لَا جُنَاحَ عَلَيْهِنَّ فِي آبَائِهِنَّ وَلَا أَبْنَائِهِنَّ وَلَا إِخْوَانِهِنَّ وَلَا أَبْنَاءِ إِخْوَانِهِنَّ وَلَا أَبْنَاءِ أَخَوَاتِهِنَّ وَلَا نِسَائِهِنَّ وَلَا مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ ۗ وَاتَّقِينَ اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدًا

Tidak ada dosa atas mereka mengenai bapak-bapak mereka, anak-anak lelaki mereka, saudara-saudara lelaki mereka, anak-anak lelaki saudara lelaki mereka, anak-anak lelaki saudara perempuan mereka, perempuan-perempuan mereka, dan hamba sahaya yang mereka miliki. Dan bertakwalah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah Sang Menyaksikan atas segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. لَا جُنَاحَ عَلَيْهِنَّ فِي آبَائِهِنَّ وَلَا أَبْنَائِهِنَّ وَلَا إِخْوَانِهِنَّlaa junaaha 'alayhinna fii aabaa'ihinna wa-laa abnaa'ihinna wa-laa ikhwaanihinnatidak ada dosa atas mereka mengenai bapak-bapak mereka, anak-anak lelaki mereka, saudara-saudara lelaki mereka
  2. وَلَا أَبْنَاءِ إِخْوَانِهِنَّ وَلَا أَبْنَاءِ أَخَوَاتِهِنَّ وَلَا نِسَائِهِنَّ وَلَا مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّwa-laa abnaa'i ikhwaanihinna wa-laa abnaa'i akhawaatihinna wa-laa nisaa'ihinna wa-laa maa malakat aymaanuhunnaanak-anak lelaki saudara lelaki mereka, anak-anak lelaki saudara perempuan mereka, perempuan-perempuan mereka, dan hamba sahaya yang mereka miliki
  3. وَاتَّقِينَ اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدًاwa-ttaqiina llaaha inna llaaha kaana 'alaa kulli syay'in syahiidandan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah Sang Menyaksikan atas segala sesuatu

Terjemahan per kata (30 kata)

  1. لَاlaatidak
  2. جُنَاحَjunaahadosa
  3. عَلَيْهِنَّ'alayhinnaatas mereka
  4. فِيfiimengenai
  5. آبَائِهِنَّaabaa'ihinnabapak-bapak mereka
  6. وَلَاwa-laadan tidak pula
  7. أَبْنَائِهِنَّabnaa'ihinnaanak-anak mereka
  8. وَلَاwa-laadan tidak pula
  9. إِخْوَانِهِنَّikhwaanihinnasaudara-saudara mereka
  10. وَلَاwa-laadan tidak pula
  11. أَبْنَاءِabnaa'ianak-anak
  12. إِخْوَانِهِنَّikhwaanihinnasaudara-saudara mereka
  13. وَلَاwa-laadan tidak pula
  14. أَبْنَاءِabnaa'ianak-anak
  15. أَخَوَاتِهِنَّakhawaatihinnasaudara-saudara perempuan mereka
  16. وَلَاwa-laadan tidak pula
  17. نِسَائِهِنَّnisaa'ihinnaperempuan-perempuan mereka
  18. وَلَاwa-laadan tidak pula
  19. مَاmaaapa yang
  20. مَلَكَتْmalakatdimiliki
  21. أَيْمَانُهُنَّaymaanuhunnatangan kanan mereka
  22. وَاتَّقِينَwa-ttaqiinadan bertakwalah kalian
  23. اللَّهَllaahaAllah
  24. إِنَّinnasesungguhnya
  25. اللَّهَllaahaAllah
  26. كَانَkaanaadalah
  27. عَلَىٰ'alaaatas
  28. كُلِّkullisegala
  29. شَيْءٍsyay'insesuatu
  30. شَهِيدًاsyahiidansaksi

Inti bacaan

Daftar kerabat dekat yang dikecualikan dari aturan penutup tubuh sebelumnya, menunjukkan bahwa aturan privasi/etika berpakaian dirancang proporsional, membedakan ruang keluarga inti dari ruang sosial yang lebih luas, bukan aturan seragam tanpa konteks.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(untuk berjumpa)' dihapus: 'fii aabaa'ihinna' diterjemahkan polos 'mengenai bapak-bapak mereka', mengikuti preposisi 'fii' secara literal. 'Shahiidan' diterjemahkan 'Sang Menyaksikan', bukan 'Maha Menyaksikan': sesuai disiplin tanpa awalan Maha.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi ketentuan hijab di 33:53 dengan daftar pengecualian: kerabat dekat yang dikecualikan dari batas tabir, menunjukkan bahwa aturan itu bersifat proporsional, bukan isolasi total.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut bapak, anak lelaki, saudara lelaki, dan seterusnya, satu per satu. Bukan kata umum. Aturan yang bisa disalahpahami dirinci sampai tak ada yang perlu ditebak.
  • Ayat sebelumnya memerintahkan bertanya dari balik tabir, dan ayat ini menyebutkan siapa yang dikecualikan. Berpasangan. Batas yang ketat disusul daftar orang yang tak terkena.
  • Allah menutup dengan perintah bertakwa dan menyebut Dia menyaksikan segala sesuatu. Sesudah daftar yang bisa dihitung. Yang tidak tercakup daftar dijaga oleh kesadaran bahwa ada yang menyaksikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-n-h, a-b-w, b-n-y, a-kh-w, n-s-w, m-l-k, y-m-n, w-q-y, a-l-h, k-w-n, k-l-l, sh-y-a, sh-h-d): laa junaaha alayhinna fii aabaa'ihinna.wa-ttaqiina llaah inna llaaha kaana alaa kulli shay'in shahiidaa diterjemahkan 'tak berdosa (tanpa tabir) di hadapan kerabat-mahram' (akar j-n-h + akar sh-h-d, daftar mahram pengecualian hijaab 33:53; bagian 'kewajiban terarah' orang di sekitar Nabi, konteks protokoler yang mendahului 33:56). gloss berat '(istri Nabi.tanpa tabir)/(muslimat.bukan)' dibuang.