تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهُ سَلَامٌ ۚ وَأَعَدَّ لَهُمْ أَجْرًا كَرِيمًا

Ucapan penghormatan bagi mereka pada hari mereka menemui-Nya ialah, “Salam,” dan Dia siapkan untuk mereka pahala yang mulia.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهُ سَلَامٌtahiyyatuhum yawma yalqawnahu salaamunucapan penghormatan bagi mereka pada hari mereka menemui-Nya ialah, salam
  2. وَأَعَدَّ لَهُمْ أَجْرًا كَرِيمًاwa-a'adda lahum ajran kariimandan Dia siapkan untuk mereka pahala yang mulia

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. تَحِيَّتُهُمْtahiyyatuhumsalam mereka
  2. يَوْمَyawmahari
  3. يَلْقَوْنَهُyalqawnahumereka menemui-Nya
  4. سَلَامٌsalaamunkesejahteraan
  5. وَأَعَدَّwa-a'addadan Dia menyediakan
  6. لَهُمْlahumbagi mereka
  7. أَجْرًاajranupah
  8. كَرِيمًاkariimanyang mulia

Inti bacaan

Ucapan penghormatan sederhana 'Salam' pada hari pertemuan dengan-Nya, puncak pencapaian spiritual digambarkan bukan lewat kemegahan berlebihan, melainkan kedamaian dan sapaan yang tulus.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Allah kepada)' dan '(orang-orang mukmin itu)' dihapus: 'tahiyyatuhum' ('penghormatan bagi mereka') dan '-nahu' ('menemui-Nya') sudah cukup jelas dari struktur kalimat itu sendiri tanpa perlu diulang dalam kurung.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan gambaran hubungan timbal balik dari 33:43 dengan momen pertemuan: sapaan 'salam' menjadi penutup dari proses dikeluarkan dari kegelapan menuju cahaya yang disebutkan sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut sapaannya salam. Satu kata. Puncak pertemuan itu diberi bentuk yang paling sederhana.
  • Kata yang dipakai Dia siapkan. Sudah tersedia. Bukan diberikan pada hari itu, melainkan sudah menunggu.
  • Allah menaruh ayat ini sesudah menyebut mengeluarkan mereka dari kegelapan. Sebagai ujung jalan. Yang dimulai dengan dikeluarkan berakhir dengan disapa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga krm pemakaian diteruskan (mulia/memuliakan/dimuliakan, terjemahan lain konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi krm/mjd: kariim diterjemahkan 'mulia' (takrif 'Sang Mulia' 82:6, 44:49; elatif akram diterjemahkan 'paling mulia' 96:3); majiid diterjemahkan 'luhur' (takrif 'Yang Luhur' 50:1, 85:15). Pembeda kitab: 56:77 kariim 'mulia' vs 85:21 majiid 'luhur'. Keluarga krm pemakaian diteruskan (memuliakan/dimuliakan); cabang-benda kariim didokumentasi (56:44). 'agung' tetap tercadang azhiim. liberal; honourable: noble; high-born; contr. of la'iim… A thing highly esteemed or prized; excellent, PRECIOUS'.