وَاذْكُرْنَ مَا يُتْلَىٰ فِي بُيُوتِكُنَّ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَالْحِكْمَةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ لَطِيفًا خَبِيرًا

Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumah-rumah kalian, dari ayat-ayat Allah dan hikmah. Sesungguhnya Allah Sang Lembut lagi Sang Teliti.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَاذْكُرْنَ مَا يُتْلَىٰ فِي بُيُوتِكُنَّ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَالْحِكْمَةِwa-dzkurna maa yutlaa fii buyuutikunna min aayaati llaahi wa-l-hikmatidan ingatlah apa yang dibacakan di rumah-rumah kalian, dari ayat-ayat Allah dan hikmah
  2. إِنَّ اللَّهَ كَانَ لَطِيفًا خَبِيرًاinna llaaha kaana lathiifan khabiiransesungguhnya Allah Sang Lembut lagi Sang Teliti

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَاذْكُرْنَwa-dzkurnadan ingatlah kalian
  2. مَاmaaapa yang
  3. يُتْلَىٰyutlaadibacakan
  4. فِيfiidi
  5. بُيُوتِكُنَّbuyuutikunnarumah-rumah kalian
  6. مِنْmindari
  7. آيَاتِaayaatitanda-tanda
  8. اللَّهِllaahiAllah
  9. وَالْحِكْمَةِwa-l-hikmatidan hikmah
  10. إِنَّinnasesungguhnya
  11. اللَّهَllaahaAllah
  12. كَانَkaanaadalah
  13. لَطِيفًاlathiifanMahahalus
  14. خَبِيرًاkhabiiranwaskita

Inti bacaan

Instruksi mengingat 'apa yang dibacakan di rumah kalian', tanda-tanda Allah dan hikmah, pengingat bahwa rumah sebagai ruang privat tetap menjadi tempat pembelajaran dan pengingat spiritual yang berkelanjutan, bukan terpisah dari kehidupan keagamaan publik.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Al-Qur'an)' dihapus dan 'rumahmu' dikoreksi menjadi 'rumah-rumah kalian': sufiks '-kunna' diverifikasi lewat morfologi berbentuk feminin jamak, bukan tunggal. 'Aayaati llaahi' diterjemahkan 'ayat-ayat Allah' (bukan 'tanda-tanda Allah') karena konteks 'yutlaa' (dibacakan) menegaskan makna 'ayat/verses', bukan 'tanda/signs'. 'Latiifan khabiiran' diterjemahkan 'Sang Lembut lagi Sang Teliti', konsisten dengan 31:16.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian perintah bagi istri-istri Nabi dengan mengingatkan keistimewaan posisi mereka: rumah mereka menjadi tempat turunnya ayat dan hikmah secara langsung, sebuah tanggung jawab untuk terus mengingatnya.

Renungan dan Hikmah

  • Perintah Allah di sini mengingat apa yang dibacakan di rumah mereka. Bukan menyebarkannya. Yang paling mudah terlewat justru yang paling dekat, dan orang yang setiap hari mendengar sesuatu sering yang paling perlu diingatkan untuk memperhatikannya.
  • Ayat-ayat Allah dan hikmah disebut dibacakan di rumah-rumah mereka. Ruang paling pribadi disebut sebagai tempat wahyu terdengar. Pemisahan antara kehidupan di dalam rumah dan kehidupan keagamaan tidak dikenal di kalimat ini.
  • Penutupnya menyebut Allah Sang Lembut lagi Sang Teliti. Dua sifat yang menjangkau hal paling kecil sekaligus memperlakukannya dengan halus. Untuk ayat yang berbicara tentang kehidupan di dalam rumah, dua nama itu tepat: yang terjadi di sana memang kecil-kecil dan seluruhnya diperhatikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.