يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَىٰ فَبَرَّأَهُ اللَّهُ مِمَّا قَالُوا ۚ وَكَانَ عِنْدَ اللَّهِ وَجِيهًا

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian seperti orang-orang yang menyakiti Musa, lalu Allah membersihkannya dari apa yang mereka katakan. Dan dia di sisi Allah seorang yang terpandang.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَىٰ فَبَرَّأَهُ اللَّهُ مِمَّا قَالُواyaa ayyuhaa lladziina aamanuu laa takuunuu ka-lladziina aadzaw muusaa fa-barra'ahu llaahu mimmaa qaaluuwahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian seperti orang-orang yang menyakiti Musa, lalu Allah membersihkannya dari apa yang mereka katakan
  2. وَكَانَ عِنْدَ اللَّهِ وَجِيهًاwa-kaana 'inda llaahi wajiihandan dia di sisi Allah seorang yang terpandang

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. أَيُّهَاayyuhaasekalian
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. آمَنُواaamanuuberiman
  5. لَاlaajanganlah
  6. تَكُونُواtakuunuukalian menjadi
  7. كَالَّذِينَka-lladziinaseperti orang-orang yang
  8. آذَوْاaadzawmereka menyakiti
  9. مُوسَىٰmuusaaMusa
  10. فَبَرَّأَهُfa-barra'ahumaka Allah membersihkannya
  11. اللَّهُllaahuAllah
  12. مِمَّاmimmaadari apa yang
  13. قَالُواqaaluumereka berkata
  14. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  15. عِنْدَ'indadi sisi
  16. اللَّهِllaahiAllah
  17. وَجِيهًاwajiihanyang terkemuka

Inti bacaan

Peringatan agar tidak meniru mereka yang menyakiti Musa lewat tuduhan, sehingga Allah membersihkannya, pengingat bahwa fitnah terhadap figur yang benar pada akhirnya terbukti tak berdasar, dan partisipasi dalam menyebarkan tuduhan semacam itu adalah pola yang harus dihindari.

Penjelasan pilihan kata

'Musa' dipertahankan sebagai nama yang disebut langsung oleh teks Arab sendiri, bukan tambahan.

Tafsiran

Ayat ini menyisipkan acuan historis sebagai peringatan: larangan menyakiti dari rangkaian sebelumnya kini didukung contoh konkret, Musa yang pernah disakiti namun dibersihkan Allah dari tuduhan itu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang mereka meniru yang menyakiti Musa. Lewat contoh. Larangannya diberi peristiwa, bukan dibiarkan sebagai aturan kosong.
  • Yang membersihkannya Dia sebut diri-Nya. Bukan Musa membela diri. Tuduhan itu dijawab oleh pihak lain, bukan oleh yang dituduh.
  • Allah menutup dengan dia di sisi-Nya seorang yang terpandang. Sesudah menyebut tuduhan. Yang direndahkan orang disebut kedudukannya di tempat lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-m-n, k-w-n, a-dz-y, b-r-a, a-l-h, q-w-l, '-n-d, w-j-h): laa takuunuu ka-lladhiina aadhaw muusaa fa-barra'ahu llaahu mimmaa qaaluu. diterjemahkan 'jangan seperti yang menyakiti Musa' (akar '-dz-y + akar b-r-', pola menyakiti-nabi; parallel 33:57 'yu'dhuuna llaaha wa rasuulah'; menghubungkan larangan-menyakiti dgn konteks 33:53-58 yang kukaji pekerjaan ini). Selaras.