هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

Dialah yang bersalat atas kalian, dan para malaikat-Nya, agar Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan menuju cahaya. Dan Dia Sang Pengasih terhadap orang-orang mukmin.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُhuwa lladzii yushallii 'alaykum wa-malaa'ikatuhuDialah yang bersalat atas kalian, dan para malaikat-Nya
  2. لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِli-yukhrijakum mina zh-zhulumaati ila n-nuuriagar Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan menuju cahaya
  3. وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًاwa-kaana bi-l-mu'miniina rahiimandan Dia Sang Pengasih terhadap orang-orang mukmin

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. هُوَhuwaDia
  2. الَّذِيlladziiyang
  3. يُصَلِّيyushalliisalat
  4. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  5. وَمَلَائِكَتُهُwa-malaa'ikatuhudan para malaikat-Nya
  6. لِيُخْرِجَكُمْli-yukhrijakumagar Dia mengeluarkan kalian
  7. مِنَminadari
  8. الظُّلُمَاتِzh-zhulumaatikegelapan
  9. إِلَىilakepada
  10. النُّورِn-nuuricahaya
  11. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  12. بِالْمُؤْمِنِينَbi-l-mu'miniinapada orang-orang beriman
  13. رَحِيمًاrahiimanpengasih

Inti bacaan

Bentuk (لِيُخْرِجَكُمْ, li-yukhrijakum) muncul dua kali di Al-Qur'an (33:43, 57:9), dan di kedua ayat itu kalimat tentang kegelapan disusul sebutan tentang rasa kasih.

Penjelasan pilihan kata

Kata kerja (يُصَلِّي, yushallii) berakar ص-ل-و dan diterjemahkan "bersalat". Kata kerja dari akar ini muncul 12 kali di 10 ayat, yaitu 3:39, 4:102 dua kali, 9:84, 9:103, 33:43, 33:56 dua kali, 75:31, 87:15, 96:10, dan 108:2. Bentuk persis yushallii muncul dua kali, di 3:39 dan 33:43. Di 3:39, (وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ, wa-huwa qaa'imun yushallii fii l-mihraabi) berarti "dan dia berdiri bersalat di mihrab", dengan pelaku manusia dan disusul fii. Di 33:43, (يُصَلِّي عَلَيْكُمْ, yushallii 'alaykum) berarti "bersalat atas kalian", dengan pelaku Dia dan disusul 'alaa.

Kata kerja akar ini yang disusul 'alaa dan orang yang dituju muncul di empat ayat, yaitu 9:84, 9:103, 33:43, dan 33:56. Di 9:84, (وَلَا تُصَلِّ عَلَىٰ أَحَدٍ مِنْهُمْ, wa-laa tushalli 'alaa ahadin minhum) berarti "dan janganlah engkau bersalat atas seorang pun dari mereka", dan di 9:103, (وَصَلِّ عَلَيْهِمْ, wa-shalli 'alayhim) berarti "dan bersalatlah atas mereka". Di dua ayat itu pelakunya manusia, sedangkan di 33:43 dan 33:56 pelakunya Allah dan para malaikat-Nya. Terjemahan memakai "bersalat" di keempat ayat itu, dan teks tidak menyatakan apakah maknanya sama bagi pelaku manusia dan pelaku Allah.

Kalimat (وَمَلَائِكَتُهُ, wa-malaa'ikatuhu) yang berarti "dan para malaikat-Nya" muncul satu kali dalam bentuk ini, di 33:43. Di 33:56, (إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ, inna llaaha wa-malaa'ikatahu yushalluuna 'ala n-nabiyyi) berarti "sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalat atas Nabi". Perbedaannya ada pada kata kerja: di 33:56 bentuknya jamak, yushalluuna, untuk Allah dan malaikat bersama, sedangkan di 33:43 bentuknya tunggal, yushallii, dan malaikat disambung dengan kata dan sesudah kata ganti kalian. Ayat tidak menjelaskan hubungan bentuk tunggal itu dengan penyebutan malaikat.

