يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا

Pada hari wajah-wajah mereka dibolak-balik dalam api, mereka berkata, “Aduhai, sekiranya dahulu kami menaati Allah dan menaati Rasul.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِyawma tuqallabu wujuuhuhum fii n-naaripada hari wajah-wajah mereka dibolak-balik dalam api
  2. يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَاyaquuluuna yaa laytanaa atha'naa llaaha wa-atha'naa r-rasuulaamereka berkata, aduhai, sekiranya dahulu kami menaati Allah dan menaati Rasul

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. يَوْمَyawmahari
  2. تُقَلَّبُtuqallabudibolak-balik
  3. وُجُوهُهُمْwujuuhuhumwajah mereka
  4. فِيfiidalam
  5. النَّارِn-naariapi
  6. يَقُولُونَyaquuluunamereka berkata
  7. يَاyaawahai
  8. لَيْتَنَاlaytanaaaduhai sekiranya kami
  9. أَطَعْنَاatha'naakami menaati
  10. اللَّهَllaahaAllah
  11. وَأَطَعْنَاwa-atha'naadan kami patuh
  12. الرَّسُولَاr-rasuulaaRasul

Inti bacaan

Penyesalan yang datang terlambat: 'sekiranya dahulu kami menaati Allah dan menaati Rasul' diucapkan saat wajah dibolak-balik dalam api, pengingat keras bahwa penyesalan setelah konsekuensi final tiba tidak lagi bisa mengubah apa pun, mendorong ketaatan dilakukan sekarang, bukan ditunda.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan penyesalan yang datang terlambat: pengakuan tentang seharusnya menaati Allah dan Rasul-Nya baru muncul ketika konsekuensinya sudah tidak terelakkan lagi.

Renungan dan Hikmah

  • Keluhannya menyebut dua pihak sekaligus. Kepada-Nya dan kepada Rasul. Allah merekam yang dahulu dipisahkan kini disatukan.
  • Keluhan itu keluar di tengah api, bukan di ruang yang tenang. Kepala mereka sedang dibalik. Suaranya tetap terdengar.
  • Kata andai menandai pintu yang sudah tertutup. Allah merekam bentuk itu. Yang berandai tidak sedang meminta.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar y-w-m, q-l-b, w-j-h, n-w-r, q-w-l, t-w-', a-l-h, r-s-l): yawma tuqallabu wujuuhuhum fi n-naar yaquuluuna yaa laytanaa ata'na llaaha wa ata'na r-rasuulaa diterjemahkan 'sekiranya kami taati Allah & Rasul' (akar q-l-b + akar t-w-', penyesalan; ketaatan pada Rasul=ketaatan menyampaikan-wahyu Allah, satu kesatuan, cf. 4:80). Selaras.