رَبَّنَا آتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًا
Wahai Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- رَبَّنَا آتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًاrabbanaa aatihim dhi'fayni mina l-'adzaabi wa-l'anhum la'nan kabiiranwahai Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat, dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar
Terjemahan per kata (8 kata)
- رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
- آتِهِمْaatihimberikanlah kepada mereka
- ضِعْفَيْنِdhi'faynidua kali lipat
- مِنَminadari
- الْعَذَابِl-'adzaabiazab
- وَالْعَنْهُمْwa-l'anhumdan laknatlah mereka
- لَعْنًاla'nanlaknat
- كَبِيرًاkabiiranyang besar
Inti bacaan
Permohonan balasan dua kali lipat bagi pemimpin yang menyesatkan, menegaskan prinsip akuntabilitas berlapis: yang menyesatkan menanggung beban tambahan atas pengaruh yang mereka salahgunakan, bukan sekadar tanggung jawab individual biasa.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menutup kutipan yang dibuka di 33:67.
Tafsiran
Ayat ini menutup penyesalan dengan permohonan agar pemimpin yang menyesatkan mereka menanggung beban ganda: dua kali lipat karena kesalahan mereka sendiri dan karena menyesatkan orang lain.
Renungan dan Hikmah
- Permintaan itu ditujukan kepada pemimpin mereka sendiri. Bukan permintaan ampun. Allah merekam azab yang diminta untuk orang lain.
- Dua kali lipat diminta karena dua kesalahan. Sesat sendiri. Menyesatkan orang lain.
- Yang meminta ikut bersalah, dan itu tidak disangkal Allah. Mereka tetap di sana. Menyalahkan tidak memindahkan tempat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.