خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ لَا يَجِدُونَ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا
Kekal di dalamnya selama-lamanya, mereka tidak mendapati pelindung dan tidak mendapati penolong.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًاkhaalidiina fiihaa abadankekal di dalamnya selama-lamanya
- لَا يَجِدُونَ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًاlaa yajiduuna waliyyan wa-laa nashiiranmereka tidak mendapati pelindung dan tidak mendapati penolong
Terjemahan per kata (8 kata)
- خَالِدِينَkhaalidiinakekal
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- أَبَدًاabadanselamanya
- لَاlaatidak
- يَجِدُونَyajiduunamereka mendapati
- وَلِيًّاwaliyyanpelindung
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- نَصِيرًاnashiiranpenolong
Inti bacaan
Kekekalan tanpa pelindung maupun penolong sebagai gambaran konsekuensi final, pengingat bahwa pilihan yang dibuat di dunia membawa konsekuensi yang jauh melampaui rentang waktu kehidupan duniawi.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(pula)' dihapus: 'wa-laa nasiiran' diterjemahkan langsung 'dan tidak mendapati penolong', mengulang kata kerja secara wajar tanpa penanda kurung.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan gambaran konsekuensi dari 33:64 dengan kekekalan dan ketiadaan bantuan: dua ketiadaan yang saling memperkuat keputusasaan situasi tersebut.
Renungan dan Hikmah
- Dua yang tidak ditemukan disebut berurutan: pelindung dan penolong. Allah membedakan keduanya. Yang satu menjaga, yang lain menarik keluar.
- Kekekalannya disebut lebih dahulu, ketiadaannya menyusul. Lama saja belum cukup berat. Sendirian yang membuatnya berat.
- Kata mendapati dipakai Allah, bukan kata diberi. Mereka mencari. Yang dicari tidak ada.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-l-d, a-b-d, w-j-d, w-l-y, n-s-r): khaalidiina fiihaa abadan laa yajiduuna waliyyan wa laa nasiiraa diterjemahkan 'kekal; tanpa pelindung & penolong' (akar kh-l-d + akar w-l-y + akar n-s-r, ketiadaan wali/nasiir selain Allah bagi penolak, cf. 33:17). Selaras.