Kata (لِيُخْرِجَكُمْ, li-yukhrijakum) berarti "agar Dia mengeluarkan kalian" dan berakar خ-ر-ج. Bentuk persis ini muncul dua kali, di 33:43 dan 57:9. Rangkaian (مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ, mina zh-zhulumaati ilaa n-nuuri) yang berarti "dari kegelapan menuju cahaya" muncul tujuh kali di enam surah, yaitu 2:257, 5:16, 14:1, 14:5, 33:43, 57:9, dan 65:11. Di semua ayat itu kata zhulumaat berbentuk jamak dan kata nuur berbentuk tunggal. Allah menjadi pelaku yang mengeluarkan di 2:257, 5:16, 33:43, dan 57:9, misalnya (يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ, yukhrijuhum mina zh-zhulumaati ilaa n-nuuri) di 2:257. Di 14:1, (لِتُخْرِجَ النَّاسَ, li-tukhrija n-naasa) berarti "agar engkau mengeluarkan manusia", di 14:5, (أَخْرِجْ قَوْمَكَ, akhrij qawmaka) berarti "keluarkanlah kaummu", dan di 65:11 pelakunya seorang rasul.

Penutup ayat memuat (وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا, wa-kaana bi-l-mu'miniina rahiiman) yang berarti "dan Dia Sang Pengasih terhadap orang-orang mukmin". Kata (رَحِيمًا, rahiiman) berakar ر-ح-م dan muncul 20 kali di lima surah, yaitu 4:16, 4:23, 4:29, 4:64, 4:96, 4:100, 4:106, 4:110, 4:129, 4:152, 17:66, 25:6, 25:70, 33:5, 33:24, 33:43, 33:50, 33:59, 33:73, dan 48:14. Lima belas di antaranya berpasangan dengan (غَفُورًا, ghafuuran), misalnya (غَفُورًا رَحِيمًا, ghafuuran rahiiman) di 4:23, dan dua berpasangan dengan (تَوَّابًا, tawwaaban), yaitu di 4:16 dan 4:64. Tiga memakai huruf bi dan orang yang dituju: (بِكُمْ رَحِيمًا, bikum rahiiman) di 4:29 dan 17:66, dan (بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا, bi-l-mu'miniina rahiiman) di 33:43. Di 57:9, kalimat tentang mengeluarkan dari kegelapan disusul (وَإِنَّ اللَّهَ بِكُمْ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ, wa-inna llaaha bikum la-ra'uufun rahiimun) yang berarti "dan sesungguhnya Allah benar-benar penuh iba lagi pengasih kepada kalian". Di 9:128, (بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ, bi-l-mu'miniina ra'uufun rahiimun) dipakai untuk seorang rasul.

Tafsiran

Ayat ini menyebut apa yang Allah dan para malaikat-Nya kerjakan atas orang-orang beriman, yaitu bersalat atas mereka agar mereka dikeluarkan dari kegelapan menuju cahaya, lalu menutup dengan sifat Allah sebagai Sang Pengasih terhadap orang-orang mukmin. Kalimat ini menjadi bagian ketiga dalam rangkaian ayat yang dimulai di 33:41. Ayat 33:41 dan 33:42 memuat dua perintah kepada orang-orang beriman, dan ayat 33:43 memuat apa yang dikerjakan atas orang-orang yang sama itu.

Pihak yang dibicarakan tidak berganti di antara ketiga ayat. Ayat 33:41 menyebut Allah dengan namanya, 33:42 dengan akhiran -hu, dan 33:43 dengan kata ganti Dia, lalu 33:44 menyebut mereka yang menemui-Nya pada suatu hari, (تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهُ سَلَامٌ, tahiyyatuhum yawma yalqawnahu salaamun) yang berarti "penghormatan bagi mereka pada hari mereka menemui-Nya ialah, salam". Urutan itu berjalan dari perintah, ke pekerjaan yang dikerjakan atas orang beriman, lalu ke pertemuan dengan Allah.

Di ayat ini frasa "agar Dia mengeluarkan kalian" terletak sesudah penyebutan Allah dan para malaikat. Kalimat tujuan yang sama ada di 57:9, dan di sana disusul pernyataan bahwa Allah benar-benar penuh iba lagi pengasih kepada kalian. Di 33:43 pernyataan serupa diletakkan di ayat yang sama sebagai penutup.

