وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَا تَأْتِينَا السَّاعَةُ ۖ قُلْ بَلَىٰ وَرَبِّي لَتَأْتِيَنَّكُمْ عَالِمِ الْغَيْبِ ۖ لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ وَلَا أَصْغَرُ مِنْ ذَٰلِكَ وَلَا أَكْبَرُ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Dan orang-orang yang kufur berkata, “Hari Kiamat itu tidak akan datang kepada kami.” Katakanlah, “Pasti datang. Demi Tuhanku yang mengetahui yang gaib, kiamat itu pasti mendatangi kalian. Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sekalipun seberat atom, baik yang di langit maupun yang di bumi, yang lebih kecil daripada itu atau yang lebih besar, kecuali semuanya ada dalam kitab yang jelas.”

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَا تَأْتِينَا السَّاعَةُwa-qaala lladziina kafaruu laa ta'tiinaa s-saa'atudan orang-orang yang kufur berkata, hari Kiamat itu tidak akan datang kepada kami
  2. قُلْ بَلَىٰ وَرَبِّي لَتَأْتِيَنَّكُمْ عَالِمِ الْغَيْبِqul balaa wa-rabbii la-ta'tiyannakum 'aalimi l-ghaybikatakanlah, pasti datang, demi Tuhanku yang mengetahui yang gaib, kiamat itu pasti mendatangi kalian
  3. لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ وَلَا أَصْغَرُ مِنْ ذَٰلِكَ وَلَا أَكْبَرُlaa ya'zubu 'anhu mitsqaalu dzarratin fii s-samaawaati wa-laa fii l-ardhi wa-laa ashgharu min dzaalika wa-laa akbarutidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sekalipun seberat atom, baik yang di langit maupun yang di bumi, yang lebih kecil daripada itu atau yang lebih besar
  4. إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍillaa fii kitaabin mubiininkecuali semuanya ada dalam kitab yang jelas

Terjemahan per kata (32 kata)

  1. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. كَفَرُواkafaruukufur
  4. لَاlaatidak
  5. تَأْتِينَاta'tiinaadatang kepada kami
  6. السَّاعَةُs-saa'atuhari Kiamat
  7. قُلْqulkatakanlah
  8. بَلَىٰbalaaya
  9. وَرَبِّيwa-rabbiidan Tuhanku
  10. لَتَأْتِيَنَّكُمْla-ta'tiyannakumsungguh ia akan datang kepada kalian
  11. عَالِمِ'aalimiyang mengetahui
  12. الْغَيْبِl-ghaybiyang gaib
  13. لَاlaatidak
  14. يَعْزُبُya'zubuluput
  15. عَنْهُ'anhudarinya
  16. مِثْقَالُmitsqaaluseberat
  17. ذَرَّةٍdzarratinzarah
  18. فِيfiidi
  19. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  20. وَلَاwa-laadan tidak pula
  21. فِيfiidi
  22. الْأَرْضِl-ardhibumi
  23. وَلَاwa-laadan tidak pula
  24. أَصْغَرُashgharulebih kecil
  25. مِنْmindari
  26. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  27. وَلَاwa-laadan tidak pula
  28. أَكْبَرُakbarulebih besar
  29. إِلَّاillaakecuali
  30. فِيfiidi
  31. كِتَابٍkitaabinkitab
  32. مُبِينٍmubiininyang nyata

Inti bacaan

Jawaban tegas terhadap penyangkalan Kiamat: 'tidak ada yang tersembunyi. sekalipun seberat atom. semuanya ada dalam kitab yang jelas', presisi pencatatan ini menjadi jaminan bahwa tidak ada perbuatan sekecil apa pun yang benar-benar hilang atau terlupakan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Nabi Muhammad)' dihapus. Tambahan '(Lauhulmahfuz)' dihapus: 'kitaabin mubiinin' ('kitab yang jelas') dibiarkan sebagaimana adanya dalam teks Arab, tanpa identifikasi nama spesifik yang tidak disebutkan. 'Dzaalika' benar 'itu'.

Tafsiran

Ayat ini membantah penolakan hari Kiamat dengan penegasan sumpah dan cakupan ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu, sekecil apa pun, sebagai jaminan bahwa ketetapan itu pasti tercatat dan pasti terjadi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh menjawab penyangkalan mereka dengan sumpah: demi Tuhanku, kiamat pasti mendatangi kalian. Bukan dengan dalil. Yang dipakai kepastian dari pihak yang mengetahui.
  • Sifat yang dipakai dalam sumpah itu Yang mengetahui yang gaib. Persis yang dipersengketakan. Sumpah yang menyebut sifat yang tepat sekaligus menjawab keberatannya.
  • Allah menyebut tidak ada seberat zarah pun yang tersembunyi bagi-Nya, di langit maupun di bumi. Ukuran terkecil. Yang menjamin kepastian hari itu adalah bahwa tak ada yang lolos dari catatan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').