إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ ۖ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
Sesungguhnya Kami menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, tetapi mereka enggan memikulnya dan merasa khawatir terhadapnya, lalu manusia memikulnya. Sesungguhnya dia amat zalim lagi amat bodoh,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِinnaa aradnaa l-amaanata ala s-samaawaati wa-l-ardi wa-l-jibaalisesungguhnya Kami menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung
- فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُfa-abayna an yahmilnahaa wa-ashfaqna minhaa wa-hamalahaa l-insaanutetapi mereka enggan memikulnya dan merasa khawatir terhadapnya, lalu manusia memikulnya
- إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًاinnahu kaana zhaluuman jahuulansesungguhnya dia amat zalim lagi amat bodoh
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar '-r-d, a-m-n, s-m-w, a-r-d, j-b-l, a-b-y, h-m-l, sh-f-q, a-n-s, k-w-n, zh-l-m, j-h-l): innaa aradna l-amaanata ala s-samaawaati wal-ardi wal-jibaali fa-abayna an yahmilnahaa...wa hamalaha l-insaan innahu kaana zhaluuman jahuulaa diterjemahkan 'amanat dipikul manusia' (akar '-m-n: al-amaanah, amanat/tanggung-jawab-moral (kehendak-bebas+akuntabilitas); akar h-m-l + akar zh-l-m + akar j-h-l, manusia mengemban beban-agensi-moral yang ditolak makhluk lain; zhaluum+jahuul: rentan-zalim & jahil = risiko kebebasan itu, cf. 90:10 najdayn). Selaras, pilar tanggung-jawab terjemahan ini.
Aplikasi
Ayat monumental tentang 'amanat' yang ditawarkan kepada langit, bumi, dan gunung, mereka enggan memikulnya karena khawatir, namun manusia memikulnya, 'amat zalim lagi amat bodoh'. Konkretnya: manusia secara unik menerima beban tanggung jawab moral/kehendak bebas yang bahkan ditolak entitas kosmik yang jauh lebih besar, sebuah kehormatan sekaligus bahaya nyata yang harus disikapi dengan kesadaran penuh, bukan dianggap remeh.