlebihan yang bisa memicu hasrat tidak pantas, namun tetap 'ucapkanlah perkataan yang baik', kesadaran praktis bahwa nada bicara membawa konsekuensi sosial, bukan larangan berbicara secara umum, melainkan panduan kepekaan konteks.