Ayat 33:56 memuat kata kerja yang sama dengan pelaku yang sama, tetapi dengan Nabi sebagai yang dituju, dan disusul perintah kepada orang-orang beriman untuk bersalat atas dia. Kedua ayat itu tidak menjelaskan hubungan antara salat Allah dan para malaikat dengan salat orang beriman. Ayat 33:43 hanya menyebut yang pertama, dan arahnya dari Allah kepada orang beriman.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 33:41 dan 33:42 memuat dua perintah yang dikerjakan orang beriman, dan ayat 33:43 memuat sesuatu yang dikerjakan atas mereka. Dalam tiga ayat itu pembaca berpindah dari pihak yang bekerja ke pihak yang dikenai pekerjaan Allah. Pembaca daftar perintah dapat berhenti pada apa yang harus dikerjakannya, padahal ayat ini menyebut juga apa yang Allah kerjakan atas orang-orang yang diperintah itu. Pembaca dapat bertanya, ketika membaca perintah, apakah bagian yang menyebut Allah dan para malaikat-Nya bersalat atas pembaca ikut terbaca, dan apa yang berubah pada caranya membaca perintah bila bagian itu ikut terbaca?
  • Kata kerja bersalat dengan huruf 'alaa dipakai untuk manusia di 9:84 dan 9:103, dan untuk Allah dan para malaikat-Nya di 33:43 dan 33:56. Ayat-ayat itu tidak menyamakan perbuatan manusia dengan perbuatan Allah, dan hanya memakai satu kata kerja untuk keduanya. Pembaca yang mengenal kata itu dari perbuatan manusia dapat membaca 33:43 sebagai perbuatan Allah yang diarahkan kepadanya, dengan kata yang tidak diganti. Pembaca dapat bertanya, apa yang tetap sama pada kata kerja itu ketika pelakunya manusia dan ketika pelakunya Dia, dan apakah ayat-ayat ini membiarkan pertanyaan itu terbuka?
  • Di ketujuh ayat yang memuat rangkaian dari kegelapan menuju cahaya, kegelapan berbentuk jamak dan cahaya berbentuk tunggal. Di 33:43 Allah yang disebut mengeluarkan orang beriman dari yang jamak menuju yang tunggal. Bentuk itu memperlihatkan bahwa ayat tidak mendaftar kegelapan satu per satu dan tidak menamai satu pun. Pembaca dapat menghitung berapa jenis kegelapan yang dikenalnya dalam hidupnya sendiri, lalu bertanya, mengapa ayat ini memakai satu kata untuk cahaya, dan apakah Dia yang mengeluarkan juga menamai tujuan akhirnya dengan satu kata saja?
  • Rangkaian dari kegelapan menuju cahaya memiliki pelaku yang berlainan di ayat yang berlainan. Di 2:257, 5:16, 33:43, dan 57:9 pelakunya Allah, sedangkan di 14:1, 14:5, dan 65:11 pelakunya orang yang diutus untuk menyampaikan. Di 33:43 pelakunya Dia dan sasarannya orang-orang beriman. Pembaca yang pernah merasa sedang mengeluarkan dirinya sendiri dari sebuah keadaan gelap dapat bertanya, siapa pelaku yang disebut ayat ini untuk pekerjaan itu, dan apakah ayat ini menyebut dirinya sendiri sebagai pelaku?
  • Di 4:29 dan 17:66 kasih disebut bagi kalian, (بِكُمْ رَحِيمًا, bikum rahiiman), sedangkan di 33:43 kasih disebut bagi orang-orang mukmin. Ayat ini menaruh sasaran kasih itu pada sebuah golongan yang diberi nama. Pembaca dapat bertanya, bagaimana ia memastikan dirinya termasuk dalam golongan yang disebut itu, dan apakah ayat ini menyebut cara memastikannya?
  • Urutan ayat 33:41 sampai 33:44 menempatkan perintah, lalu pekerjaan Allah atas orang beriman, lalu pertemuan dengan-Nya. Di 33:44 pada hari pertemuan itu disebutkan salam sebagai penghormatan. Dalam urutan itu, bersalatnya Allah atas orang beriman disebut sebelum hari ketika mereka menemui-Nya. Dua ayat tersebut tidak menyatakan hubungan sebab-akibat di antara keduanya. Pembaca dapat bertanya, bila pekerjaan Allah atas orang beriman sudah berlangsung sebelum pertemuan itu, seperti apa hari ketika salam diucapkan kepada mereka dibayangkan?